Udah beberapa bulan ini sayah berselancar di jejaring nyang sayah temui selalu orang meributkeun mongtor Honda lebih top, Yamaha jelek, Suzuki gut marsogut, Kawasaki bagus pake tapi…. Dan sebagainya, dan seterusnya….
Setelah beberapa lama sayah pelajari dengan seksama dan penelitian nyang mendalam (walah, hiperbol banget !), dan melibatkeun para ahli ramal, akhirnya sayah berkesimpulan :
1. Pembeli mongtor Honda ndak peduli dengan teknologi.
Model apa sajah nyang dibuwat oleh Honda pasti dibeli, peduli setan itu produk mesinnya jadul, cuma ganti casing dowank ato cuman stripping Sticker nya nyang baru (Honda menyebutnya Stripping dinamis, sayah menyebutnya norak…). Padahal, dengan mesin jadul begetoo mestinya Honda bisa njuwal dengan harga nyang jawuh lebih murah daripada kompetitornya, Bukankah mesin jadul ndak perlu riset lagi ? Alias, biaya riset mesin nyaris Rp 0,- ???
2. Pembeli mongtor Honda kebanyakan lewat kredit,
Itulah sebabnya mereka membeli mongtor nyang image iritnya kental, (meskipun pada kenyataannya ndak slalu demikieun), sebab sisa dana nyang dimilikinya adalah untuk mbeli bengsin. Itulah sebabnya, bila pemerintah menaikkeun harga bengsin, pemilik motor inilah nyang tereaknya paling keras. Harap maklum, kawatir ndak isa mbayar cicilan bulanannya….
3. Pembeli mongtor Honda bukan seorang penikmat berkendara.
Artinya, bener-bener menganggap mongtor sebagai alat transport, bukan soal kenyamanan, teknis operasional nyang njelimet, ato canggihnya sesuwatu di motor tunggangannya. Pokoknya nyampe tujuan, alon-alon asal kelakon. (Sebuwah falsafah nyang ngawur sekalee dijaman nyang serba cepat ini. Mestinya diganti dengan Cepet-cepet tur slamet).
4. Image harga bekas Honda nyang tinggi.
Nah, ini dia…. karena mongtor dibeli dengan kredit, pembeli motor Honda selalu berharap mongtor bekasnya kelak laku dijuwal dengan harga tinggi, jadi ndak rugi-rugi amat lah… (kan mbelinya kredit…..)
5. Selalu merasa Honda lebih awet dari mongtor lain.
Padahal, keawetan semua jenis kendaraan sangat tergantung pada duwa hal, yaitu pola mengemudi dan perawatan berkala. Mongtor apapun kalok mbawanya ugal-ugalan pastinya juga ancur. Apalagi mengabaikan nyang namanya perawatan….
Nah, empat hal diatas itulah nyang membuat sayah mengambil kesimpulan judul diatas.
PS;
Posting inih berkaitan dengan [ INIH ]
Kamus:
Njelimet = Rumit.
Alon-alon asal kelakon = Pelan-pelan asal sampai (terjalani)
Cepet-cepet tur slamet= Cepat-cepat dan selamat.
September 11, 2007 at 08:18
Hehehe… provokatif sekali.
Mbel:
Hah ???
Masa seehh ….???
Itu yang bilang para pakar dalam bidangnya loh…
Yaitu, para montir dan Sales AHASS, mereka bilang penjualan terbesar memang lewat jalur kredit. Bukan pembelian secara Cash.
Saya kan cuma penyambung lidah rakyat….
September 11, 2007 at 08:36
apa iya selalu seperti itu?
saya memilih berdasarkan kemampuan dan kebutuhan
ga pernah fanatik ke satu merk
apa yg cocok buat dompet
Mbel:
Saya sama dengan sampean.
Lebih sip lagi dikembangkan menjadi, Dengan kemampuan yang ada, bisa mendapatkan produk yang secara teknologi lebih maju.
Setuju ???
September 11, 2007 at 08:49
hehehe sebelum jupie mx gw malah bawa legenda, butan coz merek na tp tergantung situasi, yang pertama coz modal cekak yang kedua coz tongkrongan garang tp sesuai kantong bozzz…
Gitu aja kok repot hi… hi…
Mbel
Itu halal saja kok bro ferry….
He…he…he…
September 11, 2007 at 08:53
Saya gak sepenuhnya sependapat. Kalau saya pribadi,hal-hal yang dipertimbangkan dalam membeli kendaraan adalah :
1. Kesesuaian dengan kebutuhan
2. Kehandalan
3. Ketersediaan cuku cadang
4. Layanan purna jual
5. Dana yang tersedia
6. Biaya operasional
7. Trend mode
Menurut saya, merek tidak penting asal memenuhi kriteria. Jadi kalau saya akhirnya memilih Honda Karisma X 125 D ya bukan salah saya karena waktu itu paling memenuhi kriteria.
Sebenarnya saya lebih suka yang Karisma 125 D ( tidak ada huruf X ) karena ada penutup rantainya sehingga lebih safe dan rantai lebih awet tapi stock out. Terimakasih dan salam eksperimen.
Mbel:
Kebetulan ini contoh paling pas.
Pertanyaan saya, Apakah pak Paijo mengalami kerusakan tanpa sebab, untuk batok lampu yang tiba-tiba oblak dan menimbulkan suara brisik ?
Apakah Casing Body tengah juga pecah tanpa sebab ?
Kalo jawabnya Ya, berarti memang benar sinyalemen untuk serie Kharisma X 125 produknya nggak sip.
September 11, 2007 at 14:34
aya’ aya’ wae sampean
bisa dijadikan acuan jg pendapat anda, tp itu kan untuk orang berkantong tebal sedangkan realitanya di kita kan orangnya tidak berkantong tebal2 jadi penginnya sih:
YANG TEKNOLOGI CANGGIH
YANG AWET DAN TAHAN LAMA
TP YG HARGANYA MURAH…????
Hiii…
Dan motorku aja Jupiter Z Th 2005 second belinya karena masih mampu beli yang itu!!!
Sebelum & sesudahnya maaf kalo komentarnya gak sesuai.
Terimakasih
Mbel:
Beli motor bukan soal kantong tebal apa nggak. Ini masalah kesesuaian saja. Semuanya sah-sah saja kok.
Untuk saya pribadi, saya cenderung membandingkan antara teknologi yang disandangnya, apakah sesuai dengan harga yang harus saya bayar.
September 11, 2007 at 15:08
@dewo: setuju.. ini memang provokatif sekali. Hahaha. Saya sampai nggak nahan untuk komen. Secara saya mantan pemilik Astrea 83. Ada beberapa poin diatas yang saya setujui. Maklum, saya kan awam yang melakoni mayoritas pemilik Honda yang ditulis mas Mbelgedez ini. Huehehehe.
BTW, sharingnya Bos Experimen, Kang Paijo, juga layak diacungi jempol.
Mbel:
Saya juga masih punya Honda C 70 tahun 78 kok…..
Mesinnya masih sama dengan Revo 2007.
Ke…ke….ke….
September 12, 2007 at 08:28
Sebelum saya beli Karisma X, motor saya adalah Astrea Star tahun 92. Terus terang saya sangat puas dengan Astrea tersebut. Karena mesinnya terawat dengan baik dan selalu mengganti oli pada waktu yang pas dan jenis yang pas, motor saya tersebut luar biasa awet dan enak dipakai meski sudah tua sampai tahun 2003. Meskipun motor tua, tidak pernah rewel dan tidak pernah pakai kick starter karena starter tangannya masih tokcer ( sekali start langsung hidup ). Suaranya juga masih sangat halus dan tenaganya masih oke. Yang bikin teman-teman saya heran dan iri, motor tersebut belum pernah turun mesin selama 11 tahun. Namun sebagai motor tua, akhirnya motor tersebut rusak juga dan turun mesin ( overhaul ) pada akhir 2003. Setelah overhaul, motor tersebut sudah tidak senyaman seperti sebelumnya dan juga sering rewel sehingga akhirnya saya putuskan untuk beli motor baru.
Dalam menentukan merek, jelas bahwa saya terpengaruh oleh pengalaman sebelumnya dengan asumsi bahwa kualitas produk dari merek tersebut tetap terjaga meskipun telah melewati kurun waktu lama ( 1992 – 2004 ). Disamping itu, saya juga sering mendengar keluhan-keluhan dari teman-teman sekantor tentang motornya yang mana mereknya berbeda dengan motor saya. Yang jelas, saya menentukan pilihan bukan karena termakan iklan di TV.
Setelah hampir 3 tahun saya ( tepatnya istri saya, karena saya masih pakai Astrea tua ) pakai motor tersebut, ada beberapa hal yang menjadi keluhan yaitu :
1. Ada suara getaran dari bagian sambungan sayap di bawah lampu yang sangat mengganggu, mirip yang dikatakan oleh bro Mbel.
2. Berapa bulan lalu, sayap kanan terlepas dan tidak lama kemudian disusul sayap kiri. Hal itu dikarenakan lobang pengunci yang dipegang oleh baut ternyata sumbing/patah pada beberapa bagian.
3. Setelan rantai cepat kendor meskipun telah diberi pelumas secara rutin. Mungkin karena rantai tidak berpenutup, ukurannya terlalu kecil dibandingkan beratnya motor, dan kualitasnya mungkin kurang bagus.
4. Kurang stabil di jalan bergelombang/tidak rata. Saya merasakah bahwa kualitas ban bawaan ( asli ) sepertinya kurang bagus. Hal itu terasa sekali pada jalan yang tidak rata ( miring kiri-kanan ).
5. Jok terlalu pendek, sehingga pembonceng merasa kurang aman dan juga kurang nyaman terutama jika sambil memangku tas atau bawaan yang tidak bisa ditaruh di depan.
6. Gir belakang standar terlalu kecil, sehingga kurang pas jika dipakai di daerah pegunungan yang banyak tanjakan seperti di daerah saya.
Itulah pengalaman yang bisa saya bagikan kepada teman-teman semua. Terimakasih dan salam ekserimen.
Mbel:
Boss Paijo, masalah Kharisma ini menurut saya memang parah. Yang bikin kesal, Honda tetap keras kepala nggak pernah meminta maaf kepada konsumennya yang setia seperti anda. Saat saya SMA dulu saya punya GL PRO 83 (pertama kali keluar). Tanpa sebab yang jelas, akinya meledak !!!. Herannya itu berlangsung hingga 3x, dan dealer saat itu nggak bisa apa-apa. (ato pura-pura nggak tahu ???).
Belakangan, baru saya tahu, ada semacam kapasitor yang mestinya dipasang untuk mengurangi arus ke aki. Dan saya harus beli. Kenapa mereka nggak bersurat ke saya saja tentang kelemahan itu ??? Bukankah masalah kesalahan produksi adalah tanggung jawab Honda ?.
Satu lagi, coba perhatikan dari belakang, semua generasi GL Pro hingga tahun terakhir, Suspensi belakangnya tidak simetris terhadap sumbu roda, alias miring !!!
Namun begitu, saat kuliah tetep aja saya pake Honda lagi, Astrea Star, yang saya pake sampe buluk. (sekarang dipake ponakan, dimodif abis-abisan). Jujur saja, ditahun-tahun itu bisa dibilang nggak ada pilihan lain. Dan saya pilih bebek Honda semata-mata agar Mbak-mbak yang mau pinjem nggak repot ini itu.
Nah, kembali ke Honda.
Saat saya mau ambil Vario Pebruari lalu, seorang kolega saya di AHASS membisiki saya, bahwa produk itu kurang sip. Ada sedikit kesalahan kecil, yang cukup mengganggu. Saya tak mau ambil resiko, dan ternyata benar, Honda menarik Vario untuk diservis (entah apanya nggak jelas, plus uang kompensasi 100ribu). Kali ini Honda bersikap Gentlemen. (Vario baru akan mengeluarkan produk baru yang disempurnakan 2008 nanti, jadi kalo pengen beli, jangan yang tahun2007 !!!).
Sekarang pilihan motor 4 tak sangat banyak. Ada banyak pilihan, (tak harus honda), dengan harga yang lebih kompetitif, dan teknologi yang nggak jadul lagi….
PS:
Boleh di kredit juga….
September 12, 2007 at 10:13
walau ga gtu setuju dgn smua hal2 yg disebutkan diatas
tapi saya sbagai pemakai honda memang gak bisa mungkir
bahwa memang ada beberapa dari alasan diatas yg menjadi pertimbaangan saya dalam membeli motor honda
sad but true,,
Mbel:
Buat saya Honda hanya perlu memperbaiki satu hal,
“Harga yang pantas dengan teknologi yang dibawanya”.
Kalo teknologi mesin masih jadul dan kita sebagai konsumen disuruh bayar mahal, ya nehi lah…
Bukankah untuk mesin sudah nggak ada biaya riset ?
Harusnya Honda bisa lebih murah dari kompetitornya karena biaya riset mesin Rp 0,- !!!
September 12, 2007 at 11:20
Ck..ck..ck..Pantesan bapakku ganti Yamaha…
Mbel:
Saya juga beralih ke Suzuki dan Yamaha.
September 12, 2007 at 12:13
kekeke bro dewo yang paling seneng neh hehehe
Mbel:
Ada apa dengan boss Dewo ???
September 12, 2007 at 12:14
Ada satu yang ketinggalan.
Waktu motor Karisma saya terima di rumah, ada masalah di kunci jok yang baru ketahuan waktu mau isi bensin. Kunci jok susah dibuka, padahal mustinya jok akan naik sedikit secara otomatis ketika kunci diputar karena lepas dari kaitannya dan langsung bisa dibuka. Kelainan tersebut akhirnya diperbaiki oleh bengkel AHASS pada saat mengganti oli pertama kali. Juga tidak ada permintaan maaf dari AHASS atas kelainan pabrik tersebut. Terimakasih dan salam eksperimen.
Mbel:
Nambah lagi, lampu belakang nggak bisa “duduk tenang”, brisik sekali karena bergetar.
September 14, 2007 at 18:16
Bro..mo berbagi doang…sebelumnya gua udah berbagi di blog sebelah….gua copas aja di sini…untuk berbagi pengalaman aja…
kemaren 03/09/2007 akhirnya gua jual tigi cw 2003 (km 75rb) gua….harga nya?..hiks..hiks..cuma laku 9 juta…soalnya pas lagi dicobain pembeli…knalpot ngebul terus & tarikan ngga ada….walah….parah….padahal biaya perawatan selama 4 tahun ini bisa beli tiger revo + motor bebek sekalian (mungkin lebih)..hehe…..
pada 2 tahun pertama sih ngga ada masalah..sampai rumah kopling tigi gua oblak (goyang) dan atas saran mekanik honda harus dibubut (atau apalah namanya) jadi harus nginep 1 malem…nah setelah satu minggu habis keluar dari bengkel…..pas lagi ngebut tiba2 tigi gua mati..matinya pas lagi gua tarik gas….”plup”..kaya ngga bisa “nafas” plus kaya bunyi besi beradu…(untung cepet2 gua tarik kopling & langsung minggir)……dipinggir jalan gua coba nyalain ..susah banget….akhirnya bisa nyala juga..tapi suaranya ….wah parah…kaya suara mesin truck…asep putih keluar dari knalpot…wah…parah nih….gua panik..gua matiin mesin trus gua tarik ke bengkel AHASS…di bengkel si mekanik langsung ngomong….wah mas…ini harus turun mesin soalnya semua jeroan mesinnya udah kebakar karna ngga ada oli sama sekali (perasaan baru ganti oli 3 mingguan yg lalu nih)….walah….parah euy…..dan parahnya lagi si mekanik ngga tau penyebab oli ngga naik…dan mau ngga mau…gua oke in deh…walau harus bayar 3 juta lebih…nah…akhirnya motor kelar juga setelah beberapa hari di Ahass…..awalnya sih ngga ada masalah lagi….setelah sebulan kemudian (ato lebih) kejadian yang sama terulang lagi…haha..stress gua…harus ngeluarin biaya yang sama….kata si mekanik ada yang masukin karet gelang ke dalam mesin (masa sih??gua mikirnya mungkin ada yang sirik ama gua kali ya..) jadi lubang oli kesumbat & oli ngga naik trus kejadian deh..gua manggut2 stress aja..soalnya gua buta banget ama mesin motor…..akhirnya diberesin lagi …..beberapa bulan kemudian kejadian lagi….bener2 nih buat gua stress….akhirnya gua minta kepala mekanik yang ngerjain …. dan menurutnya….karet kopling hancur & menyebabkan lobang olinya kesumbat….nah loh…gua komplain koq bisa begini…ya..dia ngomong ini dan itu bla..bla..bla……yang pada intinya gua tetap harus bayar biaya perbaikan….walau ada diskon 10%…haha….parah ya…beberapa bulan ngga ada masalah (walaupun tarikan berkurang & suara mesin agak kasar)…sampai kejadian yang sama terulang kembalih…hihi…stress ngga?..karna gua kapok ke AHASS yang sama, akhirnya gua coba ke AHASS yang lain…..sama aja….kejadian yang sama terulang kembali beberapa kali…..(ditotal2 dengan AHASS pertama …bisa lebih 10x tigi gua turun mesin )…karna ngga ada kemajuan…walau duit habis(hehe)….gua bawa ke bengkel biasa (soalnya gua jadi kapok banget ama bengkel AHASS)….tetep harus turun mesin….si mekanik kaget ngeliat jeroan mesin gua yang parah..rah..rah…& menurutya blok mesin ada yang retak….(loh…koq bisa?)…dan baut2 udah dol..jadi baut ngga bisa ketat banget (pantes mesin meler mulu olinya)..ngga gerti deh…simekanik ngomong kalo nih mesin udah susah dibenerin…bakalan bolak balik begitu lagi…..gua bilang…mas di coba aja deh…si mekaniknya nurut aja…eh makin lama si tigi makin ngga enak aja dibawanya..ngebul terus……..nah akhirnya gua ngga tahan lagi …akhirnya gua jual lah tuh tigi…gua tawarin dengan harga berapa aja….akhirnya laku 9jt…yah mungkin karna stress/kapok ama nih tigi…..gua.jadinya lari ke lain hati…..gua lgsg indent scorpio……mudah2 ngga bermasalah ya….kayak si tigi……mohon doanya bro…hehe..ciao!
Mbel:
Turut prihatin bangets boss….
Kalo saya mungkin sudah somasi itu Honda. Bener-bener keterlaluan.
Makanya saya sudah beralih ke Suzuki dan Yamaha.
O, ya. ngmbil Scorpy ato V Ixion ?
Kalo anda suda berani turun mesin Tigi sampe 10x, nyoba Bajaj Pulsar boleh juga tuh.
Trima kasih sudah berkunjung.
September 15, 2007 at 08:34
Mbel..
Aku punya Karisma. Ketika mau beli, pertimbangannya cuma satu, yakni seperti poin-poin yang Mbel paparkan di atas. Honda..irit BBM. Maklum mbel..gajinya kecil sih. he..he.
Mbel:
Nggak papa pak Sultan. Pilihan anda juga nggak salah. Berarti sesuai kebutuhan bapak.
Yang nyesek, kalo Kharisma mengalami kerusakan yang tidak wajar.
Trima kasih telah berkunjung.
September 17, 2007 at 20:09
hehe..thanks bro atas keprihatinannya..
denger2 yang beli motor gua turun mesin lg bro..katanya kena hampir 2 jt waduh.. gua juga jadi turut prihatin dengernya..
gua indent scorpie bro…yng cewe..rencananya hari ini deliver ke dealernya..tp gua tanyain belum nyampe juga..hiks..hiks..mudah2an besok udah dateng ye..
Mbel:
Moga-moga kali ini nggak kecewa.
Saya sdh 2 thn ini pake Yamaha, dan Pebruari ini saya ambil Suzuki.
September 20, 2007 at 12:39
aih2, setelah Honda sekarang kasian pembeli Honda
Mbel:
Eh, juragannya Kafe nyang mari…
Iya tuh boss, kasian pembeli Honda yang sekarang, kena penciutan harga lagi….
Mangkin nyeseg ajah….
September 20, 2007 at 12:39
mas mbel
dulu sampeyan loyalis honda ya…sama bro…
namun sejak kharismaku 2003 banyak bikin masalah (tuh postingan diatas 100% bener!!)aku jual dan pindah body..
ane sekarang pake bebek ZeXy nan aduhai mantap handlingnya..Motor yang kagak dipake ama ojek…
Tapi ane salut sama bro mbel, berani jujur!!!
Mbel:
Yah,…
Katakan dengan sejujurnya, walaupun itu pahit….
(halo Honda ??? )
September 20, 2007 at 15:13
Pertama kali gue beli motor
Legenda 2 tahun 2002
Alhamduillah ampe sekaranag tuh motor masih sehat wal afiat…
Tapi honda culun banget modelnya
Terus gue beli lagi Suzuki Smash…. tapi smash katro banget… narik 90 kpj udah getar abis2an
makanya gue beli lagi Thunder 125…
Wah.. meskipun cc nanggung… tarikan lumayan mantap bro… kalo abis diservis niy motor sanggup ditarik 135 kpj tanpa ngeden plus nggak getar juga… cuma sayang kalo kelamaan ditarik kayak gini jadi cepet panas.. salah2 bisa over heating.
sekarang gue lagi ngumpulin duit buat beli bajaj pulsar
Mbel:
Pulsar ???
Sayah juga pengen…
^^
Salam… rdayt
September 20, 2007 at 20:23
wehh.. manteb banget artikelNy..
btw, kang Ojeg pada bnyak pake Honda yah?
image irit masihhhhhh aja dipake, emang Honda aja yang bisa nemuin teknologi irit!
betulll??
Mbel:
Namamu ndak keren boss, mangkanya tadi ditangkep sama oom Ismet…
September 20, 2007 at 20:24
wehh.. manteb banget artikelNy..
btw, kang Ojeg pada bnyak pake Honda yah?
image irit masihhhhhh aja dipake, emang Honda aja yang bisa nemuin teknologi irit!
September 20, 2007 at 20:45
Tambah Mbel: Kadung dibeliin sama ortu dan gak boleh ganti sampai kapanpun : Gw dengan Tiger03 item silver gw…
Tapi semua itu dinikmati aja… Naik motor yang bikin nikmat itu bukan motornya, tapi pemandangannya, siapa tau diseberang jalan ada cewek cantik yang bikin kita nabrak tiang listrik…
Kalau mau pure dari motor, gw prefer di sirkuit atau jalan kosong dengan total sportbike (mo small, gede, sedeng, Up2U)…
Tapi mas Mbel kalo gak sepakat gpp kok.. Kan malah asik… Kalau semua orang sama gak seru dong..
Mbel:
Sayah sudah pernah nabrak tiang listrik.
Ternyata ndak enak.
Sayah terkapar sekarat, motor sayah ancur lebur, tapi tiang listriknya ndak papa tuh…???
September 21, 2007 at 15:28
mas punya gambarnya scorpio cw ga..???
Mbel:
Maap, ndak ada oom…
September 21, 2007 at 18:37
ya mending murah tp tekno keren.kyk MX 15 jt udah dpt spec keren.
Honda ??? mending kasihkan ke ibu2 buat ke pasar. (ibu gw jg gitu,kadang jg suruh nemenin). spion dobel kanan kiri,tengah kasih kranjang,cantolan buat kresek kanan kiri ada.
dijamin tuh motor awet ampe aki2.yg pke udah berubah tp tekno motor jg kyk gtu2 ja.
kirain org ja bisa kasih ahli waris, ternyata motor jg bisa ya.
honda emang mengerti saya.saya kn org pengertian.
hahahahahaha
Mbel:
Ha…ha…ha…
September 21, 2007 at 18:56
Benernya kan honda di indo mahal,coz uangnya buat gaji pekerja2AHM.biar pada ga pada lari karena disuruh bikin motor katrok.jadi digaji banyak buat tu2p mulut produk2yg jadul.
Da yg marah enggak ya??
Kaaaabbbbuuuuuurrrrrr….bro mbel,jgn bilang ke ahm,ndak kena cekal.
Mbel:
Waaaa….ka…ka…kak…
September 22, 2007 at 01:17
apakah kita sebagai pembeli karisma harus melakukan gugatan “class action” kepada honda karena menjual produk gagal yang tidak reliable (gampang rusak ga jelas)??
bisa saya bilang, semua keluhan pengguna karisma D itu sama. body getar (bahkan pecah), sokbreaker tidak nyaman (sangat keras), suara mesin berisik dan lain sebagainya yang telah disebutkan oleh pengguna lainnya diatas.
honda harus membayar semua kerugian kita
Mbel:
Pada prinsipnya bisa, tapi tu produk dah lama kan ?
Jadi mending di apkir sajah sebelom semangkin parah…
September 22, 2007 at 04:22
Boz mbel,
Boz bikin penelitian lagi donk! coba boz cari 100 org yg enggak boz kenal, ntar ditanya motor apa yg dpakai, sesuai dng yg dharapkan engk, bgmana dengan produk motor lain, motor apa yg diimpikan!
Gitu boz! ntar tak kasih gelar, Prof.Dr.Mbelgedez! he….
Mbel:
Bener-bener ndak ada kerjaan, yah ???
September 22, 2007 at 08:42
Namanya juga saran bos.he….
Bos kasih masukan donk,mau modif new shogun 125sp,enaknya diapain yo?
September 22, 2007 at 09:30
Dah 10 tahun GLPRO NeoTech nemenin gw…pengen ganti motor baru…nambah malah,… akhirna maret 2007 GLPRO gw kasih ade gw dan gw beli motor BAJAJ PULSAR yg sesuai ma kantong…ternyata ni motor mantap juga…mudah2an ni motor prospekna cerah tuk tahun2 yang akan datang…kalo kaya mocin…wado…GAWAT BRO!!! Mudah2an PULSAR seawet mbah nya si BAJAJ BAJURI yach…hehehe…
Mbel:
Produk India dapat diandalkan kok. Heavy Industries disono juga maju.
Sekarang denger-denger Bajaj lagi nawar mau ambil Ducati…
September 23, 2007 at 00:56
ancur banget tuh Tiger turun mesin sampe 10X?? paraahh
Dulu saya juga pernah klaim ke AHASS untuk masalah karet tutup tangki. karet sepele gitu aja mereka ndak mau ganti, sampe 2 kali dibetulin dan di lem dgn powerglue yg bikin cat jadi jelek. terakhir karena tetep mletat-mletot akhirnya diganti juga.
coba dipikir, sudah harganya mahal tapi balasan yg didapet cuma kayak gitu?
Mbel:
Kejadian nyang sampean alami sama persis sama saya kan ???
Masa saya dulu sampe beli aki 3 x !!!
Edan !!!
September 23, 2007 at 23:05
No comment dah bos, ga tau mau ngomong apaan.
Tmen dulu pernah beli suprax 2001. Saat inreyen sayap kiri pecah di dudukan bautnya. Padahal cuma dipakai jalan pelan. Dia complain eh disuruh tunjukin lokasi kejadian. Mana dia inget kan, soalnya dia ga turun2 dr motor. Aneh.
Motor gw mx cw 2006, sdh mau masuk ke bulan 12. GW suka ngebut. Hampir tiap hari gw geber diatas 100km/jm, tp ga ada masalah. Mudah2an awet spt jupi thn 2002 gw dulu. Dulu tuh motor jg gw obok2, ceper lah, nungging lah, korek ringan lah. Pokoke gw penikmat kecepatan tinggi, tp tuh si jupi ga pernah ada masalah. Tp gw lego krn kepincut kecanggihan n kegarangan mx.
Temen punya supra 2005. Dilepas saringn anginnya. Eh, baru 5 bulan dari head sylinder udh ngiler oli, n bau gosong. Setelah dicek seher kena baret plus stang seher melengkung. Katanya ini diakibatkan pelepasan saringan angin. Dulu jupi gw jg lepas saringan angin tp ga maslah. Aneh bngt kan?
Sdh motor mahal bnyk maslah lg. Emang AHM ngeselin.
Mbel:
Menurut sayah, temenmu salah beli motor.
Kalo emang suka geber-geber, ya jangan beli motor nyang mesinnya jadul.
September 25, 2007 at 01:57
Gimana pun saya masih respek ama Honda, tp yg generasi 70-80 an.Liat aja di karter ada tulisan Made in Japan.Mungkin QC masih terjaga.Yang sekarang2 sih diliat dari luar aja udah nampak kualitas manufaktur kurang.
Yang paling ganjel buat gw seh orang yg beli Honda karena harga jual kembali lebih tinggi…wah idup diplanet mana?
Itung aja biaya servis di AHASS brp jika dibandingin di servis resmi merk laen?
Di motorplus aja pernah ditulis ‘untuk apa harga jual kembali tinggi jika biaya perawatan rutin juga tinggi” belom lagi sparepart nya HGP yg palsu udah susah dibedain.
Kesimpulan gw seh dulu motor gak byk pilihan…beda ama sekarang…orang bisa milih…pake dasar rasio ato loyalitas terserah yg beli..
Untuk motor dijalanan Endonesa gw pilih yg ridingnya paling enak kualitas kelas atas dan cukup kencang pula…so gw pilih Kawasaki.
Yamaha good, Suzuki nice, AHM Honda (motor Honda yg dijual di NKRI) quite sucks…Kanzen maju jaya lah..
peace bro…kenyataan bicara
Mbel:
Untuk motor dijalanan Endonesa gw pilih yg ridingnya paling enak kualitas kelas atas dan cukup kencang pula…so gw pilih Kawasaki.
Yamaha good, Suzuki nice, AHM Honda (motor Honda yg dijual di NKRI) quite sucks…Kanzen maju jaya lah..
peace bro…kenyataan bicara
Situ bener.
Sayah mingsih punya AR 125 ‘84 memang muantabs…
Yamaha Mio ‘07 sayah memang Good…
Suzuki Spin ‘07 sayah memang Nice…
AHM Honda ‘78 memang quietly Sucks !
Kanzen Kelana ‘05 maju jayalah, lha wong mesinnya sama jadulnya sama Honda….
Kecuali Honda Dream 250cc ‘68, Top Markotoooop….
September 25, 2007 at 14:25
Wah2.. Artikel nya diangkat dari pakar apa ni bro? Ga salah ketik kan? Coba bro mbelgedez ke dealer yamaha deh.. Trus pura2 mau beli produknya kontan, pasti njilemet bgt!!! Mau beli jupi series aja diharus kan kredit! Apalg v-ixion!! Inden dan harus kredit! Permainan apa ni dari yamaha? Gw ga benci ama yamaha atau cinta honda? Menurut gw artikel nya harus subjektif dong.. Honda memang ketinggalan dari sisi inovatif enggine dan harganya mahal! Tapi apa kah murah nya yamaha menyamakan kualitas part produk honda? Dari beberapa kasus scipi yang shock nya gampang jebol trus mx jg begitu belum lg radiator nya gampang bocor masuk mesin! Velg nya buatan lokal! Jauh kualitas nya ma enkey!! Coba kalo part yamaha dipasang yg se kualitas honda apa ga 20 jt tu harga mtr? Trus apa kah kesiapan yamaha dalam hal s3 sudah diatas honda? Belum bro.. Jauh sekali.. Dealer yamaha sangat2 sedikit sekali dan pelayanan jg jauh dari honda, gw melihat kesalahan honda hanya terlambat berinovasi, dan sibuk ganti baju, tapi kalo masalah part dll, honda masi diatas yamaha, gw punya dulu megi, scipi, ma fu, megi gw jual 16,5jt dipakai 15 bln, scipi gw dijual 15jt dipakai 9bln, simpulin sendiri deh, oya fu gw mah dipakai ngantor sekarang dan slamanya.. Sayang ni s3 suzuki jg ga terlalu baik
Mbel:
Saya ngambil Mio dan Spin ndak ribet tuh…
Coba liat jawaban sayah mengenai piaraan sayah, pada sebuah komen diatas.
Makasih dah berkunjung mari.
September 25, 2007 at 16:28
Ah saya mah pulsar saja akang … zing zing ….
Mbel:
Kayaknya barang bagus tuh…
September 26, 2007 at 01:41
pulsar eh bajaj dilarang masuk
Mbel:
Mangsudnya, nyang roda tiga, kan ?
September 26, 2007 at 01:46
no 31.
dealar yamaha sangat sedikit sekali ?
—————
pasti masnya hidup dijaman majapahit
September 27, 2007 at 00:46
1. Pembeli motor Honda tidak peduli dengan teknologi.
– kayaknya si memang begitu, mengingat seringnya honda cuman ganti casing doang
2. Pembeli motor Honda kebanyakan lewat kredit,
– motor lain juga :p
3. Pembeli motor Honda bukan seorang penikmat berkendara.
– karena honda khususnya bebek emang gak nyaman dan banyak yang beli maka premis ini benar
4. Image harga bekas Honda yang tinggi.
– somehow ane percaya ini bener, motor honda bekas ane yang dipake dari 95 aja masi laku 3 jtan
5. Selalu merasa Honda lebih awet dari motor lain.
– he2he, dulu kan motor adanya cuman honda, kalo bukan honda ya jelek, tapi itu duluuuu
—
eniwei, ane si sekarang lagi mau mio baru
Mbel:
He…he…he…
Mio Baru ???
Kayaknya lampu depannya agak aneh deh…
Oktober 2, 2007 at 11:09
saya mau kredit motor Legenda 2, DP dan angsuran disesuaikan dengan kondisi harga kredit motor sekarang. Serius lho. Hubungi : Rahmat di 021 – 990 29 754
Mbel:
Mau kredit motor jadul ??
Oktober 3, 2007 at 00:31
belum lunas udah rontok tuh body legenda 2 nya
Oktober 3, 2007 at 01:02
Kemarin saya service-kan motor Karisma 2004 saya ke bengkel AHASS untuk ganti oli sekaligus perawatan rutin. Sejak beberapa minggu lalu, lampu indikator perseneling N-1-2-3-4 sering tidak nyala. Setelah di buka oleh mekanik, ketahuan kalau bagian dari rotary switch yang berhubungan dengan tuas perseneling mengalami kerusakan (aus) dan perlu penyolderan. Kerusakan terparah pada gigi 3 dan 4. Padahal bagian tersebut adalah bagian yang tidak perlu perawatan, dan pada motor Astrea Star saya bagian itu tidak mengalami kerusakan walaupun telah berumur hampir 15 tahun. Jadi kesimpulan saya, kualitas Honda Karisma memang payah dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Terimakasih dan salam eksperimen.
Mbel:
Kalok ada rezeki lebih, 2008 nanti ganti nyang baru boss…
Itu motor sudah selesai masa lucunya…
Oktober 3, 2007 at 10:51
Mau sekedar sharing nih, supaya adil gw mo bandingin 2 motor beda merk yang kebetulan gw punya:
Honda Karisma 125 2003 – Cash
Motor ini dibeliin bokap taun 2003 pas pertama kali Karisma nongol, ni motor udah berjasa banget nganterin gw kuliah, lulus sampe dapet kerja, ridingnya lumayan enak, tarikannya halus, tapi ergonomi tempat duduknya kurang enak, joknya terlalu lebar buat ukuran gw, gw selalu servis rutin di AHASS, sampe saat ini mesinnya masih mantab, meski topspeednya udah agak berkurang karena umur, kondisi sekarang speedometer digitalnya dah mati, mo ganti sensornya kena 150ribu, itupun inden, cover lampu depan udah ganti karena pecah pas di dudukan bautnya, lampu belakang getar, overall ni motor masih irit & lumayan asik buat jalan dengan segala kekurangannya.
Yamaha JupiterMX 135 CW 2006 – Cash
Motor Yamaha pertama yang pernah gw beli, ridingnya mantab, ergonomi joknya pas buat ukuran gw meski agak keras bahannya. Tarikannya responsif meski agak berat karena grip gasnya narik dua sistem sekaligus (gas & TPS), irit juga meski ga seirit Karisma, gw selalu pake Pertamax, perawatannya mudah dan GA rewel, servis rutin di YSS, untuk beberapa part tertentu emang agak susah dicari tapi Karisma saya juga begitu, mesti inden. Selama setahun ini blom ada keluhan yang berarti, sehari2 gw pake ni motor buat PP Depok – Monas, bandel, gw cukup puas pake MX dengan segala kekurangannya.
Ps. Kedua motor saya itu ga ada yang sempurna, maklum buatan robot hehe…
Mbel:
Setidaknya, situ dah brani membuktikan, bahwa produk selain Honda mampu menyuguhkan performa oke, teknologi ndak jadul, tapi harga tetep masuk akal.
Betul apa betul ???
Oktober 5, 2007 at 17:02
aneh .., anak – anak di sini mau aja di kasih kambing yang dibedakin, pasti mereka lebih mau kalau diberi kambing di “BH” in, apa lagi di tambah under wear dan bikini. Xixixixi…..,
bodoh nya,
Mbel:
Asli, sayah ndak “ngeh” sama komennya situ…
Oktober 5, 2007 at 17:03
naikin tuh kambing biar ncot – ncotan, asyiiik, tapi kita tahu itu hanya kambing. PD banget sih kalian. hehehehe
Oktober 10, 2007 at 12:59
Wah honda sih kacau boz, produknya udah full lokal semua. Masalahnya kalau lokalnya bagus sih ga papa, tapi ini lokalnya asli asal-asalan bikinnya.
Bedain tuh ama Thunder 125, partsnya masih luar semua, baru rakitannya yang di sini. Motor internasional loch, Thunder 125EN.
Mbel:
Produk lokal ya ndak papa.
Tapi mbok yao, untuk teknologi mesin se kuno itu, mbok jualnya jangan mahal-mahal, gitu loooohh….
Kan udah ndak ada biaya riset lagi….
Oktober 10, 2007 at 13:43
halah…
Gitu aja ngambek, kalo gak mampu beli honda ya jangan pake nyela2 atuh…
sama dong kaya org yang nyela2 yamaha dll
ini sih namanya eek makan eek = eek
hehehhe
Mbel:
Kalo situ doyan makan eek ya silakan.
Mungkin memang sudah seleranya situ.
Oktober 12, 2007 at 15:11
ikutan ahh biar rame…..
Masalahnya bukan ada di HONDA,
Dalam teori ekonomi “Dengan modal semurah-murahnya dapat hasil sebanyak-banyaknya”
Nah kalau yang ini masih laku kenapa harus diganti.
Trus kalau mau masukin yang canggih, cc besar, mahal, ada yang beli nggak ?, ada yang bisa betulin nggak ?
Yang jelas yang mau nyela sudah ngantri: mahal-lah, nggak boleh kredit-lah, part susah-lah, koq nggak ada ac-nya, koq businya sampai ada enam……..
Bukan bela HONDA, kecuali kalau semua merek lain sudah jual motor yang 750cc tapi harganya sama dengan Supra Fit, yang beli Supra nggak cuma pelit (buat beli bensin) tapi juga b..o.
Semua merek sama, semua cari kerja & cari duit, lain dengan Mas Mbel yang sudah nggak perlu kerja….he…he…he…
Gw demen deh ngeblog disini………
Mbel:
Makasih kalok situ doyan nongkrong da sini.
Permasalahannya bukan soal CC gede boss. Inti dari posting tersebut sayah cuman mau bilang, kalok Ho**a mau jualan motor mbok yao jangan mahal-mahal. Lha teknologi mesin udah jadul gitu, harusnya bisa lebih murah. Kan biaya riset nyaris ndak ada kan ???
Oktober 14, 2007 at 23:54
Mau komentar lagi ah…….
Dulu gw pernah tabrakan thn 2003 make jupie 2002. Waktu itu gw lg ngebut soalnya sdh malam. Maklum abis panggang ikan sama anak2 dikampus. Waktu itu lg ngebut dg kecepatan 110km/jam. Tiba2 ada anjing lewat n gw ga bs ngehindar. Ya udh, gubrak. Tulang bagu kiri patah. Keadaan motor waktu itu:
* shock depan nekuk kebelakang, tp msh bs dikendarai smp dirumah.
* pedal kiri tertekuk ke belakang
* behel baret, maklum sat nambrak tuh motor jumpalitan 2 kali
* lampu depan pecah plus kaca spido pecah
* body kiri rada baret
Abs betulin tulang yang patah bapak gw bawa tuh kesayangan ke dealer buat dibetulin. Dlm 2 hari sdh bisa diambil. Kena reparasi lumayan, 275rb. Yg banyak untuk nyetel shock dpn.
Beberapa bulan berselang. Temen make karisma 2003 jg mengalami nasib yg sama. Cm bedanya dia riding sat kecepatan 70km/jm nabrak anjing. Dia ga apa2, cm baret doank. Justru motornya yg ancur mina…..
* Shock depan patah dua2nya
* Body depan ancur mulai dari batok lapu, lampu, smp komstir jg kena.
* Rangka ga center lg krn rada tertekuk kebelakang.
* Body kiri sampai bolong bagian belakangnya.
* Pedal tertekuk n karetnya ilang entah kemana.
* Setang kiri tertekuk.
* Biaya betulin……dia ga mau sebut krn malu. Dia bilang jauh lbh muahal dr kasus gw diatas.
Dari sana gw metik kesimpulan gimana kualitas motor AHM kl dibandingkan dg vendor lain, khususnya yamaha.
Gw bukan ngejelikin, tp ngutarain apa yang gw lalui tempo hari aja.
Mbel:
Kan sudah sayah bilang, produk motor jadul itu KEMAHALAN !!!
(eh, nama situ kok mirip temen sayah waktu kuliah di Jimbaran 86 lalu yah….)
Oktober 15, 2007 at 22:44
Bos Mbel………..
Saya lulus kuliah tahun 2004 silam. Anda dari mana sih? Dulu kuliah di bali ya? Kok tahu jimbaran? Jangan2 anda dulu kuliah di UNUD atau POLTEK?
Tp emang produk AHM payah bngt ya. Beda jauh sama buatan Federal dulu. Mengapa AHM ga ngaca pengalaman manis Federal dulu ya…..?
Dulu harga bebek honda ga mahal2 amat tp kualitasnya jaminan. Beda banget ama sekarang. Produk AHM muahal bngt tp rada ga nyambung sama kualitasnya.
Salam biker dari bali.
Mbel:
Sayah lulusan Negara, Jembrana, 86.
Lalu nyasar sebagai penghuni pertama kampus Jimbaran nyang nelangsa. Cuman krasan 2 taun. Soale panas bangets terus dosennya jugak sering mbolos. Pokoke taun-taun pertama kampus disana ancur bangets dah. Kamar mandi super pesink lantaran ndak ada air. Siang sukak lapar dan haus ndak ada warung. Nyang paling siyal kalok kuliah siang, saat pulang sukak ndak dapet angkot buat pulang. Akhirnya sukak males kuliah siang…
Syukurlah otak sayah cerdas, taun 88 sayah berhasil “menipu” UGM untuk menerima sayah. Resikonya, sayah ngulang lagi jadi anak baru….
Oktober 23, 2007 at 10:45
Sy baru beli Honda New Supra X, pas saya beli katanya baru turun harga dari versi lama. Untung aja saya beli yang baru
Coba saya belinya Supra X versi sebelumnya, begitu tahu berapa bulan lagi harga versi barunya akan terpangkas apa ga dongkol? Semoga nanti ga turun harga
Mbel:
Tetep ajah, harga nyang anda bayarkan terlalu mahal untuk kendaraan nang cuman ganti Cassing dan mesin jadul.
Oktober 23, 2007 at 23:20
eh teknologi honda tuh dah canggih sejak c70, liat tu dah pake kopling ganda, yamaha pake kopling ganda baru dimulai generasi alfa, setelan rantai mesin/kamprat dah pake hidrolik, sampai ke supra juga pake. malah di karisma balik ke teknologi kuno pake teflon yang digesekin lagi. gak tau nih honda nih pinter apa bodo ya? tapi yamaha juga betah pake teknologi jadul, gak percaya? RX king tuh teknologinya pake taon 70an juga, masih mirip RX 100 ya gak. sebenarnya secara garis besar gak ada perkembangan yang mencolok di teknologi otomotif dunia, dari tahun 50 an sampe sekarang ya gitu2 aja kok. kebetulan aja di Indonesia yang keliatan betah pake teknologi jadul ya honda. Kalo bilang performa honda gak kalah juga kok, jupiter z nya yamaha tuh standar juga cuma 110km/jam, astrea prima tahun 89 aja juga bisa tembus 120 km/jam dalam kondisi standar. kalo saya bilang yamaha cuma menang iklan aja kok. apalagi yamaha crypton leluhur jupiter z itu, lari 100 aja setengah mati, mana suara mesinnya kayak ada orang ronda.sekarang honda malah dah pake injeksi yang lain masih pake semprotan obat nyamuk/karburator. keiritan bahan bakar pasti jadi pertimabangan juga oleh semua pembeli kendaraan, kalo mau ngakuin (orang kita kan suka sombong, beli yang boros agar dibilang kaya). Kalo honda yang jaman dulu malah bagus kualitasnya daripada yang sekarang, mungkin honda sekarang lagi cari untung banyak kali ya. yang payah lagi suzuki itu bisanya ngikut aja, gak pernah bikin terobosan duluan. tapi pernah juga dulu waktu jamannya jet cooled itu dibilang terobosannya suzuki, padahal dari tahun 1958 udah dipake vespa pendinginan pake kipas di magnet itu.yamaha juga bikin mio bilang otomatis duluan padahal vespa juga udah lama bikin dengan corsa tahun 90an. bisa pasang radiotor aja merasa teknologi tinggi, padahal tahun 83 binter AR125 udah pake, motor pake radiator tuh kalo saya bilang malah bikin ribet, wong didinginkan pake angin aja gak pernah protes kok mesinnya, teknologi mubazir aja sebenarnya. dasar pabriknya katrok semua, yang belo juga katrok, kebanyakan nonton tipi, tapi gak mau beelajar ilmunya, senangnya cuma nonton gosip sama sinetron murahan. harap maklum orang baru merdeka.
Mbel:
1. Kecepatan motor ndak bisa dikomentarin begitu aja. Apapun motornya. Mesti ada prameter yg sepadan untuk ngukurnya. Oke ?
2. Soal radiator, jelas bermanfaat. Apalagi di mesin 2 tak. Kalok sampean make motor beradiator cuman dipake beli nasi ke warung, jelas mubazir. Tapi di belantara lalu lintas Jakarta nyang Stop and Go, dan Tracknya (walah !) panjang bin jauh, motor beradiator terasa bedanya dibanding tanpa radiator. Tenaga serasa tanpa putus.
3. Soal Jet Cooled, sayah setuju. Seinget sayah, dulu Suzuki mencabut iklan tolol itu, meski ndak minta maap. Untung ndak dituntut sama Piagio. Mungkin Boss nya di Indonesia sama-sama berteman maen Golf….. he….he….he…
4. Iklan Mio menurut sayah tolol semua. Membodohi calon konsumen, (meski sayah jugak mbeli…). Sayah setuju, pelopor matic sccoter memang Corsa Piagio, namun kalok dirunut kebelakang lagi, jangan lupakan Peugeot. Warna motornya hitam dengan chassis merah menyala, velg palang 5. Ato jugak Bhama, Peugeot jugak. Ini taon 82-83. Situ sdh lahir ??
PADA DASARNYA, SEPADANKAH UANG NYANG KITA KELUARKAN UNTUK MESIN JADUL DAN DESAIN NYANG CUMAN GONTA-GANTI CASSING DAN STICKER ???
Oktober 24, 2007 at 01:05
@43
Anda bilang astrea prima bisa tembus 120km/jm and jupiZ cuman 110km/jm. Jangan berpatokan pada spido bung. Coba anda bandingkan lansung saat riding. Coba bandingkan 2 motor sekaligus supaya lebih valid. Bandingkan antara jupiZ dengan revo. Jarum revo pasti bisa tembus 110km/jm, akan tetapi jika anda mau nengok jarum JupiZ yang 110km/jm revo pasti jauh dibelakang. Kalian (kalibrasi ??) spido bebek honda paling tinggi diatara bebek vendor yang lain.
Mbel:
Setuju, Speedometer Honda nunjukin angka terlalu tinggi dibanding Speed sesungguhnya. Mungkin njagain pemiliknya supaya ndak ngebut demi Safety…
Pernah ngga anda ngebut make jupi MX diatas kecepatan 130km/jm? Kl sy sering, soalnya tunggangan sehari hari bung. Akan tetapi serasa sudah terbang karena merupakan kecepatan yang sebenarnya serta spidometernya kagak diakalain seperti bebek honda.
Saya pernah bandingin langsung. Temen bilang honda revonya bisa tembus 110km/jm. Kaget dengernya krn bisa seperti jupiZ yg kapasitasnya lbh gede. Trus saya coba riding bareng make MX. Waktu ngebut emang jarum spido revonya nunjuk angka 110km/jm, tp spido MX saya msh dibawah 100km/jm. Waktu akngka spido MX sya di 110km/jm dia cuma bisa nyengir krn ga bisa ngejar. Apalagi saat saya sengaja bonceng dia make MX. Dengkulnya gemeter saat kita ngebut 130km/jm. Wong gigi 3 aja tembus 110km/jm kok. Catatan, mesin motor saya msh standar. Dulu jg waktu masih pake jupiter generaswi pertama kagak ada keluhan kok. Walaupun cuma 102cc tp dengan gampangnya ngelibas supraX yang harganya muahal itu. Jupiter juga stabil dibawa kemana saja kok. Bahkan sekarang jupiter mendominasi kejuaraan road race indonesia, bahkan asia tenggara. Kl bebek honda jarang2 ada di road race. Paling honda cuma ngadain one make race aja karena kagok tarung di MP atau indoprix.
Mbel:
Yamaha MX memang kenceng, dan entah kenapa, kebanyakan pemakainya sukak pada pecicilan kayak Komeng mbawanya.
Yamaha cripton emang diakui oleh yamaha produk gagal krn suara mesinnya terlalu rame. Maka dari itu langsung dieleminir dari genersi vega dengan make engine ballancer.
Mbel:
Satu hal ini nyang membuat sayah salut sama Yamaha, berani mengakui bahwa suatu produk gagal. Mingsih inget kasus baut di mesin MX nyang ndak beres ??? Yamaha brani mengakuinya sebagai kesalahan desain, dan me Recall MX untuk dibenerin….
Jugak kasus Shock Absorber MX dari Vendor XXX nyang ndak nyaman, di produk selanjutnya MX
make produk ZZZ nyang lebih sip. Hal-hal seperti inilah nyang ndak kita dapatkan pada Honda.
Oktober 24, 2007 at 22:15
Bos Mbel………
Emang dari dulu saya suka ngebut. Tp itupun masih bertumpu pada jalur yang ada. Kl jalanan rame ga berani mas. Takutnya kita geber2 gas n mainin titik pengereman trus ada orang yang ga gape naik motor ngliat kita ga siap bisa gedubrak kan.
Mbel:
Situ gape mbawa motor, yak ?
Saya kl ngebut paling kl jalanan lg sepi aja kok. Saya suka nikung rebah soalnya he…he…he…
Mbel:
Nyang ini sama dengan sayah…
Emang shock belakang MX generasi pertama ngeselin karena gampang ngiler oli. Makanya kayaba di complain 2 miliar gara2 itu. YMKI pun mengakui itu terang2an. Akan tetapi setelah itu shock belakang diganti langsung kok. Yang sudah diganti ada cat putihnya sebagai petunjuk.
Mbel:
Ini nyang sayah mangsud.
Mana pernah Honda mau ngakuin nyang beginian, kecuali Vario kemaren…
Oktober 26, 2007 at 05:05
ライブチャット
ライブチャット
Mbel:
Walah,….
Ini ada komen dari Jepun, ngomong apaan yak ???
(jangan-jangan situs mesum….)
Oktober 31, 2007 at 16:38
aslm
eup!!! tonk silih sirik pidik jail kaaniaya nu marake motor (translate:tanya mang ujang
tetep weh:
panas kepanasan…
dingin kedinginan…
hujan kehujanan…
belakang damri batuk lo ampe item tuh muka…
tabrakan sakit 99%+…
sekenceng apapun nemu hujan jadi pelan…
bebek kalo banjir masuk air baru lo nyengir…
jadi kesimpulannya…
di mata Allah SWT semua motor sama…yang membedakan adalah ketakwaan riderny…stuju!!!
satu lagi apapun motornya…minumnya teh botol sosro wakakakakaka ^_^
safety riding ok! wslm
Mbel:
Semua motor sama yak….???
Nopember 2, 2007 at 17:41
kayaknya ngomongnya honda versus yamaha doang< suzuki manaaaaa! kalo gw blng honda emang ngeselin.gw dulu punya honda supra x nf 100 masak cuma nabrak batu doang segitiga sok depannya kena? mana mahal lagi. udah kaga ada tarikannya…puhh kapok. sekarang pake suzuki smash .biar kata orang motior ojek< tapi ngga nyusahin. padahal gua ajak top speed tiap hari. top speed smash gw 125km/jam.
Mbel:
Sayah pernah nyoba Smash. Larinya emang kenceng, mungkin karena enteng..
Tapi sayah ada nyang ndak sreg sama mesinnya….
Sekarang sayah lagi nyoba Spin, sejak Maret kemaren.
Supra bisa disikat sama Spin…..
Nopember 4, 2007 at 23:38
Semua product vendor2 motor di indon punya kelemahan kok. Nih…pendapat gw:
AHM:
ga usah gw sebut deh, sdh diutarain diatas…….kl nyebut lg yg make produk AHM bisa bawa parang nih….he…he…he…
Mbel:
ke…ke…ke….
Sayah mingsih nyimpen Dream ‘68 dan c70 ‘79 rongsok.
YMKI:
emang jualan mereka sekarang lg laris manis. Tp kl buat motor baru boya bikin yang banyak dulu baru launching. Masa temen sayah harus nunggu 3 bulan demi ngedapatain 1 unit V xion? Tiap hari dia cm ngedumel aja lihat orang yg wara wiri make v ixion didepannya. Gw aja dulu ampe nelpon ke YMKI nanyain kapan kepastian launching nih motor. Waktu itu bulan Oktober 2006. Eh, malah disuruh nunggu 4 bulan lagi. Padahal di beberapa media cetak tampang nih motor sdh kena jepret. Alasannya (berita motor plus) mereka msh ngitung harga. Masa ngitung harga sampai segitu lamanya sih…..? Makanya dengan hati dongkol gw beli MX CW. Tp nh motor bikin gw ga inget V ixion lg. Mungkin krn cukup bikin puas n langsung modif didealer.
Mbel:
Menurut sayah, nih motor bener-bener ciamik untuk nyang mingsih mendambakan tampang bebek, sedikit dibawah Suzuki FU yang lebih Macho
Suzuki:
Sekarang nih vendor lg menggeliat di bali. Sky wave laris manis bung. Walaupun ga sebanyak mio soul tp sangat ngaruh terhadap jualan vario. Iklan smash dengan striping racing look nyebelin, ga sesuai dengan faktanya. Masa baru beberapa bulan tuh striping sdh mbludak, ga ngilap lg? Rada kebanting ama ngilap body. Sticker emang ga begitu penting tp cukup bikin sesek jg kl motor msh baru stickernya sdh ga ngilap.
Mbel:
Hmmmm…..
Halo SUZUKI ???
Sayah pake Spin ‘07
Kawasaki:
Jujur gw ga bisa comment krn blm punya motor merek kawak. Tp jujur kepincut ama ZX 250. Kl thn depan pasti muncul air liur bakalan netes terus nih he…he…he…
Mbel:
Kawasaki produk tangguh, sejak Jaman Trail KE/ KX.
Sayah mingsih nyimpen Merzy ‘84 dan AR 125 ‘83.
Kanzen:
au ah, gelap. Di bali nih motor juarang banget.
Bos Mbel mau nglanjutin?
Mbel:
Ini motor oke jugak.
Sayah ada satu taon 2005, Kelana, buat nganter sekolah sama kepasar…
Sayah lagi ngincer Scudetto tapi belom ada nyang sreg….
Nopember 11, 2007 at 13:32
yamaha ih motor jelek lo piara..motor orang kampungan …
suzuki n kwasaki sama honda mah lewat soal teknologi nya
baca dulu baru mas bisa melihat fakta jangan asal bicara
peace
Mbel:
Situ punya motor baru,
Situ baru punya motor.
Situ punya Honda baru,
Situ baru punya Honda.
silakan komen lagi da sini, kalok situ dah isa mbeli mongtor laen selaen Honda.
Nopember 12, 2007 at 16:30
Bagaimanapun juga Honda lebih unggul, bener ngggak sih??.
th depan aku pingin honda bebek, kata temen ada yg automaat…bagaimana menurut mas Mbel ttg motor itu?? tolong beri saran merk apa yg bagus? krn saya dah lama gak naik motor dan kurang tau perkembangan motor sekarang.
terima kasih banyak sebelumnya
Mbel:
Menurut sayah, tergantung tingkat kebutuhan situ.
Pada dasarnya, motor sekarang sangat oke.
Sayah hanya mengatakan, untuk Honda memang kemahalan dibanding teknologi kuno nyang diusungnya.
Sayah sendiri make Suzuki Spin, Yamaha Mio
Nopember 22, 2007 at 13:27
Gue pake Tigy th 2003. Awalnya gue seneng bgt pake tu kuda besi. Setelah bulan ke 6 masalah mulai muncul. Sekring gue putus tanpa sebab. Waduh uda ganti puluhan kali tetep aja putus. Yang aneh….tu sekring bener sendiri. Montirnya aja bingung apalagi gue.
Masuk tahun kedua, rante keteng gue masalah. Wah yg ini si udah cape punya. Gue uda sering ganti tapi tetep aja tu suara ngelitik ada. Bayangin aja, tu rante keteng harganya Rp 125 ribu.Tu rante baru cuma bertahan 3 bulan aja bos. Dan gue dah ganti lebih dari 10kali. Lu itung sendiri deh biaya yg gue keluarin hanya untuk rante keteng doang. Banyak bgt masalah di kelistrikannya. Bos Mbel,tolong komentar dikit dong soal kelistrikan di tipe tigy gue ini. Gue jual juga neh….
Bos Mbel,gue rencana mo ambil vixion atawa pulsar. Minta sarannya dunx, mana yg lebih ok.
Tku berat bos uda diijinin mampir.
Mbel:
Kalok komen Tiger, jawab sayah cuman 1.
JUAL SEGERA. Itu mesin dari jaman CB 100 Gelatik sampek sekarang ndak ada kemajuan !
Njualnya pun mahalnya minta ampun.
Antara V Ixion sama Pulsar, sayah cenderung milih Pulsar.
Alasan sayah sederhana. Tampilan Naked Bike, tampang samping terlihat lebih streamline. Ciamik deh. Dan buang jauh-jauh kekawatiran nyang ndak beralasan. Kalok situ serius mbeli, boleh nyobak dulu kok, di dealernya….
Nopember 27, 2007 at 01:58
saya nggak percaya lagi sama yang namanya hondo eh… salah honda maksudnya 1) tarikanya lembek kaya aki-aki 2) bodi-bodi pada gampang geter bikin bunyi nggak karuan sana sini 3)bodinya gampang pecah 4)yang paling penting remnya booo kaga ada yang pakem sama sekali (itu cakram apa cangkem ) kapooookkkkk…… punya honda dan sekarang saya beralih ke yamaha jupiter z ,bukan main ini motor rasanya kalo di naikin mak nyosssss (nyaman, kencang, irit, purna jual tinggi, spare parts murah ada di mana-mana, tongkrongan ok, mesin teknologi tinggi bukan mesin taun jadul yang cuma di ganti cassing bukannya ngerendahin honda tapi ini pengalaman pribadi gue ya thank’s salam bikers
Mbel:
Soal rem cakram, Yamaha emang pakem.
Maklum, motor kenceng. Perlu penghenti laju nyang handal….
Lha kalok Honda jalannya ajah dah lelet gitu, kalok remnya pakem malah nambah ndak jalan ntar…???
Nopember 27, 2007 at 10:11
pada sakit semua yak… ngomongin yg ga penting banget. Yang namanya milih motor kan hak asasi manusia, suka-suka dong. Gitu aja koq repot…
Mbel:
Memang astra ndak ngerti bin ndak peka .
Termasuk orang kayak situ.
Motor dengan mesin jadul ajah njuawalnya mahal banget.
Mana kalok dipake ndak isa ngebut pulak !!!
Nopember 28, 2007 at 00:06
Penagalaman punya motor Astrea 88 & 89 & 91 baik2 aja ampe skarang, mesin masih alus ngalah2in motor taon 2003 & ga pernah rewel.
Cuman betul tuh spt post diatas casingnya ga tahan lama ya?
soal AHASS jangan pernah percaya sama tukang servis AHASS, pengalaman buruk saya pernah alami waktu Star 89 saya harus nginep disana (yg sbenere cm butuh waktu 1hari servis, diolor2 sampe 3hari) balik2e udah ganti semua part nya (alias ga ori lagi) CDI, karburator, tutup mesin dll smua ancur. Waktu diiminta pertanggung jawaban jawabannya cuma “dari sejak terima sudah begini”, ternyata spare partnya dijual ke org angkatan yg pesen (kata pihak yg ga mo disebut identitasnya).
Jadi skarang saya mo ganti motor tapi dana nya terbatas, rencana mo beli bekas aja deh.
Mas-mas yang dinini neh ada saran ga motor bebek yg harga na sebanding dgn performana juga ok?
Mbel:
Dari pengalaman orang-orang, motor nyang mumpuni adalah Jupiter z taon 2005 an akhir lah. Harga mingsih kompromi sama kantong, model ciamik, parts lebih murah dari Honda, dan larinya kenceng…. Tapi cari nyang mingsih bener-bener terawat yaa…
Nopember 28, 2007 at 15:08
hhmmm…
analisa yang bagus om, hanya sayang saya menangkap rasa kecewa dan provokasi disitu. but its oke karena namanya pendapat (eksperimen) itu bebas-bebas aja.
kalo menurut saya sih, semua merk sebetulnya terkena “hasil” dari tulisan mas Mbel diatas, cuman ganti kata honda dengan merk lain, suzuki, yamaha dll. pasti sama deh rasanya…
gimana kalo ada istilah “teknologi yang ikut-ikutan?” bukan “ga peduli teknologi”
sebab tak sedikit, keluhan juga saya sering dengar dari pengguna merk lain selain honda. baik di milist2, bincang saat di jalan, dibengkel ataupun saat ngopi dipinggir jalan.
tapi kesimpulannya satu “ternyata motor lama (apapun merk-nya) lebih bagus kwalitas komponen dan jauh lebih bandel”
kalo yang namanya promosi produk (apapun itu) ya wajar-wajar saja kalo sifatnya provokatif, hipnotis dan kadang malah seperti “pembodohan” ke konsumen. Terbukti kena rayuan trus beli namun komplain ini itu dikemudian hari.
ya dalam kesempatan tulisan ini kebetulan korbannya adalah honda. padahal sama saja dengan merk motor yang lain.
contoh misal aja yamaha, hmm… vega…
bukannya teknologinya ada sejak cripton? termask masih jadul ga?
akhirnya ya dipercantik dengan body yg futuristik dan ganti nama jadilah vega yg sekarang.
apa itu berarti peduli dengan teknologi? hehe..
yamaha dulu pemain 2 tak dan bersaing dengan suzuki. jadi belum lama sebenarnya bermain di 4 tak. jadi dengan umur yang pendek dan langsung menampilkan bius kecepatan disitu, maka konsumen terlenakan hingga effectnya ya itu, nama honda jadi injak-injakan aja. makin terlihat jadul, kuno, kolot dan terkesan merugikan
padahal ya namanya orang beli kendaraan saya yakin hanya sekian persen yang awal pilihan jatuh karena teknologi, endurance, dsb.
pasti awalnya pilihan adalah tampilan (apa hanya honda yg akan di vonis?),
kedua hasutan orang (merk ini lebih bagus lho, mesin lebih kencang, sampeyan bisa lebih cepet sampe tujuan dsb),
dan alasan lain yang sebetulnya tidak terlalu mengacu atau mengagungkan teknologi.
honda saya rasa sudah bereksperimen namun ternyata setelah disurvey, ya ternyata emang masyarakat Indonesia ini cita rasanya ya cuman yang begitu…. supra series yg teknologinya dari jaman astrea prima 100cc, (star kalo ga salah 86CC)
dan sepertinya kita tidak perlu mengharapkan dan menuntut honda deh….
honda hanya punya target “profit” dengan mengikuti selera pasar. kan buat bayar karyawan yang ribuan-jutaan itu…
terbukti kan bahwa pasar masih percaya. kalo masalah kualitas ya jangan ditanya deh, lha merk lain juga sama saja hehehe….
yg sempet saya kagum adalah pulsar, teknologi oke harga senyum. kredit pula….
menurut pihak bajaj, teknologi motor di Indonesia (semua merk) adalah mahal, seharusnya tidak akan sampai segitu harganya. tidak sebanding antara harga dengan barang yang dijual (produk yang ditawarkan).
maka dari itu bisa deh dibandingkan teknologi bajaj pulsar dengan merk yang lain termasuk harganya.
yah begitulah Indonesia, yang penting punya motor, bisa buat kerja/cari uang, make’ dan rawat semaunya, complaint belakangan…
andai semua bikers mengerti tentang kendaraan,
pasti semua merk dan harga motor akan bikin kita tersenyum riang…
maap om kalo kepanjangan, dan tidak terlalu sependapat dengan tulisan om yang hanya honda sebagai sudut pandangnya….
btw thanks atas sharingnya
Mbel:
Sebenernya Inti dari Posting sayah adalah;
Harga Honda kelewat mahal dengan mesin nyang gitu-gitu doank !
Nopember 28, 2007 at 15:24
Itu yang bilang para pakar dalam bidangnya loh…
Yaitu, para montir dan Sales AHASS, mereka bilang penjualan terbesar memang lewat jalur kredit. Bukan pembelian secara Cash.
Saya kan cuma penyambung lidah rakyat….
Mas Mbel, di di AHASS itu tidak ada sales, adanya Service Advisor dan mereka juga tidak akan tahu menahu soal penjualan karena AHASS adalah Astra Honda Authorized Service Station alias bengkel resmi Honda. Lha wong bedanya dealer dan AHASS aja sampiyan gak ngerti koq coba2 bikin survey sok ahli dgn nada provokasi? Ngaca dulu lah kang mas. Kayaknya sampiyan gak lebih dari seorang konsumen Honda yang kecewa yang gak ngerti harus ngadu kemana. Kalo anda bilang pemakai Honda bukan penikmat berkendara, hati2 kalo bicara, saya bisa lacak keberadaan anda dan datangi ramai2 bersama 3500 anggota club dan komunitas resmi Honda yang aktif di Jakarta – Tangerang untuk berikan cap jempol darah ke anda bahwa kami adalah benar2 penikmat berkendara dengan Honda, seperti juga halnya penikmat berkendara dgn Suzuki dan Yamaha. 75 % anggota komunitas motor adalah praktisi IT. Lain kali hati2 kalo bicara kalo gak ingin tiba2 depan rumah anda ada 3500 anggota komunitas yg ada remehkan. Gentlemen dikit lah bro…gak usah kayak pengecut gitu…
Mbel:
Bisa jadi bahasa sayah Hiperbola.
Sales, Service Advisor, pelayanan penjualan, dan sejuta istilah lainnya adalah mempunyai inti nyang sama. Yaitu M E N J U A L.
Btw sayah ndak takut ancaman situ.
Lacak ajah boss…
Ndak jaman omong gede, juwal bacot.
Apalagi mengatasnamakan pemilik Honda segala…!!!
sayah kasih clue ajah.
Sayah di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Situ ndak usah repot.
Bilang ajah kapan situ mau ndatangin sayah.
Pada dasarnya orang-orang Honda memang kepanasan pantatnya sama Posting sayah.
Belom lagi penjualan tahun 2007 ini jeblok.
Oya.
Sayah adalah pengendara dan pemilik Mio, Spin, Kawasaki Merzy 84, Kanzen Kelana, dan sebuah Honda Dream 68.
Jangan-jangan situ nyang pengecut bin Banci !!!
Nopember 28, 2007 at 16:07
Boz mbel, woro-woronya keren dan provokatif..hehehe wong sampe tebel gini komentarnya, sampe jari saya cape scrolling mouse ke bawah..
Sekedar saran, jangan suka nyela deh bro, ga baik buat kesehatan batin, plus banyak fans yang pengen nimpuk bro pake sendal bakyak..kekkk

Mbel:
Ke..ke..ke..
Aneh…
Kok nimpuk ???
Gini-gini sayah jugak pernah nunggang Astrea Star 86 sampek elek.
Sayah jugak mingsih punya C 70 nyang tampangnya dah ndak karuan diujung garasi. Meski mingsih idup tapi sayah dah ndak tega makenya. Sayah simpen karena historis ajah.
Kalok masalah berpendapat, kita bebas ajah.
Tunjukin dong, kalok Honda nyang sekarang memang mingsih unggul.
Ada nyang pake ngancem segala mau mbawa 3500 orang ke rumah sayah….
Dagelan nyang ndak mutu…
Nopember 29, 2007 at 01:57
mantaf benar mbelgedez ini dengan bahasa keyboardnya.
memang AHM jual motor kemahalan, he3x.
terus terang saya suka sekali dengan kejujuran anda yang menjunjung tinggi asas bebas berpendapat bahkan sampai riwayat pendidikan di UGM pun disebut-sebut.
saya sependapat dengan anda memang bebas2x aja apalagi ini diblog milik anda.
sebetulnya yang membuat saya heran yaitu kenapa anda harus mencela?!.
motor is motorlah bro, ndak ada lebih hanya roda dua (kalo 3 roda bajay namanya, kalo bajay 2 roda pulsar namanya. cmiiw)
kalo mau berdiskusi mengenai produk honda ndak perlulah itu pake2x clue segala, langsung aja anda tulis alamat lengkap, mungkin dengan diskusi yang terbuka dengan anda akan banyak orang yang nyadar kalo beli honda kemahalan “kayak iklan mocin KTM ajah”
Mbel:
Kadangkala kalok ndak make bahasa nyang tajem, sukak ndak paham jugak.
Kalok dah kesentil sampek telinganya merah, pantat jadi kepanasan, tandanya pesan telah sampe.
1. Clue sayah sudah lebih dari cukup.
Sayah tau kok. Ndak bakalan isa nyari rumah sayah hanya dengan sifat sok tau nya dia.
Dia pikir sayah baru kenal kompie kemaren sore, apa ???
2. Sayah mobile sekali. Nge Blog isa dimana-mana. Gimana cara nge Lock IP sayah ???
Sifat sok tau dia sudah nunjukin kebodohannya.
3. Kita adu argumen otak sajah rame-rame. Kalok argumen sayah memang mentah, sayah ndak malu-malu untuk ngakuin…
Oke…???
Trima kasih dah mampir dasini….
Nopember 29, 2007 at 11:24
thanks atas responsenya bro….
saya juga ingin menyatakan kok, bahwasanya,
tidak hanya honda, tapi merk lainpun sama mahalnya dengan teknologi yang disajikan.
jadi statement tersebut adalah global adanya…
terima kasih….
(penyuka motor baru)
Mbel:
Untuk sekedar wira-wiri, sayah jugak suka motor baru.
Lebih praktis dalam segala hal.
Nopember 30, 2007 at 11:45
Beberapa hal dalam penelitian anda benar meski sebenarnya tidak cocok ditujukan pada hanya satu merk, karena pada dasarnya :
1. Produsen ingin mendapatkan profit (margin) yang sebesar-besarnya dengan sekecil mungkin biaya.
Mbel:
Apa teori ini mingsih laku untuk masa kini, boss…???
2. Konsumen berharap membayar barang dengan harga sesuai value barang atau jasa yang diterimanya (termasuk dalam hal ini prestise dan image)
Mbel:
Setuju banget…
3. Harga barang selain ditentukan oleh biaya dan besar profit yang diinginkan produsen juga dipengaruhi PERMINTAAN PASAR dan PESAING, jadi pasar dan pesaing sebenarnya yang menginginkan suatu barang harus mahal atau tidak (contoh Starbuck Coffee, brp biaya bikin kopi dibanding harga jualnya??)
Mbel:
Menurut sayah ada kaitan dengan #2, di Starbuck kita cuman dapet tempat nongkrong doang dan Wifi gretongan. Selain itu, rasa-rasanya kopi disana biasa ajah…
4. Setiap produsen yang mau Berjaya HARUS bisa menempatkan mutu diatas segalanya, bila tidak maka tinggal menunggu waktu untuk ditinggal konsumen (MUTU ADALAH SESUAI PERMINTAAN KONSUMEN)
Mbel:
Hmmm….
Apakah Honda A.H.M salah satunya nyang mulai ditinggal konsumennya ???
5. MUTU terdiri dari beberapa hal bukan hanya KUALITAS, tapi juga terkait COST, DELIVERY, SERVICE, SAFETY, MORALE, PRESTISE, DLL.
Mbel:
Ke…ke…ke…
Rasanya deluruh produsen motor di Indonesia setuju hal ini. Bahkan pendatang baru macem Bajaj…
So, mengenai perdebatan yang menjelekan suatu produk atas produk yang lain sebenarnya bagi PRODUSEN tidaklah terlalu penting untuk dicounter atau ditanggapi dengan emosional KARENA waktu dan konsumen yang akan menentukan (dan berdasar data AISI sampai saat ini HONDA masih no.1 dalam penjualan), bahkan khabarnya HONDA sudah berproduksi ke 20 Juta sementara YAMAHA baru ke-10 Juta, sehingga secara NYATA apapun cemoohan kita ke HONDA ternyata Masyarakat masih menyukai dan membelinya.
Mbel:
Ape gue bilang…
Mau mbikin gethuk goreng dengan merek Honda, tetep ajah dibeli orang….
Brand, boss….
Sebagai Konsumen, dengan persaingan makin ketat sebenarnya kita diuntungkan yakni dengan banyaknya pilihan, SEMUA TERGANTUNG KEBUTUHAN ANDA DAN ANDA YANG MENENTUKAN UNTUK MEMBELI.
Mohon Jangan membeli merk yang anda kurang yakin, jangan membeli karena emosi, jangan membeli yang anda tidak butuh, Jangan membeli yang tidak sesuai ANDA.
Mbel:
Bagus jugak peringatan situ…
Hidup Produsen, Hidup Konsumen
Semoga menjadi Pencerahan buat Semua,
JAYA BUAT KITA SEMUA
JAYALAH INDONESIA,
4N4$-MM2100
Nopember 30, 2007 at 17:41
honda yang bagus cuma kharisma lama,grand, ma nsr 150SP(yang lain cuma bisa makan asap.
coba kalo honda bikin 150sp,bodi street,buat megapro(setara 150FU,radiator,part kongsi ma model lama tp msn agak update,18 jt blh jg, drpd mega yang cuma menang iklan doang!
Mbel:
Setahu sayah, basis untuk chassis Mega Pro ya dari jaman GL Pro doloo tahun 83…
Coba situ perhatiin dari belakang, Shockbreaker miring ke kanan !
Kalo mau tau, itu sudah dari taon 83 miring begitu dan Honda ndak becus mbenerin !!!
Honda AHM mbikin motor keren dengan harga 18 juta…???
Ethan mimpi kali, yaa…
Daripada kelamaan mimpiin, mending ambil Bajaj Pulsar…
Keren, Macho, model bener-bener seger, dan ditungganginya nyaman sekali.
Mirip-mirip Merzy doloo…
Sayah ndak bohong !!!
Btw, trima kasih dah maen dasini….
Nopember 30, 2007 at 18:30
tahun 70an memang honda rajanya, karena ga ada lawannya. tpi skarang honda gada apa2nya. harganya memang irit dan honda pun irit juga mengeluarkan biaya dan ide, makanya kualitasnya amburadul.
aq skrg lagi mengidamkan pulsar juga nih…..
Mbel:
Maap, sayah agak bingung dengan pernyataan situ, harganya memang irit.
Salah ketik kali, yaaa…
Pulsar memang ciamik boss,…
Untuk sayah pribadi, sayah ngarepin nyang 250 cc, kalo ada….
(doloo Thunder keluarin 250 CC, tapi kok mahal banget yak…???)
Desember 1, 2007 at 06:32
Entah kenapa saya juga gak suka dengan produk masal.. misal honda
(contoh gampang) saya sebut produk masal karena orang2 di nun jauh disana (kampung saya red) menyebut semua jenis motor dengan nama honda, walau secara persentase malah kecil sekali yg pake honda. dirumah ada 4 honda (honda=motor) tapi merknya suzuki ( satria, RC dan Shogun) dan 1 yamaha vega.
Saya sendiri pake shogun dan minat berikutnya thunder (semoga tercapai)
oh ya shogun saya produk 96 akhir (97) dari tahun 1997 – 2007 belum pernah turun mesin, tumpakan masih enak dan nyaman, mesin masih alus walau dah bulak balik jungkir balik
saya ndak bisa review lain karena baru bisa make shogun 97
Mbel:
Memang segh,…
Dibeberapa daerah nyebut motor dengan Honda…
Lucu juga….
Paling ndak, boss Dobelden dah mbuktiin produk 4 tak Suzuki jugak oke…
Desember 1, 2007 at 10:45
Lanjutan…..
Realitas Harga Vs Value Brand
Banyak barang atau jasa terkadang memiliki harga yang jauh dibandingkan Value dari barang itu sendiri, karena ada Value lain yang sangat besar pengaruhnya dalam pemilihan suatu produk yakni TRUST & IMAGE, karena hal ini banyak konsumen LOYAL dan BERANI membayar LEBIH untuk Brand tertentu meski harus MENGANTRI dan effort lebih untuk mendapatkannya. Beberapa Contoh:
Toyota dengan Avanza dan Rush Vs Daihatsu Xenia dan Terios, semua orang tahu mobil ini dibikin ditempat yang sama dengan value barang yang tidak jauh berbeda tetapi harga yang sangat JAUH berbeda, serta jumlah pembeli yang BERBEDA, Kenapa?? karena Trust & Image terhadap brand yang KUAT dimasyarakat dan hal ini pasti bukan hasil kerja yang singkat.
Mbel:
Secara teori soal Brand Image sayah setuju.
Untuk Terios dan Rush, itu memang fenomena bodoh, tipikal orang Indon.
Ngantre Indent ???
No Way.
Sayah ndak pernah diperbudak begitu…
Andai sayah merasa perlu mobil dengan jenis dan sekelas itu, sayah milih Suzuki Vitara.
Tapi sayah bersyukur sayah ndak termasuk orang nyang bodoh.
Hal ini juga terjadi pada HONDA, puluhan tahun kita menikmati dan terbantu dengan keberadaan HONDA meski beberapa kali mungkin beberapa dari kita dibuat tidak nyaman (komplain) tapi kita akan tetap PERCAYA sebagaimana terhadap orang yang kita CINTAI meski berbuat salah akan kita maafkan (karena tidak ada yang sempurna di dunia.)
Mbel:
Beruntung sayah orang nyang realistis.
Selama ada produsen sejenis, sayah ndak akan merengek-rengek dengan kebodohan macem itu.
Sayah bisa make produk laen.
INI NYANG HARUS KITA DIDIK KE KONSUMEN KITA !!!
Sayah ingin nanyak sama situ, apa teori ini jugak situ terapkan dalam menggunakan provider alat komunikasi ???
Jujur sajalah, anda terpaku hanya pada Telkomsel sajah (misalnya ???)
Situ ndak make Flexy ato Esia, ato nyang laennya…???
Kasus 2 contoh diatas (dan yang lainnya) tidak bisa divonis sebagai KEBODOHAN konsumen maupun PENIPUAN produsen, tetapi itulah BISNIS dan Realita yang terjadi, dan kita patut acungi JEMPOL atas keberhasilan mereka Menjaga BRAND mereka sehingga masih disukai konsumen (termasuk saya: Penikmat TOYOTA dan HONDA).
Mbel:
Sekali lagi, kalok soal teori Brand Image itu sayah setuju.
Namun juga sekali lagi dan maap,sayah bukan termasuk konsumen nyang bodoh hanya terpaku pada satu merek…
Sayah ingin menjadi konsumen nyang kritis dan cerdas…
Terkait Teknologi JADUL atau tidak menurut saya tergantung KEBUTUHAN PEMBELI tidak bisa divonis bahwa produk yang sama dengan tahun lama dianggap JADUL, berarti anda meremehkan KONSUMEN, Justru secara ilmu ekonomi hal yang dilakukan konsumen tidak salah karena mereka membeli sesuai FUNGSI dari kebutuhan mereka, sebagai contoh Kalau anda tiap hari jalan maksimal 80 Km/Jam buat apa beli yang Kecepatannya 120 Km/Jam ini sia-sia (pemborosan) dan terus dipake dijalan mana??
Tiap Motor pasti didesain untuk masing-masing fungsi mau RACING apa TOURING…??
ini yang salah kaprah bagi yang katanya PECINTA KECEPATAN tapi MODAL KURANG, kalau buat HARIAN ya JANGAN buat BALAPAN pasti GAK SESUAI.
Ini Salah Satu Kecerdikan HONDA dalam membidik segmen pasar, karena pemakai Touring/Harian jauh lebih besar dibanding pemakai RACING/Balapan.
Mbel:
Sekarang cobak situ liat dijalanan Jakarta;
Siapa nyang make motor dengan knalpot bosok meraung-raung kayak kesetanan ???
Motor apa itu ???
Motor harian nyang (meminjam istilah situ), untuk jalan 80 km/ jam tapi digeber-geber kayak udah jago mbalap.
Padahal motornya BUKAN UNTUK MBALAP.
Norak kan ???
Kalok Satria FU ato Jupiter MX, memang terlahir untuk berlari cepat.
Sayah bisa maklum….
Selamat Memilih, Membeli, dan Menikmati Sepeda Motor anda, jangan karena EMOSI atau IKLAN apalagi HASUTAN, PILIH SESUAI KEBUTUHAN ANDA(FUNGSI).
Mbel:
Sayah setuju.
Mangkanya sayah Posting, Belanjakanlah uang situ sesuai dengan barang nyang didapat….
tERIMA kASIH,
4N4$-MM2100
Mbel:
Situ sebenernya mau tampil sebagai Pecinta Ilmu, Subejo, ato Anas ???
Soale dengan nama dan kode-kode ajaib itu situ jadi disikat sama Aki Ismet.
Untung sayah berbaih hati mau sedikit repot mungutin situ dari bak sampah….
Desember 7, 2007 at 11:44
wah..wah…rame…
siang mas..
saya ini termasuk oldies lover tapi kalo da liat honda 2000-an…eneg
masa kemaren jual supra 2000 cuman 5jt…hiks mana bini ku ayg mintana yamaha mio soul alasannya simple dadanya bongsor kaya dia…wakakakakak
Mbel:
Dada bongsor ???
Waaahh,….
sayah jugak sukak….
mau cash..wualah..
gedubrakkkkk
gajinya tentara tgl 10 dah megap-megap..amppppuuuunnnn
mana diluaran suka dituduh nargetin orang jadinya susah cari kerja sambilan…wuehehehe
tapi prasaan lama yak yang item…mana2 bini minta yang item ga mw mearh, bilu ato perak…wezzzz sakarep….
Mbel:
Waduh,…
Nyambi jaman sekarang memang sangat susah…
Serba salah…
Bisa-bisa Kaki kanan ke surga, Kaki kiri ke neraka boss…
saya masih punya honda 70 3 buah..warisan nenek moyang..hehe tapi da ga online kayak dulu…
mengenai matic…maunya kemaren ambil skywave tapi tengahe gak enak pol..jadi ga ngerasa pake matic. kalo mio yang 2007..da banya yang pake..lagi2 bini yang ga mau..
hehe
Mbel:
Sky Wave cuman Spin dalam baju kedodoran…
Jelek…
(sayah make Spin 2007)
nurutin bini mulu, soalnya saya paling anti selingkuh….
Mbel:
Oya…???
eh, out of the point.
Mbel:
Denger-denger segh 2008 nanti Honda A.H.M mau ngeluarin skutik nyang ndak make radiator…
Soale konon kabarnya Vario nyang sekarang menjadikan desain makin riweh, suara mesin lebih kasar dari seharusnya, dan harga jadi lebih mahal dari kompetitor.
pisss, dari suami setia..
stop poligami, gajiku ga kuat ngasi makan 2 bini..hehehe
Mbel:
Sukurlah,…
Ingsap.
Desember 8, 2007 at 23:41
ini sama aja ma blog sebelah.
malah lebih sepi garing.
dari bulan apa gue liatin gak nambah2
Mbel:
Mungkin situ nyang ndak isa cara mbuka Blog…
Cobak nanya orang nyang ngerti, biar tau isi Blog sayah….
satu aja pesen gue bro, inget neraka kalo tujuannya untuk njelek-njelekin doang.

ato jangan2 sampeyan “wong” bayaran.
Mbel:
Ke…ke…ke…
Tampaknya situ emang ndak isa mbuka Blog.
Cobak situ mbuka sini
Siyalnya, ndak ada nyang mbayarin sayah….
Situ ada nyang mbayarin, ndak…???
bagaimana dengan cripton, Vega jadul jiplak F1ZR, New vega ganti casing Crank case.
Mbel:
Setau sayah Crypton, Vega, adalah strategi Yamaha dalam menjual murah motornya.
Situ nyang salah ngerti boss…
gimana kabar jupie MX yang pistonnya macet??? ngelitik mulu, boross dll???
Mbel:
Kabar nyang mana yah…???
Kalok soal piston macet 1 banding 1000 menurut sayah mah lumrah.
Bisa jugak nyang makenya bego.
Ndak isa buwat acuan….
Ngelitik ???
Coba di setel klepnya boss,…
Dan tolong,…
Kalok dah naek motor keren jangan mbeli bengsin ngecer pinggir jalan….
Pertamax dong ah….
Boros..???
Menurut sayah, antara CC dan kecepatan nyang didapat sudah sepadan.
Sayah ndak tau situ bilang MX boros mbandinginnya sama apa…
Soul yang bantet??? kok sepi gak ada komentar.
bantet mana ma vario. beneran itu bukan cuman ganti body doang???
sebenernya yang goblok tu siapa. yang bikin blog ato yang terpancing untuk ngasih komen disini (termasuk gue kali ya)
Mbel:
Menurut sayah, nyang Goblog adalah nyang membelanjakan uangnya untuk membeli barang nyang secara teknologi sudah jadul.
Catet itu….
buat gue motor apapun ada baik dan buruknya bro. tergantung hati kita aja hitam ato putih.
bener gak mbel???
gt aja kok repot …….. (sori gus Dur slogane “kulo” pake, maklum bro podo jawa timure) hidup gus dur eh MOPANG (motor jepang)
Mbel:
Sayah ndak mau dijajah Jepang untuk ke dua kali.
Kalo ada produk laen nyang lebih oke, kenapa ndak…???
Desember 9, 2007 at 20:45
paaaaaakkkk dddddeeeeeee….
salam sejahtera..ne..saya lagi ne…
Mbel:
Ya, boss…
mo kasi kabar 2 berita yang 1 suka yang atu lagi duka…
krena soul itemna laaammmmmaaaaaa bangueeetttt akhirnya kudatengi tu dealer pake seragam….
hehe
tibaknya memang ga da tu soul nyang item disitu…(ampe nyang punya suruh saya masuk kantornya) hwuakakaka..padahal saya pake syagam kayena daripada bolak-balik..cuapeeekkkk
bukan kamsud saya untuk nakut-nakutin lo yaaaaa…
akhirnya biru aja de…
ga papa…daripada kelamaan..
so, sore itu juga saya pulang dengan semangat baja….belon lagi pulang2 liat bini lagi ndut2nya siram taneman pake daster…wwwwwwuuuuuuuuuuaaaaaaaaaaaaaa
bahaaagggiaaa…
eh, out of conflic area.
tibaknya bini seneng…(gregetan napa ga dari kemaren minta yg biru aja).
puwwwaaaaaassss punya miosoul!
Mbel:
Huuaaa….ha…ha…
Mio nyang dadanya montok itu yaaahh….???
PF deh…
berita dukanya 1…..saya kok juga mau..jadi saya nunggu soul item aya datang…huwakakakak…seneng tu sopir n oto dinas nangkring mawon di garasi..
thengkyu da dengar pengalaman saya about mio soul.
Mbel:
Samasama , boss….
Situ puwas, sayah lemazh….
btw..emailnya make punya bini tu….
Mbel:
Apa artinya situ nyuruh sayah imel-emelan sama bini situ….????
Desember 9, 2007 at 20:51
Ternyata lo kepancing juga mbel….
jujur gue lebih suka blog ini soale bisa interaksi langsung ma “pengasuhnya” yang buencinya setengah mati ma HONDA….
Mbel:
Trima kaseh, kalok situ sukak sama Blog sayah…
(kirim pulsa donk, buat mbayar Internetnyah…)
Soal Honda AHM, sayah ndak mbenci kok. Semua produk bagi sayah oke-oke sajah, sepanjang mereka memasang harga nyang logis produk jualannya dengan teknologi nyang diusungnya.
Oke ???
Cobak situ check lagi Post dan komen-komen sayah…
bro gue juga gak fanatik ma satu motor doang tapi buat gue teknologi maut yang diusung ma YAMAHA apa sih??? (body sporty, mono shock, bentuk ban lebar, bisa lari kenceng, piston forging, cylinder blok diassyl, injeksi, dll, ato apalagi???)
mungkin bisa jadi referensi buat gue dan temen2 “goblok” yang lain, “teknologi” yang diminta si embelghedezz ini pegimana???
dan juga buat AHM khususnya biar melek terhadap keinginan temen2 pecinta merek. tul gak mbel????
Mbel:
Sayah melihat, konsumen sekarang mulai melek sama hal-hal nyang situ sampekan diatas.
Yamaha mampu menyodorkan hal-hal tersebut, dengan harga nyang sepadan. Sementara dengan kisaran harga MX, katakanlah, Karisma 125 X, konsumen ndak dapet apa-apa boss….
Cuman segitu doank… Oke ???
satu hal lagi komen gue soal kecepatan bro,
berhubung gue “hidup” didaerah rajanya macet dan lalin yang semrawut tiap harinye, bagi gue bisa lari 90 km aja cukup. motor gue bisa sih lari 105 km/h tapi pengendara yang lain suka serudag serudug bikin bini gue merinding kalo gue ajakin ngebut.
di JABODETABEK mana yang bisa tancap sekenceng itu mbel??? rasanya kalo malem doang tul gak??
Mbel:
Kebetulan, Track (walah !) nyang sukak sayah lewati termasuk jalur cepat. Yaitu sepanjang Ceger menuju Tamini Square, ato Cawang, Pancoran, Kuningan, Semanggi….
syerem kan…???
Tolong diinget, sayah jarang mbawa motor, soale sayah sendiri sukak ngeri sama motoris bego nyang cuman baru isa mbeli motor tapi ndak isa mbawa motor dengan benar….
salam damai, piss men…….
Mbel:
Piss kembali, boss…
Desember 12, 2007 at 22:32
bro gabung lagi,
sebaiknya kita gak perlu lagi mengungkit2 masalah2 yang udah lalu-lalu
mulai sekarang marilah q-tha mengkomentari produk HONDA-AHM yang terrilis baru gmn broo??
dari dulu yang dikomentari kok hanya kharismanya doang. kan sekarang udah jamannya SUPRA 125 / NEW SUSI (injek-si)
aku pernah jajal punya temen tuh produk lumayan bagus kok. lagian sekarang udah doble disc and yang penting harganya itu loh kayaknya udah ndengerin omongan sih emble eh embel.
mungking dari komen2 spt ini AHM udah mulai melek ya mbel. terbukti harganya mulai turun.
mungkin tahun depan akan dibuatin motor baru yang super sporti (bebek bakal saingan jupie MX). sapa tau.
HiDUp kebebasan Berpendapat !!!!!
Mbel:
Sayah setuju sama situ.
Bukan sayah mbenci Karisma, Supra ato, ato Honda itu sendiri, tapi sayah mencoba membangun kesadaran konsumen mengenai perbandingan antara harga dan teknologi nyang didapat.
Pokoke, dengan teknologi mesin motor Honda nyang ada sekarang, logikanya mereka bisa njuwal lebih murah dari para kompetitornya.
Bukan malah lebih mahal !!!
Sayah jugak mencela produk macem Neo Tech ato apalah…
Cobak situ perhatiin dari belakang saat itu motor melaju. Shockbreaker beserta sadelnya miring ke kanan.
Dan itu sejak taon 1983 !!!
sayah bisa bilang begini karena doloo sayah pemilik generasi pertama GL PRO.
Desember 13, 2007 at 00:01
mari kita tunggu AHM mengeluarkan produk baru nya. hehehehe
Mbel:
Bukan hanya produk baru, tapi harga nyang mangslup akal…..
Desember 13, 2007 at 09:50
aku tau.. nyang pada punya honda sebenernya pada nyesek n merasa di pojokin ama fakta yang beredar (merasa di bodoh-bodohin orang laen dan AHM itu sendiri) merasa gak terima gitu dah, makanya nyang punya honda (apalagi tigi) jadi lekas naik pitam…
sabar yah!
fakta emang gak selalu menyenangkan.
Mbel:
Sayah setuju sama situ…
Kalok mau mbaca komen-komen sebelomnya, banyak jugak kok nyang mau jujur ngakuin baek itu dari penunggang bebeknya maupun Tiger…
PIS.
Mbel:
PIS jugak…
NB: Artikelnya bageus,keep up!
Mbel:
Tengkyu atas dukungannya, dan telah sudi mampir da sini….
Desember 19, 2007 at 19:38
Selamat hari raya idul fitri mbel…
hari tenang dulu yach
tanpa komentar……
mbell YAMAHA katanya mo nongoling next generation of MX yach…
wah bakalan seru nich
kita tunggu aja tahun 2008.
HONDA bagaimana ????
masih tidur yach???
ato mo ngekick dari belakang nich.
diam2 menghanyutkan ???
Mbel;
Kayaknya segh Honda emang pengen bangkit 2008 nanti.
bebek mereka akan lebih sporty. Masalahnya, harganya gimana…???
Kalok kemahalan, rasanya nasibnya bakal kayak sonic.
Meski Vario mereka ngalahin Suzuki, sebenernya AHM sadar produknya belom bagus.
Suara mesin sangat kasar untuk produsen sekaliber mereka.
Kayaknya mereka mau ngeluarin skutik tanpa radiator 2008 nanti.
Suzuki ada Thunder 150 cc. Underbone nya kayaknya mingsih ndak bergeming dari konsep nyang dijuwal sekarang.
Apalagi Satria FU nyang tinggal melenggang. Tapi kalok ndak ada penyegaran, bakal ditinggalin penggemarnya.
Yamaha V Ixion agak memble karena proses Inden nyang nyebelin. Akhirnya pada ngembat Pulsar deh…. Lalu MX agaknya akan keluar versi Lift Up. Artinya ndak berubah drastis. Ini nyang membuat harga bekasnya tetep stabil.
Kawasaki adem ayem…
Hwaaa….ka…ka…ka….
Ndak ada produknya nyang menggebrak seperti biasanya.
Meski dari segi kualitas sangat mumpuni….
Desember 19, 2007 at 20:28
aku tau yg beliii YAMAHA tergiur ama iklan
Mbel:
Semua produk make iklan. Apa situ bisa mbuktiin, ada produsen motor nyang ndak ngiklanin..???
KTM ajah diiklanin….
perlu dingat inga………. yamaha kan br main 4 tak jd mereka masih raba raba dlman masa dlm mesin vega pakai bhn teflon pantsan vega gue turun mesin trs nihc……
Mbel:
Ada nyang salah dengan Teflon…???
Itu barang kuat, liat, dan ringan.
Sayah yakin situ maen oprek sembarangan sehingga mengubah karakteristiknya.
Terus terang ajah sayah baru denger ada mesin Vega turun mesin terus.
he mbel ada bocoran dari karyawan yamaha
katanya jangan beli vega
mending yupi z sekalian.
soale bahan2 yg di pakai di vega serba murah
dan asal jadi motor…
Mbel:
sebentar….
Itu orang bengkel, ato orang YMI ???
Ndak sama itu boss….
Vega memang diciptakan untuk ekonomis. Sekedar nganter sekolah, Ke pasar, ato arisan tetangga komplek sebelah.
oh ya mesin dari cripton, vega, yupiter z, yang beda apenya???????
Mbel:
CC nya doang. (Tergantung kebutuhan konsumen.)
Kalok situ sukak geber-geber, adalah salah besar situ ngambil Vega.
Mestinya MX sekalian.
Laen kali nyang lebih pinter dalam memilih motor….
oke dus, wedus, ***, jancok….!!!!!
Mbel:
Jancok jugak buat situ….
Desember 19, 2007 at 20:45
sori mbel, maksud kita idul adha.
mbeeekkkkk……. mbeeekkkkk……
Mbel:
Iya negh.
Abis motong kambiang….
Desember 20, 2007 at 18:02
seandainya masyarakat kita bisa mudah mendapat informasi produk otomotif tiap merk dan membandingkan dengan produk yang lain, bisa2 negeri ini disuguhi produk yang berkualitas dan murah, justru informasi yang sedikit sulit juga bahkan sulit sekali bagi yang ngak ngerti otomotif justru yang ada jika untuk membeli yang dilihat pertama sekali model lalu harga murah plus hadiah2x atau diskon promosi.
Mbel:
Beruntung sekarang ada Internet.
Segala informasi dapat terhidang dalam sekejap mata.
Masalahnya, sebagai calon konsumen kita mau apa ndak, untuk nyari info.
Betul bagitu ???
saya aja untuk membeli motor musti cari info selama 3bulan, seperti teknologi apa itu yang namanya SOHC, DOHC, INJEKSI, OIL COLLER, RADIATOR, sampai kerangka segala dan suku cadang gampang murah atw ngak! makanya saya mengambil Suzuki Satria FU150
sesuai dengan harga and teknologi, padahal dirumah ada sup fit, karisma and Vespa ‘94.
Mbel:
Beruntung situ mau sedikit repot, sehingga mendapat Info nyang memuaskan…
Soal Satria FU, sayah jugak setuju. Antara harga dan teknologi sangat berkompromi.
Bisa dibilang, bebek tercanggih saat ini.
sebelumnya beli sehari2x pake vespa kuat dan awet onderdil murah ngak ada matinyee..padahal udah disiksa, pernah oli mesin kemasukan air selama sebulan baru nyadar pas service tapi ngak rusak.
Mbel:
Vespa emang gila.
Sayah setuju sama pendapat situ, Vespa emang ndak ada matinya. Soal 2 tak, sayah pernah dapet info, pemodofikasi dari Purwokwerto sukses mengubahnya menjadi 4 tak. Untuk da Jakarta sayah ndak tau...
sekarang pake FU yang kenceng tapi bebek’ ngak apa, bisa nyalip2 dikemacetan. pernah sempat mau ambil pulsar cuman teknologinya mesin taon 80an dibungkus keren atw MX/vixion mesin taon 80an ditambahin injeksi and radiator apalagi honda mahal and mesin jadul ngak sesuai rasio harga, jadi pilihan ke FU Teknologi tahun 90an DOHC cuman pake caburator cuman yaa.. boroz sesuai CCnya juga, kalo mau injeksi tinggal cari dari punya Vixion atw supra injeksi
Mbel:
Pulsar menang di keren, tekno lebih maju daripada mesin Honda AHM, dan harganya sangat terjangkau.
MX dan V Ixion sama ajah. Tapi menang murah. Jauh lebih murah daripada Honda AHM.
Satria FU 2008 pake Inject, boss….
Cuman baru keluar skitar bulan Juni bersamaan dengan Thunder 150 cc….
FU gitu loh!!!
Mbel:
Iya, deh….
Sayah mah Spin ajah.
Tinggal ngegaz….
trima kasih sudah berkunjung….
Desember 20, 2007 at 23:21
Ehm.. orang kikir mungkin perlu diralat…
yang lebih cocok mungkin orang konservatif
pengguna H**** adalah mereka yang ga mau ribet ini itu, ga perlu teknologi ini itu yang susah disebut.. yang penting naek Motor & bisa sampe tujuan..
Mbel:
Sudah sayah sebut dalam Post sayah….
Ga bisa disangkal kalo H**** :
1. Irit
Mbel:
Ndak jugak boss….
Sejak semua produsen motor di Indon beralih ke 4 tak, jargon irit beda-beda tipis lah. Vario kalah Irit sama Spin. Apalagi sama Kymco. Oke ???
2. Onderdil murah & gampang dicari
Mbel:
Onderdil murah ???
Ndak salah tuh…???
Justru onderdil Yamaha/ Suzuki lebih murah dari Honda AHM.
Silakan check ulang….
3. Harga Jual 2nd ga jatoh2 amat
Mbel:
Nyang ini bisa jadi bener.
Tapi seiring makin ciamiknya produk kompetitor dari Honda AHM, harga seken nya pun jugak makin ciamik.
Mungkin di daerah Brand Image Honda AHM mingsih bertahan (harap maklum).
Tapi sayah perhatiin, di Jakarta ndak gitu-gitu amat tuh….
Asal barang seken itu mingsih mulus, cakep, harga seken nya tetep tinggi.
Sayah dah buktiin pada Mio dan Jupie Z, harga seken nya tetep oke….
SETUJU ??
Desember 28, 2007 at 00:33
Bos Mbell.
Ulas Kymco Libero donk. Nih skubek kan bakalan nongol tahun depan. Bahkan beberapa orang sudah inden di Bali.
Mbel:
Wah, di Bali Kymco emang laris manis kayak kacang goreng…
Sampek Indent, yah…???
Denger2 AHM lg nyiapin bebek mesin berdiri 125cc ya? Plus katanya ngambil dari mesin sonic. Cuma katanya radiatornya disunat untuk neken ongkos produksi. Kl gini kasian donk, mesin gahar cuma didinginin pake angin doank. Masa ga bisa bikin motor murah yang bukan murahan sih? Keburu di bombardir sama YMKI tuhch.
Mbel:
Katanya segh begetoo…
Mungkin dituker dengan Oil Cooler….
Situ tahu ngga kapan YMKI akan nglanjutin project FZ250 2 cylindernya? Masa dikalahin ma Kawasaki sih?
Mbel:
Kalok diluwar emang sudah diproduksi.
Mungkin Yamaha mingsih menimbang-nimbang harga.
Lagian, Kawak ndak akan secepat itu ngeluwarin.
Sayah perkirakan, paling cepet Agustus kawak 250cc baru bisa di beli.
Kecuali kalok beli sama Importir Umum….
Denger2 tahun depan AHM jg mau ngelempar varian sport baru. Jangan2 cuma tiger revo yang cuma injeksi dan 1 cylinder doank?
Mbel:
Betul.
Siyal, emang….
Bisa diulas ngga motor2 baru yang akan dilempar vendor2 dalam negeri untuk tahun depan? Btw, tampang yamaha Max cakep banget ya, jauh banget dari MX yang notabene antara sasis serta mesin sama plek. Cuma sayang saya ngrasa lampu depannya rada kegedean. Kenapa ngga bikin yang lbih sipit aja ya?
Mbel:
model MX mingsih “ditahan” kayak gitu, mungkin untuk mempertahankan purna juwal nya agar tetep “manteng”.
Kalok nyang ini omongan PDG lho yaa…
Jangan dipercaya. Walopun mangslup di akal jugak….
Siapa segh, nyang ndak seneng kalok motor bekasnya mingsih berharga okeh….???
Cukup dulu deh, sdh mau nglanjutin mimpi tertunda nich. Salam biker dari Pulau Dewata.
Mbel:
Salam kembali….
Desember 28, 2007 at 21:07
bel gembel lu….
bel… ngomong2 toyota jepang mau
keluar dari yamaha. soalnye ngak ada untungnya
kebanyakan pengeluaran iklan terus….
(BIAR TEKOR ASAL KESOHOR)
Mbel:
Sayah ndak ngomongin Toyota.
Kalok komen nyang fokus.
Perlu balik ke SD ???
bel….
kalo ngomongin soal teknologi canggih semua
produk ada kecanggian dan kurangnya,
tapi yang tak heranin, malah yang laku
yang biasa-biasa aje,
seperti: bebek bandel supra fit, revo, dan variannya.
Mbel:
Begitulah adanya konsumen Indon.
Ndak salah kan, Post sayah…???
Pembeli Revo emang bego.
Situ termasuk nyang bego kan…???
ok bel..gembel…
ancok luh, asu luh, taek…….
Mbel:
Teriring ucapan nyang sama buwat situ;
ancok luh, asu luh, taek…….
Desember 29, 2007 at 09:39
apapun merk motornya, mau Honda kek, Yamaha kek, Suzuki kek, Kawak kek, Kanzen kek, kymco kek, tekek kek!!!
mau cash atau kredit, yang penting :
Safety Riding dan tidak merugikan orang lain!!!
soalnya di Forum-forum dah banyak thread-thread yang mengeluhkan tingkah biker ugal-ugalan di jalan raya….
OK Bro!!!
Mbel:
Nah loo….
Ayo…ayooo….
Nyang pada sibuk maenan mongtor….
Sudahkah situ sekaliyan pada ngerti nyang namanya Safety Riding…???
Jangan cuman asal bisa ngredit mongtor doank…!!!
Desember 29, 2007 at 15:23
astaghfirullahal adhiim…
ck..ck..ck
ngomong baik-baik kok dikomentarin kayak gitu ya?
Mbel:
Komen Ad Hominem, ciri khas komentator anonim.
Harap maklum….
Desember 29, 2007 at 19:36
Bos Mbell.
Kok pertanyaan ana tentang varian baru tahun depan ga dijawab sih? Lg mudeng ya he…he…he…
Mbel:
Lagi asik DA SINI.
Btw, harga bbm bakalan meroket nih? Kagak kagok megang matic (situ kan numpak Spin and Mio)?
Kalo saya mah buat bensin sehari hari dibayarin ama perusahaan berapapun ngabisin. Makanya jadi mikirin situ deh he…he…he…
Mbel:
Ndak masalah.
Bengsin di Indon mingsih tergolong murah.
Sekarang ajah Pertamaxxx terus…
Pas di Korea, seliter Rp 17.000,- jugak mbeli…..
Btw, ana mau bagi pengalaman 2 hari yang lalu nich. Saat riding mau pulang, pas ditikungan (lari motor emang rada kuenceng sih) ban belakang langsung ngepot ga karuan. Untung masih bisa nguasain sampai motor mau lurus lagi. Orang2 dilampu merah yang berhenti sampai ada yang berteriak. Mungkin dikira mau jatuh kali. Untung reflek masih seperti dulu (maklum dulu sering ikut bali).
Pas sdh sepi gw nengok ban belakang, ternyata tekanan anginnya berkurang drastis. Pas gw cek, eh….paku segede tusuk sate nyatol. Ya udah, langsung kebengkel didepan.
Pas dibengkel ada orang yang bawa supra fit 2007 mau nambal dudukan body bawah yang pecah tanpa angin tanpa hujan. Orang bengkel cuma senyum aja. Berselang 20 menit datang pria paruh baya yang mau nambal ban juga (apesnya ketularan gw kali yach) mau nambal dudukan body bebek yang pecah. Terus si bengkel berbisik ke gw kalo ini kasus yang ke empat hari ini yang dia tangani. Busyet….kaget banget gw dengernya.

Berarti kasusnya sama donk eperti temen gw yag dulu indreyen aja sayap supranya bisa pecah.
Kasian banget yach.
Mbel;
Sayah yakin itu ranjau.
Pedomannya, kalok ndak jaoh dari situ bocor ban lalu ada tukang tambal ban, dan banyak jugak nyang mau nembel, situ wajib curiga sama tuh tukang tambal….
Mangkanya, pake ban Tubeless donk….
Mbel:
Soal Honda, sayah capek komen lagee….
Orang-orangnya jugak pada sensi.
Pokoke, selama Honda begetoo ajah, sayah anti.
lagee ngidem Kawak 250 cc negh….
@86 protes tuh. Situ sih komentarnya kayak kompor he…he…he….pisssss…..
Salam biker from island of thousand temples.
Desember 31, 2007 at 17:05
bos, ini cuma soal bisnis. ahm jual mahal karena dia yakin orang masih mau beli honda. nanti kalau margin keuntungannya jauh berkurang, pasti ahm juga akan mikir 2x untuk kasih harga yang tinggi dan akan lebih kreatif dalam membuat motor – alias gak gonta-ganti baju doang.
Mbel:
Setuju….
saat ini ane cuma bisa beli motor merek sayap – revo (dikasih angpau ama kantor, jadi kudu ikutin policy kantor). tapi kalau misalnya ane bisa beli sendiri, bisa saja ane bakalan ambil motor merek lain. ane gak brand minded (except Harley Davidson – itu motor buat laki2, sayang belum punya duit). mimpi ane (untuk motor cc kecil) adalah suzuki FX150. tapi sayang, cepat sekali mampusnya – kagak dibuat lagi. itu motor cakep abish: 4tak, cakep, kenceng, spido digital, silencer gak ribut. keren, deh! kalo punya itu, ane gak bakal mimpiin ninja 150/250, tigi, vixion maupun pulsar lagi.
Mbel:
Akur….
cuma mau sharing. di rumah dulu pernah punya suzuki cristal tune 110cc (tahun 1993), yamaha bebek FZ** (ane lupa modelnya, tapi tahunnya sekitar 1995-2000), juga supraX 2002. kalau soal tarikan, cristal mantap. sayang: terlalu ringan. saat gas gak bisa diputar lagi, rasa2nya mau terbang. yamaha, kencang juga. supraX tidak sekencang 2 motor yang ane sebut duluan. tapi ane lebih sreg dengan tarikan gas supra: lebih empuk. entah kenapa. beruntung, ane tidak pernah ada masalah dengan motor2 itu – setidaknya sebelum dijual lagi. hahahahaha….
Mbel:
Terakhir sayah punya Honda Astrea Supra. Nemenin sayah kuliah, sampe kerja, sampe diwaris sama ponakan….
btw, ini tulisannya sangat menyodok ahm. emang motor lain sudah sempurna, ya? tapi gpp, semoga aja ahm mau berkaca dari umpatan orang.
Mbel:
Sayah cuman ngingetin konsumen dan calon konsumen, bahwa harga Honda AHM terlalu mahal dibanding produk nyang didapet.
trima kasih sudah berkunjung….
Januari 2, 2008 at 17:20
sama bos, ane pilih revo yang waktu DPnya ada kortingan 500ribu (cuma ngasih 750rb)… keburu beli soalnya kesian motor bokap yg gw pake buat kerja tiap ari.. kalo bokap ada perlu pake motor tapi ane masih di kantor, bokap kepaksa ngalah!!! berasa kaya jadi anak durhaka!
ya udah, emang duitnya ada segitu (maklum kuli) ambil revo aja deh!!
kalo misalnya punya duit lebih banyak, ambil Vixion atawa CBR
Mbel:
Ke…ke…ke…
Jangan jadi anak durhaka….
Udah kumel, durhaka pulak,…
Cilake bener….
Januari 13, 2008 at 11:08
gw mau share
gw adalah pengguna honda, motor gw nsr yang gw pake sejak 4 tahun lalu… gw merasa puas ama motor gw tapi engga sama perlakuan AHM sama motor gw. Gw baru tau kalu NSR adalah anak tiri AHM motor hitech yang AHM sendiri malu mengakuinya…kenapa toh…doohh.
bokap gw pake GL100 yang memang terbukti handal. cuma dari dulu kaga pernah pake rem depan karena rem depannya aneh (cakram tapi bukan hydrolis kaya rem sepeda) motor kenangan bersama alm. bokap
terakhir adik gw nganbil Vario yang langsung direcall teromol belakangnya tapi sama AHASS pondok gede kaga dikasi uang 100RBnya (sial ditilep bengkel padahal buat konsumen). dan recall kabel gas gw pindah ke AHASS dewi sartika dikasi uang 50RB (oke). terakhir motor jatuh karena nabrak. dasar adik gw dibawa ke bengkel tuk dipriksa (AHASS pondok gede) kondisi sebenarnya tidak ada apa2 cuma untuk jaga2. setelah pulang dari bengkel setang motor menjadi getar. beberapa hari kemudian balik lagi kebengkel yng sama tuk dipriksa lagi. dibongkar lagi.. kata bengkel bodinya ada yang retak dan harus diganti. (padahal sewaktu habis nabrak tidak getar stangnya). ya sudah diganti baru bodynya sama adik gw (adik gw cewe jadi nurut aja). body udah diganti tuh getar ga juga mau ilang……..DASAR AHASS masih aja menbodohi orang yang sedang tertimpa kesusahan. setelah dicek dibengkel lain ternyata komstirnya dikenduri oleh bengkel AHASS sialan itu dan tidak dikencengin. Kemudian dikencengin oleh bengkel yang satu ini persoalan getar hilang sudah……APES…..Cape Dehh
Untuk AHass yang terletak di jl. hankam pondok gede……BLACK LIST FOR U……makan tuh duit tapi kehilangan kepercayaan pelanggan PUAS
Mbel:
Soal bengekel AHASS, kata seorang temen nyang biasa nyerpisin HONDA nya, dia milih nyang bengkelnya besar dan luas, memiliki ruang tunggu nyang nyaman. Kalok nyang bengkelnya kecil, sumpek, biasanya ecek-ecek. Katanya lohhh….
Soal VARIO, menurut sayah produk ini memang ndak layak untuk nama sebesar HONDA. Kalok ndak percaya, silakan dengerin suara mesin saat stasioner. Bandingkan dengan SPIN ato MIO nyang jauh lebih halus. Apalagi saat ditarter elektrik, bunyinya seperti logam beradu. Memilukan….
Entahlah kalok HONDA jadi merilis ICON 2008 ini. Kita liat ajah….
Februari 4, 2008 at 20:44
@ 62
Wah situ jangan pake jual nama orang lain segala lah, pake cap jempol darah segala, Emangnya situ mau nyebari HIV

Mbel:
Ke…ke…ke…
Sampe detik ini sayah tunggu ndak ada nyang dateng tuh….
Februari 5, 2008 at 09:52
hahaha…. hidup yamaha !!!
waduh pada blak2an semuanya ….
soal honda, aku sekarang masih pake supra-X walaupun punyanya istri hehehe, lumayan enak buat harian, tak kasih oli Motul terus biar gak gampang sakit, soal taknologi vs harga emang AHM agak aneh, tapi kesalahan juga gak bisa 100% dilimpahkan ke AHM, karena toh masyarakat sendiri yang image nya “motor itu ya honda”, tapi dari dulu emang jatuh cinta ama yamaha, punya ortu dulu v-80 buat belajar motor tapi masih kupake ampe kuliah dan fine2 aja, dibelikan F1Z-R pas SMP dulu, trus pas kuliah dibelikan ScorpioZ 2005 yang akhirnya dibawa kabur maling hiks hiks, tapi akhirnya bisa beli Vixion 2007 walau sempat lama indent nya, baru dapet bulan juli 07. emang soal enak ndaknya motor itu tergantung yang bawa, gimana dia gaya membawanya, kalau yang alon-alon waton klakon ya honda emang cocok (seperti supra-X ku yang enak buat seperti itu, santai buat dalam kota), kalau yang sukanya banter emang yamaha ok, apalagi vixion buat manuver emang enak banget, mungkin delta boxnya ya yang bikin enak ??? tapi kalau buat tanjakan selama ini yang aku rasa paling enak emang scorpioZ ku yang hilang hiks hiks. Soal motor matic, ortuku barusan beli mio, enak bro, nyaman banget, tarikan juga oc deh, salut deh buat bro yang punya blog ini di era reformasi (kalau gak reformasi, bisa jadi tapol nih hahahaha), kalau soal OLI dari dulu jatuh cinta ama MOTUL, kalau buat supra aku pake MOTUL 3100 15W50, kalau buat Vixion aku pake MOTUL 5100 10W40 . Hidup Yamaha, yang lain makin ketinggalan……….
Mbel;
Ke…ke…ke….
Ini komen dari End User sendiri lho, yaaa….
Sayah sendiri ndak bermangsud ngunggulin merek tertentu, tetep sayah tegesin lagee, Post sayah adalah ingin membangkitkan kesadaran konsumen, pentingnya pengetahuan tentang uang nyang dibelanjakeun membeli mongtor, terhadap teknologi nyang didapet….
Soal Delta Box, bisa jadi memang secara teori lebih kenyal dari pada nyang bulet.
Contoh gampang pada Swing Arm. Nyang bentuk kotak lebih stabil dari pada nyang pipa bulet.
Kalok soal Oli, sayah kok agak berseberangan sama situ.
Katakanlah untuk mesin 1 silinder dengan mekanisme pembakaran SOHC, sayah cenderung make Oli Pertamina Mineral 20w-50. Murah, tapi mumpuni.
Kalok make Motul menurut sayah kok mubazir.
Oli nyang situ pake lebih cocok buwat mobil injeksi DOHC.
Februari 5, 2008 at 13:37
Postingan puntya nih blog ratda kurank ngegigict, kurank ilmiah gitchu.
soreey demare neh sob
Mbel;
Mungkin situ bisa tuhjukin, nyang ilmiyah nyang gimana…???
Kalok guwe pakey mongtong nyang pentink ga rewel, ga peduliy merek apaant. tapi kelwarge istana guwe pade make Honda,
1. Astrea Prima 1991
2. Astrea Grand 1992 –> dah dijual
3. Supra X 100 1999 & 2000 (4 biji) –> satu dah dijual
5. Karisma 125D 2002
6. Tiger 2003
7. Supra X 125 2005
8. Vario 2007 (2 biji)
9. Kawasaki Ninja ZX 150 (Thailand).
ga tao tuh napa begithu. nyank terakhir doank tuh nyank mangtep.
ane kepikiran puntya Pulsy 200, tcapi ntar ajha denk, ane ga mo konstumtif, ngikuthin Kapithalish mah jadhi b#g#, badhan kuyus mikir uthank. btw, mongtong ane mangsih oakle loch (sing penthing ga rewel weleh-weleh dech)
btw, Kenafa Honda Thailand bagoes-bagoes yak?
Mbel:
Ini masalah MOU sejak doloonya.
Di Indon memang cuman jadi tukang jahit dan juwalan.
Sedang di Thai, mereka setelah sekiyan taon boleh ngembangin diri.
Di China laen lage, setelah 20 taon masa jadi tukang jahit, mereka boleh mbikin sendiri.
Mangkanya jangan heran, genap 20 taon kerjasamanya slesai, pada taon 2000 mereka ekspor ke Indon…
Ngaten Njiiiih….
‘keep safety riding brothers’
Mbel:
Semoga jangan slogan situ ajah.
Februari 6, 2008 at 15:53
Dear bro mbel
Intinya setuju …………ju,honda mesin jadul dan ku…alitas gak karuan
terbukti kemaren ada yang komplin Honda Vario mati mendadak tanpa sebab,sedangkan kecepatan lg tinggi,karuan aja di hantam ama mobil dari belakang dan nyang bawa Varionya IS DEAD.Itu kan bukti nyata kalo emang Honda gak ada mutunya.
ane pake suzuki smash 2005 buat kerja tiap hari dari bogor ke jakarta dan harus ngebut,tp da 3 th,gak pernah ada masalah karena perawatan yang rutin,,cm orang orang yang bodoh aja yang punya honda…..harga jual bekas tinggi sadangkan yg laen rendah…….karena kebodohan makanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa terus di bodohin ama AHM
Mbel:
Wadooh….???
Sampek matek yak…???
Ini nyang komen konsumen langsung yah….
Bukan mau nyiram bengsin….
Oke itu sesuai ama Fakta
Februari 10, 2008 at 10:23
Assalamualaikum wrwb
Maaf bos..gw penyalur obat Sunah Rosul yang harus puter-puter batavia yang penuh kesumpekan
kalo0 dipikir-pikir, selama ini gw pake Karisma 2004 seken yang dulu Bos gw beli buat operasional aja waktu gw terima udah km 200an
Intinya buat wong cilik kaya gw…yang penting motor tu gak ngerepotin, bisa jadi bagian dari jiwa gw, so kalo rusak seolah-olah motor tu bilang, minta didandanin…
Yaaa. namanya juga barang..segala sesuatu yang berbau dunia mesti berkurang kualitasnya seiring umurnya bertambah
Menurut gw seharusnya kita boleh aja meng-clime suatu barang udah gak bagus..aplagi buat menyadarkan atau mengubah image ummat….Nevermind lah
tapi baiknya kita jelasin sumber komen kita tu dari mana…dan Statement dia Gimana
walau gak besertifikat,,gw liat banyak abang-abang kita yang punya titel DOKTOR MOTOR.. gw yakin itu…
ya ibaratnya kalo seorang ustadz ngasih ceramah..kalo pake HADIST ROSUL ya disebutin sanad nya dari mana.. Jadi gak buat suatu yang berbau bid’ah,
emang sih gw ada rencana cari Tigi 2003/04 seken, yah lumayan biar keliatan upah gw selama nguli ini..tapi minta saran donk, budget gw gk besar-besar amat..yah buat tigi sekon tadi cukuplah..gw sih baru puter2 cari barang bagus
Mbel:
Kata nyang udah make Tiger 2003, sekaleenya “kena” (baca: turun mesin), bisa 2 jutaan.
Kalok emang buwat operasional dan maunya situ mongtor laki seken, dan mengabaikeun penampilan, kayaknya mending Neo Tech nya ajah.
Maaf cuma menyampaikan pendapat saja.. kalao gw baca diatas…gak jaman lah pake Fisik…Gak MAJU…Bicara yang smart, efisien dan kekekluargaan aja…demi UMMAT
Sukron ya
Wassalamualaikum wr.wb
Mbel:
Wassalamualaikum wr.wb, trima kasegh dah mampir dasini….
Februari 12, 2008 at 08:19
gua akuin tuh, teknologi motor anyar keluaran honda masih kalah jauh dng yg jadul. cuma menang di stripping doang euy.. tapi ada untungnya juga mesin honda rada rada mirip tiap seri, jadi motor CB gua sparpartnya masih gampang dikanibal. ^_^
Mbel:
Tau ndak, di lapak Kramat jati ada CB 75 nyang make komponen nyaris full GL PRO, kecuali baju-bajunya...
Masoolloo….
Februari 18, 2008 at 18:51
Malem Pakde…..
Cuman mo cerita. Motor pertama ak
1. Astrea Prima th. 89, naikkanya lmyn enak juga, irit.
2. Suzuki Shogun 125R th. 2005 naikkanya enak, tarikkan bagus, top speed bagus soal boros dan irit kayanya biasa aja.
3. Honda Megapro th 2005, dipake jarak jauh enak, trs kata Pakdhe bener soal Sokbrekernya miring, soalnya pas ak ganti ban di bengkel lain ama montirnya trs dibenerin trs dia ngomong persis yg dikatakan Pakdhe.
4. Yamaha Jupiter MX 135LC th 2007, dipake jauh lebih enak lagi, wuss wuss wuss, boros dan iritnya kayanya sih sebanding dengan performanya. Tp klo cuma dipake kecepatan standar sih irit juga.
5. Yamaha Mio Sporty 2008, enak tinggal gas aja, emang agak lelet sih tp kan namanya juga matik. Boros dan iritnya tergantung cara makenya kok. Soalnya 1 minggu sekali ak PP Nganjuk – Surabaya kurang lebih 110 km.
Soal teknologi emang H**da ketinggalan.
Sorry ya Pakde klo terlalu banyak…..
Maap klo boleh tau asalnya dari mana…..
Mbel:
Sayah pemakai pertama generasi GL PRO, taon 1983, kelas 1 SMA.
Sayah tau bener, sampe sekarang itu posisi shock nyang miring SAMA SEKALI ndak dibenerin sama HONDA AHM !!!
Sekarang sayah sukak naek SPIN.
Maklum, udah uzur.
Meski begetoo, biar matic sayah tetep milih nyang kenceng….
Sayah asal Jawa Tengah, lahir dan besar di kota kecil, dengan lingkungan pecinan….
Maap kalok bahasa sayah rusak…..
Ada Post baru tentang Revo negh…. KLIK DASINI
Februari 18, 2008 at 22:42
motor gw sih suzuki tornado 100cc. Dari tahun 96 sampai skrg msh sgt terawat. Maklum, gw anggap sbg barang yg historis. Baru 1 kali oversize 06 lalu. Katanya sih tornado 2tak produk gagal suzuki yah ?? kok gw ngerasa kebalikannya yah ? konsumsi bbm nya skrg 1 : 30-35 , tergantung cara pakainya. Gw mo ty, 2tak bs ga dipasangin radiator ? krn motor gw untuk perjalanan jauh (2jam nonstop), panasnya minta ampun tuh..tenaganya terasa banget berkurang.
Mbel:
Nyang sayah ndak tau, gomana caranya mbikin lobang tempat ngalirnya air radiator didalam blok.
Sayah sendiri mingsih punya Kawasaki AR 125 ‘83 nyang mingsih ngacir….
Peace,
2 stroke underbone lovers
Mbel:
Meski sayah sekarangg nunggang Spin dengan alasan kepraktisan, tapi kalok hari Minggu mingsih sukak ngegas Kawak jugak……
Februari 21, 2008 at 06:03
bhussedd..ni tulisan provokatip banged…nged..
mo jelekin 1 merk or gimana ? masak semua pemilik honda = orang kikir! gimana org yg punya cbr 150,600,1000? termasuk tuh golongan itu ?
gak smua yg lo rasa itu bner bos (alah)
Mbel:
Baca lagee donk nyang bener fokus nyang diomongin…
Btw soal “rasa” pastinya begetoo.
Sayah bilang rasanya asin, tapi situ bilang terlalu asin.
Ya ndak ???
regards,-
Mbel:
Tengkyu udah mampir dasini….
Februari 22, 2008 at 18:09
Sumpah, dulu waktu beli sup fit 2003 karena gw hrs punya motor buat kerja, dan yg gw tau ya yang bagus dan irit cuma hon doang. Tapi sekarang setelah gw kerja dan melek internet gw baru tau ternyata ….
Sumpah, yang ada dibenak gw sekarang cuma yama vix sama baj puls doang, benar2 nih motor bikin gw tau bahwa tehnologi dan keiritan bukan cuma punya 1 merk doang.
Apalagi baj puls, udah canggih, murah lagi (tapi bukan murahan kan, yama kali). Baru diimpi2in yang 180 udah keluar yang 200 (halah) ampun bos, jadi makin ga bisa tidur,…
Sabar ya puls soalnya duitnya buat lahiran jagoan gw dulu
peace
Mbel:
Inilah nyang sayah mangsud sayah mbikin Post nyang “menggedor” jidat calon konsumen, agar memikirkeun uang nyang akan dibelanjakeunnya, dengan produk nyang akan didapet.
Trima kasegh udah mampir dasini….
Februari 23, 2008 at 20:43
@00 Sis : Bener.ner ner..!!!Saya tadinya mau vixi lalu jual Scpi,tapi krn inden 5 bulan,lantas baca baca internet…eh..eh..rupanya motor India yg satu ini ok juga,setelah banyak baca dan test ride

nyalip TG di psr Jumat,akselerasi ok juga….jadi kepincut…wahh betul betul gak rugi..ngapain beli motor mahal teknologinya jadul..dari taon 80 sampai sekarang masih gitu gitu aja,mulai dari GL 100 sampai kini gak berubah..mendingan beli yg murah tapi teknologi ok punya dan yg penting puaasss was…..yg tiga rodanya aja 20 tahun jalan anteng siang malam…gile benerrrr
Mbel:
Whaaa…kaaa…ka…..
Sungguh analogi nyang mencerahkeun,….
Membandingkeun Bajaj roda tiga dengan Bajaj nyang roda dua….
sayah pikir bukan 20 taon, boss. Malah 30 taon !!!
Tetangga sayah dikampung mingsih punya scooter persis Vespa itu, nyang mereknya Bajaj.
Kalok ndak salah buwatan taon 78….
Februari 27, 2008 at 01:16
Jack
Man, your mind fascinates me. Thanks again for sharing.
Mbel:
Iya degh….
Situ orang bule numpang ngiklan, yak…???
Maret 1, 2008 at 11:26
komentar:
Aku orang yang termasuk memandang segala hal yang realistis dan setuju sama mbel, klo harga yang ditawarkan gak sepadan dengan teknologi yang dijual, masa kita mau dibodohi sich…
aku orang awam tentang motor, lah rusak dijalan juga gak tau harus ngapain hehehe… Tapi aku orang yang ngerti banget komputer so pasti mas-nya yang ngancem bawa 3500 pasukan bakalan konvoi keliling jakarta alias gak ketemu2 hehehe…
Sebenernya aku baru beli jupiter mx tanpa pengetahuan seperti itu, pas kebetulan dealer yamaha deket rumah jadi ambil yamaha jupiter mx
Wah, ternyata aku gak nyasel dech bli jupiter mx. Kemaren sempet ketar-ketir jg coz setelah bli banyak temen yang komentar rugi klo aku bli yamaha, boros lah, apa lah… aku jadi gak tenang… Pas baca blog ini aku yakin gak salah pilih…
thanks bro…
tp minta saran nich, untuk jupiter mx aku pake oli apa ya yg optimal??
thanks ya…
Mbel:
Soal mau ndatengin sayah, malah udah tak bilangin kalok sayah di Halim.
Tapi ndak ada kelanjutannya. Ya udah.
Post sayah memang nggedor isi kepala orang, agar orang mau mikir tentang antara uwang, dan barang nyang didapet. Hanya sajah, untuk beberapa orang nyang sensi, Post sayah jadi mbikin orang sakit ati.
Kalok soal oli, liat ajah di Manual Book nya, si MX ini minta spec (Viscosity) berapa, JANGAN TERGANTUNG SAMA MEREK !!!.
Untuk hal ini, situ jugak mesti kritis.
Bagi sayah pribadi, sayah make produk Pertamina. Bukan soal Nasionalisme, tapi kalok Pertamina punya Spec nyang ada, ngapain make produk luwar ???
Sayah biasa make Fastron Full Syntetic untuk mobil sayah nyang udah DOHC dan Injeksi, dari baru sampe berumur 5 taon fine-fine ajah tuh….
Ngapain mbeli produk import, toh Viscosity nya sama ajah….
Maret 4, 2008 at 15:07
kemaren baru jual karisma 2003 cuma laku 5 jt padahal tuh motor terawat ( tapi body geter semua & batok dah ganti 4 kali dari beli padahal nggak pernah jato ) jadi kalo gue bilang ahm re sale value nya juga dah nggak sebagus dulu, maksud hati mau ganti merk lain, eh apes adik gue dah ambil hsx125 dah nyicil setaon karna tokonya colaps nggak bisa nerusin lagi, dgn terpaksa harus gue ambil deh utk bantu dia, padahal gue dah janji ama diri gue nggak ambil motor ahm lagi kapok, sabar deh nanti belilagi tapi nggak merek yg itu lagi.
Mbel:
Nasib Karisma memang mengenaskeun.
Nyang namanya batok lampu oblak tanpa sebab banyak nyang komplen
Maret 4, 2008 at 16:26
@yponk
kawasaki top banget, ergonomis & stabil dari motor jepun yg umum yg pernah gue coba kalah jauh,
Mbel:
Kalok ngomongin riding Kawak, hanya satu kaya nyang paling pas UNIK.
Sensasinya sangat laen. Entah kenap, jatuhnya kaki di foot step, dan posisi mengendara sangat nyaman, khususnya sejak zaman kaze.
Maret 10, 2008 at 19:43
Salam ya… ikutan ngasih pendapet ah….
HONDA IRIT (Udah ga jaman mikir gitu)
Dulu jaman super cup… produsen motor bebek kebanyakan main di mesin 2T, Honda Maen di 4T, tp kalo kita bandingin ama Binter Joy (kawasaki) Super Cup ampir sama aja borosnya.
4T VS 2T : Honda dibilang irit krn saat itu mesin motor 4T (honda) di banding dng Mesin 2T motor bebek lain, jelas honda jadi irit dong…., tp kalo kita lihat dari segi lain, mis. tenaga…., 80cc 4T ama 80cc 2t, paling outputnya cuma 1/2 mesin 2T, yg nota bene putaran mesin 2T 2X lebih tinggi dari mesin 4T, makanya minum BBM nya juga 2x lebih bnyk, nah buat nguber tenaga mesin 2T mesin 4T hrs punya cc 2x mesin 2T, yg pada akhirnya mesin 4T jadi boros juga krn cc-nya musti gede… he..he.., in exp : Honda Tiger boros mana ama F1ZR / Satria 120.., tp tu TIger bisa keder ama tu motor kecil…. kalo dah tarik2an…, jgn ngomong jarak ntar jarak jauh keuber ya……, tp kita liat dr power yg dihasilkan mesin 2T 120CC ama 4T 200CC ampir sama kan, demikian konsumsi bensinnya…juga.
Mbel:
Situ kok pinter…
Kuliyah teknik mesin apa mbengkel…
Yamaha Dkk masih junior di 4T ? (Ah Masak sih)
Kalo kita denger pendapat demikian, mungkin untuk mereka taunya kalo Yamaha Dkk. bikin moped / bebek doang, tp kalo di sononya tuh Yamaha / Suzie / Kawak bikin motor2 4T berkualitas koq kyk FZ-R / GSX-R / ZX-R dll yg semuanya mesin 4T dan bisa di katakan seimbang lawan produk2 Honda macem CBR-R, yang kalo di runut ni motor2 udah nongol dari taon 90-an bareng2 ama CBR
Mbel:
Harap maklum, Ndak Semuwa Tengkorak Ingsinya Otak…
Di Amrik motor Jepang paling kecil 400 cc.
Semuwa merek ada. Honda, Suzuki, Kawasaki, Yamaha, dan semuwa canggih-canggih kok….
Teknologi….. DOHC baru ?? Masak sih
ini juga teknologi jadul dari taon 50an udah dipake ama alfa romeo, kalo ga percaya liat deh fiat 125 taon 73, itu mesinnya udah DOHC, terus teknologi injeksi bbm udah dipake ama jerman semenjak jaman PD-II buat kapal tempurnya biar ga ko’it mesinnya kalo lagi dogfight trus muter2 ngelawan gaya gravitasi.., jadi sebenernya sih yang baru sih penerapannya aja di motor yang ada disini aja telat, jadi kerasa baru he..he…
Mbel:
Waaaahh situ pinter tenan.
Sayah jadi inget saat sayah baru kuliyah, temen sayah bangga banget sama Corolla Twin Cam nya. Dia bilang ini teknologi baru, canggih….
Saat sayah bilang, Nyang baru itu di TOYOTA mu, tapi kalok TWIN CAM, dari doloo udah ada. Lalu sayah kasih unjuk FIAT 125 di bengkel. Sayah kasih tau pulak, kalok mereka masang karbu Double Barrel. Sementara TOYOTA mingsih setandar ajah. Mangkanya FIAT bunyi knalpotnya ngepret…
Dia garuk-garuk kepala mingsih ndak percaya, sambil ngedumel…..
tp kalo mesin honda bebek sih gw sih dah bt liatnya….. dr taoon jebot ampe sekarang sama ajah……………
Mbel:
Ke…ke…ke…
Mingsih mendingan YAMAHA ngasi diasil pada silinder nya bikin licin dan ngacir….
Maret 25, 2008 at 00:51
Saya dulu pengen beli honda tiger cuman pengen gabung clubnya aja.
kalo kemampuan sih dah pasti.
tapi ya itu teknologinya bweh lawas pisan.
Tapi emang AHM-nya Indonesia emang sialan banget…Tiger dari dulu masak stereo muluk kagak ada yang mono.
Mbel:
Kalok Post nyang ini di klik orang minimal 15x sehari….
Maret 27, 2008 at 23:45
Pengalaman pribadi, nyata, dan gak dibuat2 — Sumpah, Demi Allah.
Sktr 2 thn yg. lalu gw beli suprax 125d. Alesannya simple, posisi mengendarainya lebih nyaman buat gw dibanding merek2 lain sekelasnya. Untuk MX135 — biarpun hati penginnya yang ini — bikin bagian bahu gw sakit banget kalo lama mengendarainya. tp itu bkn inti ceritanya;
Selama masa garansi, gw ngikutin prosedur untuk perawatan berkala secara gratis. Pada kedatangan ke 3 –atau 4, gw lupa. Saat ’servis besar’, pemilik bengkel AHASS yang gw datengin nawarin buat masang ring setebal krg lbh 2mm, untuk ditambahkan pada bagian bawah jok bagian belakang.
Gw heran, kenapa mesti begitu, krn selama ini kyknya bagian itu baek2 aja?
Dan ini ceritanya; pd bagian tsb, sebenarnya tidak dibikin persis seperti blue print yang diberikan pihak Hando jepang. Ring dudukan jok yang pada cetak birunya — misalnya — tertulis 5mm, dibuat oleh pihak indonesia hanya setebal 3mm. Kenapa? Biaya produksi, bos! Mgkn konsumen berpikir, ah hanya ring krg 2mm, seberapa sih harganya?
Dan justru pikiran itulah yang membuat pihak Hando indonesia berani berbuat nakal. Mrk berpikir, ah paling konsumen indonesia berpikir kurang ring 2 mm berapa sih harganya!
Tapi masalahnya, ini soal rancangan yang sdh diperhitungkan. Penambahan atau pengurangan akan mengakibatkan hal2 yg tdk dpt diprediksi.
Gw tanya lg ke engkohnya, cm produk SupraX 125D yg begitu? Terus dia cerita ttg batok lampu karisma, mesin kirana, dll (gw lupa).
Intinya, pihak indonesia kerap membuat bagian2 motor yg tdk sesuai dengan spesifikasi yg diberikan oleh pihak Jepang.
Mbel:
Entah kenapa, Karisma pada oblak semuwa di batok lampudepan-belakang.
Pokoknya brisik !!!
Kalo emang bener begitu, betapa menyedihkannya ya.
Kita, konsumen, bangsa…true sadly dan memalukan.
Btw, gw setuju dengan bro Mbel; komparasi harga dan spesifikasi barang yang kita dapatkan dari produk motor merk Honda di Indonesia mmg tidak seimbang.
We pay much for less more.
Mbel:
Itu inti Post sayah….
Padahal kadang2 gpp kok ‘We pay much but for much more’, gitu kan bro Mbel? Kayak Dream sampeyan atau cb200 saya.
Mbel:
Wadooh….
Kalok ini mah,gelap.
Namanya jugak barang langka, dan sukak pulak.
Harga ndak masalah….
Best Regards,
Vkcain
Mbel:
Makasegh, dah maen kemari….
April 24, 2008 at 13:38
Penulis neh kayanya bener bener sakit hati deh ama honda. Hahaha dulu kerja di dealer mas? atau di AHM? kena pecat gk dapat pesangon ya?

hahaha
Mbel:
Hwaaa….ka…ka…
Pagi-pagi situ kok udah ngelawak….???
April 25, 2008 at 13:59
Habis..Tulisannya kagak bisa dibedain. jadi binggung. neh tulisan lagi mo kritik honda atau menjelek jelekin konsumen honda. kritik ama menjelek-jelekkan itu tipis lo mas. kalau kritik honda motornya mahal mah gua setuju, tapi kalau konsumennya dibilang kikir mah gua kagak setuju.soalnya gua konsumen honda neh heheheh (jadi malu dibilang org kikir).
Tapi seingat gua seh penulis bilang motor honda itu mahal, seharusnya yg bisa beli honda itu org kaya donk. kalau org kikir mana sanggup beli honda, apalagi org miskin. pasti belinya motor yamaha, kan lebih murah. hahahah setuju kaga neh mas penulis?
Mbel:
Tepatnya, mongtor Honda ituh kemahalan dibanding barang nyang kita dapet….
Dengan duwit seharga Karisma, kita bisa dapet Jupiter MX…..
Got it ???
April 26, 2008 at 14:14
hm.. ceritanya jadi menarik deh. kalau duit seharga karisma bisa dapetin jupiter mx. diibaratkan makan, punya uang 20 rebu makan diretoran cuma dapat telur dadar, tapi coba makan pinggir jalan… udah dapat ayam goreng tuh. tul gk? he he he tul gk mas penulis?
April 29, 2008 at 12:53
ada yang bisa kasih tips bikin rem blakang tromol f1zr yg pake model footstep underbone jadi pakem?
Mbel:
Kalok ndak salah udah pernah dibahas di Otomotip.
Persoalannya adalah jarak nyang menjadi pendek lantaran Foot Step mundur.
Cobak klem setelan yang di tromol, dimajuin 3 ato 4 klik, sehingga tuas dapet narik lebih kenyang….
April 30, 2008 at 13:05
Sean Berkata:
April 26, 2008 at 2:14 pm
hm.. ceritanya jadi menarik deh. kalau duit seharga karisma bisa dapetin jupiter mx. diibaratkan makan, punya uang 20 rebu makan diretoran cuma dapat telur dadar, tapi coba makan pinggir jalan… udah dapat ayam goreng tuh. tul gk? he he he tul gk mas penulis?
hiks hiks hiks gua anak tiri neh..
becanda
dicukein kagak dijawab
jangan rasis donk mas penulis
Mbel:
Bukan dicuekin.
Cuman sayah merasa jawaban sayah cukup.
April 30, 2008 at 13:16
kira kira enakan makan dimana ya? punya uang 20 rebu makan di pinggir jalan udah dapat ayam goreng, sementara makan direstoran cuma dapat telur ayam doank

)
(lebih bersih) sama juga beli motor, kagak mau yg murahan kaya jupiter mx
biar mahal yg penting bagus n terkenal
Nah ini neh alasan gua beli honda. Bukan karna kikir…Got it
Jadi Si Mas penulis jangan cepat ambil keputusan donk dengan pikiran yang pendek.
Yah kalau ngomongin hondanya gua cuek aja, tapi kalau konsumennya mah itu Si Masnya salah n harus minta maaf (cuma saran lo, itupun kalau si Mas merasa bersalah
Bukan sombong lo ya, gua gk pernah mo makan diwarung pinggir jalan, biar mahal gua makan direstoran
Got is Boss? gua bukan orang kikir tapi orang kaya
) hahaha gk kaya amat seh, tapi masih lebih kaya dari penulis deh
) yg beli jupiter mx
Mbel:
Baca doloo nyang bener.
Sayah ndak mbeli Jupiter MX.
April 30, 2008 at 15:20
Mas Mbel mau minta sarannya, New Shogun 125 RR tu bayak masalah gak sih?soale sy mau beli, maklm motor pertama so banyak pertimbangan, tp bwt dipake bukan untuk dijual lagi, he he he
Mbel:
Sepanjang nyang sayah tau, fine-fine ajah.
Lagee kalok situ sukak pecicilan, mongtor ini kenceng jugak. Khususnya ditarikan awal…
April 30, 2008 at 15:45
Pak Mbel…salut sama koment2nya n postingannya….keliatan banget kalo manusia satu ini punya intelektualitas yang ga main2.
Saya dah pernah nyoba 3 merek jepang yang ada. Tahun 2003 saya punya Karisma…baru pake 2 tahun saya jual. Punya lagi yamaha mio…asik..cuma borosnya ga ketulungan. Nah baru-baru ini pake suzuki skywave…kaeknya ga mo pindah2 lagi lah…apalagi kl inget dulu pk karisma. moso mo isi bensin ra iso buka jok, gara2 kunci macet…anehh…bikin produk kok mahal doang kualitas jeprut…
Mbel:
Walah….
Situ muji sayah kok kebangetan.
Sayah itu orang biyasa-biyasa sajah. Orang nyang pas-pasan ajah.
(mangsudnya, pas pengen mbeli Spin, bisa. Pas pengen mbeli Mio jugak bisa….)
Memang Mio boros banget.

Sayah jugak punya udah setaon ini kilometernya belom jugak 5000
Gara-gara kemaruk pengen mengakuisisi plat nomer
Belom lagee larinya memble banget.
Beda banget sama Spin sayah nyang bisa bejaban sama mongtor “bebek” nyang katanya irit banget ituh…..
Mei 2, 2008 at 10:08
mas mbel saya gak suka pecicilan..he he he
sukanya safety ajah, saya suka jalan-jalan jauh pke motor, cocok ga new shogun 125 rr bwt hobi saya itu
Mbel:
Kalok emang sukak jalan jawuh, rasanya versi sport (laki) lebih cocok degh…
Tapi kalok males pegel ngopling, mongtor bakal pilihan situ udah bagus.
Mei 3, 2008 at 10:14
mas mbel makasih sarannya, mantep dah ngambil shogun bulan depan, he he he
ga ngambil motor laki karena sesuai dana yg saya punya pilihannya cuma thunder 125 yg ada, saya ga gt suka model+mesinnya, lagian tinggi saya cuman 162 ntar takut keliatan aneh aja..he he he
Mbel:
Ya, semoga ndak salah pilih.
selamat berbelanja….
Mei 4, 2008 at 22:11
Mbel:
Baca doloo nyang bener.
Sayah ndak mbeli Jupiter MX.
Beli kagak beli mah kagak penting. Yang penting kan pikirannya. Emang pikiran orang yang banyak duit ama yg gk berduit itu beda. Jadi jelas deh disini, sapa yg kikir ha..ha..ha
Mbel:
…..
Juni 3, 2008 at 14:24
kenapa ahm ngirit mengumbar teknologi maju ?
inti semua adalah berjualan..harus untung
dan apa yg dijual disukai orang…
Mbel:
Apes dah, kalok AHM prinsipnya begenee….
kalo honda mengeluarkan motor mesin canggih maka yg perlu dilihat dan dihitung adalah :

- apakah orang akan suka akan teknologi yang canggih ?…. suka dalam arti krn canggih, maka akan lebih sedikit keterampilan yg dimiliki sendiri oleh pemilik dlm memperbaiki kendaraannya, beda kalo teknologi masih gitu2 aja..pede aja lagi bongkar mesin…
Mbel:
Mau tak mau Honda pasti akan kesana.
Udah ditinggal sama Suzi sama Yami, tuh….
- jaringan distribusi ahm dan bengkel paling luas di indonesia, kalo ngeluarin motor canggih, artinya, harus mengeluarkan biaya cukup tinggi untuk men-training para mekanik, krn sebagai pelayan pelanggan, mereka harus mampu dan bisa menangani semua produk honda
Mbel:
Nyang inih ada benernya, dan pernah sayah denger sendiri dari orang AHM di Sunter.
- suka nggak suka honda adalah pemain pertama motor 4 tak, dan secara teknis 4 tak memang lebih irit dibanding 2 tak, krn itulah branding honda harus tetap sama dari tahun ke tahun, sbg motor irit…
Mbel:
Mangsudnya ???
Kalok di Indon, bisa jadi iya.
Tapi di level internasional, ndak tuh.
Dari dulu Yami dan Suzi jugak mbikin 4 tak.
Setau sayah, soal 2 tak inih sampai dengan 250 cc mingsih epektip kok.
Liyat ajah di Moto GP. Balap 250 cc mingsih 2 tak, kan ???
Produsen mongtor di Italy jugak mingsih mbuwat nyang 2 tak. Meski ndak ketutup kemungkinan mereka suwatu saat akan beralih jugak.
-dan jangan lupa, banyak juga yg membeli honda krn mereka punya mobil merk honda juga, coba liat apakah yg punya mobil suzuki membeli motor suzuki juga ?…kek nya jarang deh…
Mbel:
Kalok nyang inih ndak nyambung.
Sama sekali ndak ada korelasinya.
Cobak situh pikir-pikir lagee….
Juni 4, 2008 at 12:54
-dan jangan lupa, banyak juga yg membeli honda krn mereka punya mobil merk honda juga, coba liat apakah yg punya mobil suzuki membeli motor suzuki juga ?…kek nya jarang deh…
Mbel:
Kalok nyang inih ndak nyambung.
Sama sekali ndak ada korelasinya.
Cobak situh pikir-pikir lagee….
meneer :
hanya sebuah opini aja mas bro…
bahwa branding motor honda sudah melekat disemua orang, terutama pada yg berusia 35 keatas, dimana diusia2 mereka remaja, honda satu2nya sepeda motor yang bisa diandalkan…
saat mereka sekarang memiliki mobil atau mempunyai anak (yg akan dibelikan sepeda motor) ada semacam kaitan emosional dalam hal merk…
suzuki dan yamaha saat ini sudah bagus dalam upaya memberi branding, terbukti yamaha dg mio nya yg direspon sangat bagus …
disini kita bisa meliat, walau honda mengeluarkan matic vario, tetap tidak akan bisa mengubah opini orang bahwa matic paling bagus adalah mio, agak susah ..udah jadi cap abadi, spt halnya bebek dgn hondanya…
tentu hal ini akan berubah sejalan dengan berganti generasi ke generasi…
Mbel:
Hmmm….
Begetoo, yak ???
Sayah segh ndak ngaruh merek, segh…
Spin sayah make, Mio jugak, Kanzen jugak
Juni 5, 2008 at 08:02
Yah semua boleh komentar macem2 deh, soal Honda menjual teknologi lama, saya setuju itu sebagai pembodohan konsumen, dan juga penurunan kualitas yg jauh menurun sejak th1990…itu saya alami sendiri, mulai CB350 1968, CB200 1976, CB100 1976, Astrea 800 1984, GL Pro 1994, Grand Impressa 1996, Tiger 2000, semua pernah saya coba, saya pakai sehari-hari, dan yg bertahan smp skr tinggal CB350, CB200, CB100, GL Pro 1994…Astrea 800 dijual krn ada yg pengen…Grand Impressa&Tiger dijual krn kondisi mesin yg ringkih& terlalu banyak masalah yg merembet, beruntung saya sedikit tahu mesin, sedikit diperbaiki, bisa terjual dg harga ga jatuh2 amat…
Klo mau jujur, bahan metal mesin Honda th1990 kebawah jauh lebih bagus drpd th1990 keatas…dan perkembangan teknologinya ga ada yang signifikan, dr jaman C70-Karisma, CB100-Tiger sama aja gitu2 aja…
yang aneh kenapa teknologi mesin CB200/350 yang twin ga dihidupkan lagi sama Honda Indonesia ?
padahal itu selangkah lebih maju daripada Tiger Revo sekalipun…
Untuk para pengguna Honda tahun muda, jangan antipati dulu sama postingan ini, karena ini kenyataan…trimakasih…
Mbel:
Hwaaa….ka…ka…
Inih komen paling ciamik nyang pernah mangslup da Post inih.
Orang nyang komen begenee memang nyeng bener-bener ngikutin perkembangan mongtor HONDA di Indon khususnya.
sayah jugak punya HONDA DREAM CB 250 1968 nyang mingsih sayah simpen sampe sekarang, abang sayah pernah punya ASTRA 90 taon 74, dan diikuti CB 100 gelatik 75, C 70 taon 76, Astrea 800, Sayah pemakai GL PRO 83 generasi pertama nyang kiproknya bosok sehingga aki meleduk melulu, punya Astrea Star 93.
Semoga ajah Honda kembali jaya…
Juni 6, 2008 at 07:20
Yah sebenarnya bukan pengikut perkembangan kok bro Mbel, wong saya sendiri sama CB saya tuaan CB saya, cuma memang motor pertama sampe terbaru saya ya diurutan itu, meskipun beli secondhand (kecuali Astrea800,Impressa&Tiger), tp ngrasain numpak semua itu sehari2…jadi bisa komentar…
Lucunya yg beli secondhand malah awet2 aja, sementara yg baru (khususnya Tiger) lumayan sering kebengkel (AHASS lho)…
BTW bro Mbel, klo bosen sama Dreamnya, sy tertarik tuh, hehehe…
Mbel:
Dream sayah ndak lengkap. Meski sekarang idup dan isa jalan.
Sayah mbelinya dalem karung, tinggal Tanki, Engine, chassis.
Memang sayah mbeli justru karena sanagt jarang yaitu 250 cc.
Kalok nyang 200 udah jamak.
Tempo hari ditawar temen adik sayah 7.5 juta ndak sayah kasih.
Mingsih eman-eman. Soale pas mbeli rongsoknya 2.5 juta. Terus dandan abis 7 juta.
Kalok email situh valid, ntar tak kirim pict nya.
Juni 7, 2008 at 00:54
Email sy valid bro Mbel…boleh tuh minta pictnya…tak tunggu ya bro Mbel…
Mbel:
Cobak situh cek Sabtu sore ato Minggu.
Soalnya ituh mongtor belom tak sotrek…
Juni 9, 2008 at 14:07
Sampeyan semua apa belum sadar bahwa divisi desain casing dan stripping AHM itu paling unggul seindonesia raya …. mengalahkan divisi engineeringnya permesinannya.
Mbel:
Masaollooo…..
Juni 9, 2008 at 17:34
Pak Mbel….the expert one….ditunggu banget review honda beatnya. Bukan karena mo beli, tapi mo ta’ bandingin harganya sama yang lain. Biar keliatan n jadi bukti otentik kalo AHM emang kerjanya ngebohongin konsumen yang belum tau “more price, less value”. Dugaan saya pasti harganya di atas Mio. Mudah-mudahan bener neh dugaan saya.
Salam
Mbel:
Situh ndak salah.
Seperti biyasa, HONDA PASTI LEBIH
UNGGULMAHALJuni 11, 2008 at 08:50
Woiii..
Emang bener kayaknya 5 tahun belakangan ini pamor “Sayap” kalah bersaing dengan “3Garpu Tala”.
Buat Tetua-tetua cocoknya ke Honda, tapi buat anak muda emang mantapnya ke “3Garpu Tala”
Tapi tetep aja gw milih Hercules, Samson… soalnya bisa muat banyak, ngangkut hasil bumi, proyek, ngojek juga muat banyak
haha
dabs…ente orang???
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah mbeli nyang gesit, ndak jadul, harga ndak kemahalan…
Juni 12, 2008 at 16:37
kalo menurut gw sie :
mo irit honda
mo tampil gaya yamaha
mo mesin bandel suzuki
mo kenyamanan kawasaki
mo murah mocin
soal irit beti (beda tipis)
mo kenceng ya 2 tak, king ato ninja
tinggal cara pemakaian dan kebutuhan masing2 orang.
gitu bro…asal hati senang no problemo
Mbel:
Mau nyang laen daripada nyang laen, naek mongtor kuno.
Mau nyang bergengsi, naek Harley….
Juli 13, 2008 at 10:28
HONDA CULUN ABIS,GW PUNYA SHOGUN 97 SAMPE SEKARANG MSH AWET TENAGANYA JUGA MASIH BISA KENCENG.MALAH KARANG GW PAKE SMASH 06 OKE JUGA.POKOKNYA MOTOR MAH SUZUKI DOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOONKKKKKKK…………
Juli 29, 2008 at 14:31
ahhh, jd bingung…
sy mw beli motor nih *kredit, hehe*
pgnnya sih supra fit *honda ituh*
soalnya dananya mencakup sgitu
Mbel:
Dengan dana nyang cuman segitu, mending mbeli Jupiter Z.
Sayah jamin situh dapet mongtor dengan harga relatip sama, tapi dapet mongtor nyang Handling nya lebih sip.
Kalok situh ndak percaya, cobak ajah doloo punya temen nyang make Jupie, dan rasakeun bedanya….
Belom lagee onderdil Fast Moving nya lebih terjangkau….
ada usul lain nda? soalnya dr keluarga honda minded nih…
Mbel:
Udah ndak jaman cuman kenal satu merek
tp jgn sarankan saia motor cina yak, soalnya susah suku cadang & serpisnya
honda, yamaha, suzuki aja ya…
Mbel:
Sayah jugak punya Kanzen Kelana 2006, nyang notabene Clonning dari Supra Fit. Selama inih okeh-okeh ajah tuh….
tenkyu
*lho, mala konsultasi, hehe*
Mbel:
Ndak papa.
Blog inih jugak nrima konsultasi seks, kok….
Mau ???
Agustus 3, 2008 at 03:17
wah salah dink, fit x bukan supra fit, dtulis smbil ngantuk keknya yg ituh
hehe
walah, mala mnawarkan jasa konsultasi yg lain
nda mw ah
Mbel:
situh ngapain orgasme da siniiiiihh….???
Agustus 4, 2008 at 23:26
Panjenengan niku kok lucu and aneh2 wae mbah! eh Om.
Kalo main seks diatas motor, bisa ngrusak kesehatan orangnya atau motornya ? atau malah nyehatin orang and motornya ? Hayo jawab !
tapi lucu Mbah eh Om ding. MATUR NUWUN !
Mbel:
Weee….
Lha kok situh ketawa ajah kok ketinggalan….
Silakeun dipuwas-puwaskeun mbaca semuwa post da sinih.
Kalok udah, silakeun di lanjoot di level berikutnya….
Agustus 18, 2008 at 22:24
belajar ngomong bahasa indonesia dulu deh, lu pikir cyberworld ini pemda jateng? jawa norak

Mbel:
Situh mbukak internet basa Sunda ajah, napa ???
Ndak ada nyang bagus, yah ???
Kasiman banget sama situh.
Nyuci HONDA jadul sajah, sanah !!!
Agustus 22, 2008 at 17:33
hihihi… lucu juga ya komment-2nya orang-orang ini pada, ada aja yang ngawur ngomongnya.
Btw, salut deh buat mbelgedez, turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Coba kalo para mania HONDA ini bisa berfikir lebih obyektif dan MAU membuka diri, pastilah penjualan HONDA akan jatuh drastis, DIJAMIN!
Selamat membuka wacana wahai konsumen otomotif Indonesia.
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah bisa maklumin nyang komen nya aneh-aneh.
Biyasanya mereka anak kemaren sore nyang begetoo lahir jebrol ngertinya Honda bebek, baru bisa nadahin tangan mintak uwang buwat mbeli bengsin,….
Salam kenal buat mbelgedez.
Dari GN-Down.
Mbel:
Salam kenal kembali….
Agustus 27, 2008 at 20:52
mboh ra peduli!
penting wed nduwe motor
Agustus 27, 2008 at 20:55
tenanan po duk e!?
padune w g nduwe montor tho?
Agustus 27, 2008 at 21:00
di sukidi aneh aneh wae!
kurang gawean piye?
Agustus 27, 2008 at 21:02
di w kok ngelokne awakmu dewe?!
streess piye w?
Agustus 27, 2008 at 21:05
yo ben tho?
tiwas ngelokne wong liyo
luweh apik ngelokne awake dewe
Agustus 27, 2008 at 21:06
mboh wes karepmu
Agustus 27, 2008 at 21:08
wakakakakakakakakakkaka
Mbel:
Aseli sayah ndak ngerti sama mangsud situh kok gonta-ganti nama.
Mungkin mangsudnya biyar seolah-olah kaliyan berduwa adalah duwa orang nyang berbeda, getoo yak ???
Agustus 29, 2008 at 22:48
ora iii paling w ngapusi
pancen w kuwei ngapusian
Mbel:
Masoolloo……
Situh nyampah ndak kira-kira……
Agustus 29, 2008 at 22:49
# timbang_timbang Berkata:
Agustus 22, 2008 at 5:33 pm
hihihi… lucu juga ya komment-2nya orang-orang ini pada, ada aja yang ngawur ngomongnya.
Btw, salut deh buat mbelgedez, turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Coba kalo para mania HONDA ini bisa berfikir lebih obyektif dan MAU membuka diri, pastilah penjualan HONDA akan jatuh drastis, DIJAMIN!
Selamat membuka wacana wahai konsumen otomotif Indonesia.
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah bisa maklumin nyang komen nya aneh-aneh.
Biyasanya mereka anak kemaren sore nyang begetoo lahir jebrol ngertinya Honda bebek, baru bisa nadahin tangan mintak uwang buwat mbeli bengsin,….
Salam kenal buat mbelgedez.
Dari GN-Down.
Mbel:
Salam kenal kembali….
# paijo Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:52 pm
mboh ra peduli!
penting wed nduwe motor
# sukidi Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:55 pm
tenanan po duk e!?
padune w g nduwe montor tho?
# sukidi Berkata:
Agustus 29, 2008 at 22:50
Mbel:
Aseli sayah ndak ngerti sama mangsud situh kok gonta-ganti nama.
Mungkin mangsudnya biyar seolah-olah kaliyan berduwa adalah duwa orang nyang berbeda, getoo yak ???
Agustus 29, 2008 at 22:52
Pembeli mongtor Honda ndak peduli dengan teknologi.
Model apa sajah nyang dibuwat oleh Honda pasti dibeli, peduli setan itu produk mesinnya jadul, cuma ganti casing dowank ato cuman stripping Sticker nya nyang baru (Honda menyebutnya Stripping dinamis, sayah menyebutnya norak…). Padahal, dengan mesin jadul begetoo mestinya Honda bisa njuwal dengan harga nyang jawuh lebih murah daripada kompetitornya, Bukankah mesin jadul ndak perlu riset lagi ? Alias, biaya riset mesin nyaris Rp 0,- ???
2. Pembeli mongtor Honda kebanyakan lewat kredit,
Itulah sebabnya mereka membeli mongtor nyang image iritnya kental, (meskipun pada kenyataannya ndak slalu demikieun), sebab sisa dana nyang dimilikinya adalah untuk mbeli bengsin. Itulah sebabnya, bila pemerintah menaikkeun harga bengsin, pemilik motor inilah nyang tereaknya paling keras. Harap maklum, kawatir ndak isa mbayar cicilan bulanannya….
3. Pembeli mongtor Honda bukan seorang penikmat berkendara.
Artinya, bener-bener menganggap mongtor sebagai alat transport, bukan soal kenyamanan, teknis operasional nyang njelimet, ato canggihnya sesuwatu di motor tunggangannya. Pokoknya nyampe tujuan, alon-alon asal kelakon. (Sebuwah falsafah nyang ngawur sekalee dijaman nyang serba cepat ini. Mestinya diganti dengan Cepet-cepet tur slamet).
4. Image harga bekas Honda nyang tinggi.
Nah, ini dia…. karena mongtor dibeli dengan kredit, pembeli motor Honda selalu berharap mongtor bekasnya kelak laku dijuwal dengan harga tinggi, jadi ndak rugi-rugi amat lah… (kan mbelinya kredit…..)
5. Selalu merasa Honda lebih awet dari mongtor lain.
Padahal, keawetan semua jenis kendaraan sangat tergantung pada duwa hal, yaitu pola mengemudi dan perawatan berkala. Mongtor apapun kalok mbawanya ugal-ugalan pastinya juga ancur. Apalagi mengabaikan nyang namanya perawatan….
Nah, empat hal diatas itulah nyang membuat sayah mengambil kesimpulan judul diatas.
Kamus:
Njelimet = Rumit.
Alon-alon asal kelakon = Pelan-pelan asal sampai (terjalani)
Cepet-cepet tur slamet= Cepat-cepat dan selamat.
143 Tanggapan to “PEMILIK HONDA = ORANG KIKIR”
1. dewo Berkata:
September 11, 2007 at 8:18 am
Hehehe… provokatif sekali.
Mbel:
Hah ???
Masa seehh ….???
Itu yang bilang para pakar dalam bidangnya loh…
Yaitu, para montir dan Sales AHASS, mereka bilang penjualan terbesar memang lewat jalur kredit. Bukan pembelian secara Cash.
Saya kan cuma penyambung lidah rakyat….
2. caplang™ Berkata:
September 11, 2007 at 8:36 am
apa iya selalu seperti itu?
saya memilih berdasarkan kemampuan dan kebutuhan
ga pernah fanatik ke satu merk
apa yg cocok buat dompet
Mbel:
Saya sama dengan sampean.
Lebih sip lagi dikembangkan menjadi, Dengan kemampuan yang ada, bisa mendapatkan produk yang secara teknologi lebih maju.
Setuju ???
3. Ferry ZK Berkata:
September 11, 2007 at 8:49 am
hehehe sebelum jupie mx gw malah bawa legenda, butan coz merek na tp tergantung situasi, yang pertama coz modal cekak yang kedua coz tongkrongan garang tp sesuai kantong bozzz…
Gitu aja kok repot hi… hi…# Tukirah Berkata:
Juni 11, 2008 at 8:50 am
Woiii..
Emang bener kayaknya 5 tahun belakangan ini pamor “Sayap” kalah bersaing dengan “3Garpu Tala”.
Buat Tetua-tetua cocoknya ke Honda, tapi buat anak muda emang mantapnya ke “3Garpu Tala”
Tapi tetep aja gw milih Hercules, Samson… soalnya bisa muat banyak, ngangkut hasil bumi, proyek, ngojek juga muat banyak
haha
dabs…ente orang???
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah mbeli nyang gesit, ndak jadul, harga ndak kemahalan…
# jamboel Berkata:
Juni 12, 2008 at 4:37 pm
kalo menurut gw sie :
mo irit honda
mo tampil gaya yamaha
mo mesin bandel suzuki
mo kenyamanan kawasaki
mo murah mocin
soal irit beti (beda tipis)
mo kenceng ya 2 tak, king ato ninja
tinggal cara pemakaian dan kebutuhan masing2 orang.
gitu bro…asal hati senang no problemo
Mbel:
Mau nyang laen daripada nyang laen, naek mongtor kuno.
Mau nyang bergengsi, naek Harley….
# EKO PAMBUDI Berkata:
Juli 13, 2008 at 10:28 am
HONDA CULUN ABIS,GW PUNYA SHOGUN 97 SAMPE SEKARANG MSH AWET TENAGANYA JUGA MASIH BISA KENCENG.MALAH KARANG GW PAKE SMASH 06 OKE JUGA.POKOKNYA MOTOR MAH SUZUKI DOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOONKKKKKKK…………
# anggi Berkata:
Juli 29, 2008 at 2:31 pm
ahhh, jd bingung…
sy mw beli motor nih *kredit, hehe*
pgnnya sih supra fit *honda ituh*
soalnya dananya mencakup sgitu
Mbel:
Dengan dana nyang cuman segitu, mending mbeli Jupiter Z.
Sayah jamin situh dapet mongtor dengan harga relatip sama, tapi dapet mongtor nyang Handling nya lebih sip.
Kalok situh ndak percaya, cobak ajah doloo punya temen nyang make Jupie, dan rasakeun bedanya….
Belom lagee onderdil Fast Moving nya lebih terjangkau….
ada usul lain nda? soalnya dr keluarga honda minded nih…
Mbel:
Udah ndak jaman cuman kenal satu merek
tp jgn sarankan saia motor cina yak, soalnya susah suku cadang & serpisnya
honda, yamaha, suzuki aja ya…
Mbel:
Sayah jugak punya Kanzen Kelana 2006, nyang notabene Clonning dari Supra Fit. Selama inih okeh-okeh ajah tuh….
tenkyu
*lho, mala konsultasi, hehe*
Mbel:
Ndak papa.
Blog inih jugak nrima konsultasi seks, kok….
Mau ???
# asri Berkata:
Agustus 3, 2008 at 3:17 am
wah salah dink, fit x bukan supra fit, dtulis smbil ngantuk keknya yg ituh
hehe
walah, mala mnawarkan jasa konsultasi yg lain
nda mw ah
Mbel:
situh ngapain orgasme da siniiiiihh….???
# Keponakanmu Berkata:
Agustus 4, 2008 at 11:26 pm
Panjenengan niku kok lucu and aneh2 wae mbah! eh Om.
Kalo main seks diatas motor, bisa ngrusak kesehatan orangnya atau motornya ? atau malah nyehatin orang and motornya ? Hayo jawab !
tapi lucu Mbah eh Om ding. MATUR NUWUN !
Mbel:
Weee….
Lha kok situh ketawa ajah kok ketinggalan….
Silakeun dipuwas-puwaskeun mbaca semuwa post da sinih.
Kalok udah, silakeun di lanjoot di level berikutnya….
# kiss my ass Berkata:
Agustus 18, 2008 at 10:24 pm
belajar ngomong bahasa indonesia dulu deh, lu pikir cyberworld ini pemda jateng? jawa norak
Mbel:
Situh mbukak internet basa Sunda ajah, napa ???
Ndak ada nyang bagus, yah ???
Kasiman banget sama situh.
Nyuci HONDA jadul sajah, sanah !!!
# timbang_timbang Berkata:
Agustus 22, 2008 at 5:33 pm
hihihi… lucu juga ya komment-2nya orang-orang ini pada, ada aja yang ngawur ngomongnya.
Btw, salut deh buat mbelgedez, turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Coba kalo para mania HONDA ini bisa berfikir lebih obyektif dan MAU membuka diri, pastilah penjualan HONDA akan jatuh drastis, DIJAMIN!
Selamat membuka wacana wahai konsumen otomotif Indonesia.
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah bisa maklumin nyang komen nya aneh-aneh.
Biyasanya mereka anak kemaren sore nyang begetoo lahir jebrol ngertinya Honda bebek, baru bisa nadahin tangan mintak uwang buwat mbeli bengsin,….
Salam kenal buat mbelgedez.
Dari GN-Down.
Mbel:
Salam kenal kembali….
# paijo Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:52 pm
mboh ra peduli!
penting wed nduwe motor
# sukidi Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:55 pm
tenanan po duk e!?
padune w g nduwe montor tho?
# sukidi Berkata: # Tukirah Berkata:
Juni 11, 2008 at 8:50 am
Woiii..
Emang bener kayaknya 5 tahun belakangan ini pamor “Sayap” kalah bersaing dengan “3Garpu Tala”.
Buat Tetua-tetua cocoknya ke Honda, tapi buat anak muda emang mantapnya ke “3Garpu Tala”
Tapi tetep aja gw milih Hercules, Samson… soalnya bisa muat banyak, ngangkut hasil bumi, proyek, ngojek juga muat banyak
haha
dabs…ente orang???
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah mbeli nyang gesit, ndak jadul, harga ndak kemahalan…
# jamboel Berkata:
Juni 12, 2008 at 4:37 pm
kalo menurut gw sie :
mo irit honda
mo tampil gaya yamaha
mo mesin bandel suzuki
mo kenyamanan kawasaki
mo murah mocin
soal irit beti (beda tipis)
mo kenceng ya 2 tak, king ato ninja
tinggal cara pemakaian dan kebutuhan masing2 orang.
gitu bro…asal hati senang no problemo
Mbel:
Mau nyang laen daripada nyang laen, naek mongtor kuno.
Mau nyang bergengsi, naek Harley….
# EKO PAMBUDI Berkata:
Juli 13, 2008 at 10:28 am
HONDA CULUN ABIS,GW PUNYA SHOGUN 97 SAMPE SEKARANG MSH AWET TENAGANYA JUGA MASIH BISA KENCENG.MALAH KARANG GW PAKE SMASH 06 OKE JUGA.POKOKNYA MOTOR MAH SUZUKI DOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOONKKKKKKK…………
# anggi Berkata:
Juli 29, 2008 at 2:31 pm
ahhh, jd bingung…
sy mw beli motor nih *kredit, hehe*
pgnnya sih supra fit *honda ituh*
soalnya dananya mencakup sgitu
Mbel:
Dengan dana nyang cuman segitu, mending mbeli Jupiter Z.
Sayah jamin situh dapet mongtor dengan harga relatip sama, tapi dapet mongtor nyang Handling nya lebih sip.
Kalok situh ndak percaya, cobak ajah doloo punya temen nyang make Jupie, dan rasakeun bedanya….
Belom lagee onderdil Fast Moving nya lebih terjangkau….
ada usul lain nda? soalnya dr keluarga honda minded nih…
Mbel:
Udah ndak jaman cuman kenal satu merek
tp jgn sarankan saia motor cina yak, soalnya susah suku cadang & serpisnya
honda, yamaha, suzuki aja ya…
Mbel:
Sayah jugak punya Kanzen Kelana 2006, nyang notabene Clonning dari Supra Fit. Selama inih okeh-okeh ajah tuh….
tenkyu
*lho, mala konsultasi, hehe*
Mbel:
Ndak papa.
Blog inih jugak nrima konsultasi seks, kok….
Mau ???
# asri Berkata:
Agustus 3, 2008 at 3:17 am
wah salah dink, fit x bukan supra fit, dtulis smbil ngantuk keknya yg ituh
hehe
walah, mala mnawarkan jasa konsultasi yg lain
nda mw ah
Mbel:
situh ngapain orgasme da siniiiiihh….???
# Keponakanmu Berkata:
Agustus 4, 2008 at 11:26 pm
Panjenengan niku kok lucu and aneh2 wae mbah! eh Om.
Kalo main seks diatas motor, bisa ngrusak kesehatan orangnya atau motornya ? atau malah nyehatin orang and motornya ? Hayo jawab !
tapi lucu Mbah eh Om ding. MATUR NUWUN !
Mbel:
Weee….
Lha kok situh ketawa ajah kok ketinggalan….
Silakeun dipuwas-puwaskeun mbaca semuwa post da sinih.
Kalok udah, silakeun di lanjoot di level berikutnya….
# kiss my ass Berkata:
Agustus 18, 2008 at 10:24 pm
belajar ngomong bahasa indonesia dulu deh, lu pikir cyberworld ini pemda jateng? jawa norak
Mbel:
Situh mbukak internet basa Sunda ajah, napa ???
Ndak ada nyang bagus, yah ???
Kasiman banget sama situh.
Nyuci HONDA jadul sajah, sanah !!!
# timbang_timbang Berkata:
Agustus 22, 2008 at 5:33 pm
hihihi… lucu juga ya komment-2nya orang-orang ini pada, ada aja yang ngawur ngomongnya.
Btw, salut deh buat mbelgedez, turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Coba kalo para mania HONDA ini bisa berfikir lebih obyektif dan MAU membuka diri, pastilah penjualan HONDA akan jatuh drastis, DIJAMIN!
Selamat membuka wacana wahai konsumen otomotif Indonesia.
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah bisa maklumin nyang komen nya aneh-aneh.
Biyasanya mereka anak kemaren sore nyang begetoo lahir jebrol ngertinya Honda bebek, baru bisa nadahin tangan mintak uwang buwat mbeli bengsin,….
Salam kenal buat mbelgedez.
Dari GN-Down.
Mbel:
Salam kenal kembali….
# paijo Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:52 pm
mboh ra peduli!
penting wed nduwe motor
# sukidi Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:55 pm
tenanan po duk e!?
padune w g nduwe montor tho?
# sukidi Berkata: # Tukirah Berkata:
Juni 11, 2008 at 8:50 am
Woiii..
Emang bener kayaknya 5 tahun belakangan ini pamor “Sayap” kalah bersaing dengan “3Garpu Tala”.
Buat Tetua-tetua cocoknya ke Honda, tapi buat anak muda emang mantapnya ke “3Garpu Tala”
Tapi tetep aja gw milih Hercules, Samson… soalnya bisa muat banyak, ngangkut hasil bumi, proyek, ngojek juga muat banyak
haha
dabs…ente orang???
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah mbeli nyang gesit, ndak jadul, harga ndak kemahalan…
# jamboel Berkata:
Juni 12, 2008 at 4:37 pm
kalo menurut gw sie :
mo irit honda
mo tampil gaya yamaha
mo mesin bandel suzuki
mo kenyamanan kawasaki
mo murah mocin
soal irit beti (beda tipis)
mo kenceng ya 2 tak, king ato ninja
tinggal cara pemakaian dan kebutuhan masing2 orang.
gitu bro…asal hati senang no problemo
Mbel:
Mau nyang laen daripada nyang laen, naek mongtor kuno.
Mau nyang bergengsi, naek Harley….
# EKO PAMBUDI Berkata:
Juli 13, 2008 at 10:28 am
HONDA CULUN ABIS,GW PUNYA SHOGUN 97 SAMPE SEKARANG MSH AWET TENAGANYA JUGA MASIH BISA KENCENG.MALAH KARANG GW PAKE SMASH 06 OKE JUGA.POKOKNYA MOTOR MAH SUZUKI DOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOONKKKKKKK…………
# anggi Berkata:
Juli 29, 2008 at 2:31 pm
ahhh, jd bingung…
sy mw beli motor nih *kredit, hehe*
pgnnya sih supra fit *honda ituh*
soalnya dananya mencakup sgitu
Mbel:
Dengan dana nyang cuman segitu, mending mbeli Jupiter Z.
Sayah jamin situh dapet mongtor dengan harga relatip sama, tapi dapet mongtor nyang Handling nya lebih sip.
Kalok situh ndak percaya, cobak ajah doloo punya temen nyang make Jupie, dan rasakeun bedanya….
Belom lagee onderdil Fast Moving nya lebih terjangkau….
ada usul lain nda? soalnya dr keluarga honda minded nih…
Mbel:
Udah ndak jaman cuman kenal satu merek
tp jgn sarankan saia motor cina yak, soalnya susah suku cadang & serpisnya
honda, yamaha, suzuki aja ya…
Mbel:
Sayah jugak punya Kanzen Kelana 2006, nyang notabene Clonning dari Supra Fit. Selama inih okeh-okeh ajah tuh….
tenkyu
*lho, mala konsultasi, hehe*
Mbel:
Ndak papa.
Blog inih jugak nrima konsultasi seks, kok….
Mau ???
# asri Berkata:
Agustus 3, 2008 at 3:17 am
wah salah dink, fit x bukan supra fit, dtulis smbil ngantuk keknya yg ituh
hehe
walah, mala mnawarkan jasa konsultasi yg lain
nda mw ah
Mbel:
situh ngapain orgasme da siniiiiihh….???
# Keponakanmu Berkata:
Agustus 4, 2008 at 11:26 pm
Panjenengan niku kok lucu and aneh2 wae mbah! eh Om.
Kalo main seks diatas motor, bisa ngrusak kesehatan orangnya atau motornya ? atau malah nyehatin orang and motornya ? Hayo jawab !
tapi lucu Mbah eh Om ding. MATUR NUWUN !
Mbel:
Weee….
Lha kok situh ketawa ajah kok ketinggalan….
Silakeun dipuwas-puwaskeun mbaca semuwa post da sinih.
Kalok udah, silakeun di lanjoot di level berikutnya….
# kiss my ass Berkata:
Agustus 18, 2008 at 10:24 pm
belajar ngomong bahasa indonesia dulu deh, lu pikir cyberworld ini pemda jateng? jawa norak
Mbel:
Situh mbukak internet basa Sunda ajah, napa ???
Ndak ada nyang bagus, yah ???
Kasiman banget sama situh.
Nyuci HONDA jadul sajah, sanah !!!
# timbang_timbang Berkata:
Agustus 22, 2008 at 5:33 pm
hihihi… lucu juga ya komment-2nya orang-orang ini pada, ada aja yang ngawur ngomongnya.
Btw, salut deh buat mbelgedez, turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Coba kalo para mania HONDA ini bisa berfikir lebih obyektif dan MAU membuka diri, pastilah penjualan HONDA akan jatuh drastis, DIJAMIN!
Selamat membuka wacana wahai konsumen otomotif Indonesia.
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah bisa maklumin nyang komen nya aneh-aneh.
Biyasanya mereka anak kemaren sore nyang begetoo lahir jebrol ngertinya Honda bebek, baru bisa nadahin tangan mintak uwang buwat mbeli bengsin,….
Salam kenal buat mbelgedez.
Dari GN-Down.
Mbel:
Salam kenal kembali….
# paijo Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:52 pm
mboh ra peduli!
penting wed nduwe motor
# sukidi Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:55 pm
tenanan po duk e!?
padune w g nduwe montor tho?
# sukidi Berkata: # Tukirah Berkata:
Juni 11, 2008 at 8:50 am
Woiii..
Emang bener kayaknya 5 tahun belakangan ini pamor “Sayap” kalah bersaing dengan “3Garpu Tala”.
Buat Tetua-tetua cocoknya ke Honda, tapi buat anak muda emang mantapnya ke “3Garpu Tala”
Tapi tetep aja gw milih Hercules, Samson… soalnya bisa muat banyak, ngangkut hasil bumi, proyek, ngojek juga muat banyak
haha
dabs…ente orang???
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah mbeli nyang gesit, ndak jadul, harga ndak kemahalan…
# jamboel Berkata:
Juni 12, 2008 at 4:37 pm
kalo menurut gw sie :
mo irit honda
mo tampil gaya yamaha
mo mesin bandel suzuki
mo kenyamanan kawasaki
mo murah mocin
soal irit beti (beda tipis)
mo kenceng ya 2 tak, king ato ninja
tinggal cara pemakaian dan kebutuhan masing2 orang.
gitu bro…asal hati senang no problemo
Mbel:
Mau nyang laen daripada nyang laen, naek mongtor kuno.
Mau nyang bergengsi, naek Harley….
# EKO PAMBUDI Berkata:
Juli 13, 2008 at 10:28 am
HONDA CULUN ABIS,GW PUNYA SHOGUN 97 SAMPE SEKARANG MSH AWET TENAGANYA JUGA MASIH BISA KENCENG.MALAH KARANG GW PAKE SMASH 06 OKE JUGA.POKOKNYA MOTOR MAH SUZUKI DOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOONKKKKKKK…………
# anggi Berkata:
Juli 29, 2008 at 2:31 pm
ahhh, jd bingung…
sy mw beli motor nih *kredit, hehe*
pgnnya sih supra fit *honda ituh*
soalnya dananya mencakup sgitu
Mbel:
Dengan dana nyang cuman segitu, mending mbeli Jupiter Z.
Sayah jamin situh dapet mongtor dengan harga relatip sama, tapi dapet mongtor nyang Handling nya lebih sip.
Kalok situh ndak percaya, cobak ajah doloo punya temen nyang make Jupie, dan rasakeun bedanya….
Belom lagee onderdil Fast Moving nya lebih terjangkau….
ada usul lain nda? soalnya dr keluarga honda minded nih…
Mbel:
Udah ndak jaman cuman kenal satu merek
tp jgn sarankan saia motor cina yak, soalnya susah suku cadang & serpisnya
honda, yamaha, suzuki aja ya…
Mbel:
Sayah jugak punya Kanzen Kelana 2006, nyang notabene Clonning dari Supra Fit. Selama inih okeh-okeh ajah tuh….
tenkyu
*lho, mala konsultasi, hehe*
Mbel:
Ndak papa.
Blog inih jugak nrima konsultasi seks, kok….
Mau ???
# asri Berkata:
Agustus 3, 2008 at 3:17 am
wah salah dink, fit x bukan supra fit, dtulis smbil ngantuk keknya yg ituh
hehe
walah, mala mnawarkan jasa konsultasi yg lain
nda mw ah
Mbel:
situh ngapain orgasme da siniiiiihh….???
# Keponakanmu Berkata:
Agustus 4, 2008 at 11:26 pm
Panjenengan niku kok lucu and aneh2 wae mbah! eh Om.
Kalo main seks diatas motor, bisa ngrusak kesehatan orangnya atau motornya ? atau malah nyehatin orang and motornya ? Hayo jawab !
tapi lucu Mbah eh Om ding. MATUR NUWUN !
Mbel:
Weee….
Lha kok situh ketawa ajah kok ketinggalan….
Silakeun dipuwas-puwaskeun mbaca semuwa post da sinih.
Kalok udah, silakeun di lanjoot di level berikutnya….
# kiss my ass Berkata:
Agustus 18, 2008 at 10:24 pm
belajar ngomong bahasa indonesia dulu deh, lu pikir cyberworld ini pemda jateng? jawa norak
Mbel:
Situh mbukak internet basa Sunda ajah, napa ???
Ndak ada nyang bagus, yah ???
Kasiman banget sama situh.
Nyuci HONDA jadul sajah, sanah !!!
# timbang_timbang Berkata:
Agustus 22, 2008 at 5:33 pm
hihihi… lucu juga ya komment-2nya orang-orang ini pada, ada aja yang ngawur ngomongnya.
Btw, salut deh buat mbelgedez, turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Coba kalo para mania HONDA ini bisa berfikir lebih obyektif dan MAU membuka diri, pastilah penjualan HONDA akan jatuh drastis, DIJAMIN!
Selamat membuka wacana wahai konsumen otomotif Indonesia.
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah bisa maklumin nyang komen nya aneh-aneh.
Biyasanya mereka anak kemaren sore nyang begetoo lahir jebrol ngertinya Honda bebek, baru bisa nadahin tangan mintak uwang buwat mbeli bengsin,….
Salam kenal buat mbelgedez.
Dari GN-Down.
Mbel:
Salam kenal kembali….
# paijo Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:52 pm
mboh ra peduli!
penting wed nduwe motor
# sukidi Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:55 pm
tenanan po duk e!?
padune w g nduwe montor tho?
# sukidi Berkata:
Agustus 29, 2008 at 22:55
# Tukirah Berkata:
Juni 11, 2008 at 8:50 am
Woiii..
Emang bener kayaknya 5 tahun belakangan ini pamor “Sayap” kalah bersaing dengan “3Garpu Tala”.
Buat Tetua-tetua cocoknya ke Honda, tapi buat anak muda emang mantapnya ke “3Garpu Tala”
Tapi tetep aja gw milih Hercules, Samson… soalnya bisa muat banyak, ngangkut hasil bumi, proyek, ngojek juga muat banyak
haha
dabs…ente orang???
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah mbeli nyang gesit, ndak jadul, harga ndak kemahalan…
# jamboel Berkata:
Juni 12, 2008 at 4:37 pm
kalo menurut gw sie :
mo irit honda
mo tampil gaya yamaha
mo mesin bandel suzuki
mo kenyamanan kawasaki
mo murah mocin
soal irit beti (beda tipis)
mo kenceng ya 2 tak, king ato ninja
tinggal cara pemakaian dan kebutuhan masing2 orang.
gitu bro…asal hati senang no problemo
Mbel:
Mau nyang laen daripada nyang laen, naek mongtor kuno.
Mau nyang bergengsi, naek Harley….
# EKO PAMBUDI Berkata:
Juli 13, 2008 at 10:28 am
HONDA CULUN ABIS,GW PUNYA SHOGUN 97 SAMPE SEKARANG MSH AWET TENAGANYA JUGA MASIH BISA KENCENG.MALAH KARANG GW PAKE SMASH 06 OKE JUGA.POKOKNYA MOTOR MAH SUZUKI DOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOONKKKKKKK…………
# anggi Berkata:
Juli 29, 2008 at 2:31 pm
ahhh, jd bingung…
sy mw beli motor nih *kredit, hehe*
pgnnya sih supra fit *honda ituh*
soalnya dananya mencakup sgitu
Mbel:
Dengan dana nyang cuman segitu, mending mbeli Jupiter Z.
Sayah jamin situh dapet mongtor dengan harga relatip sama, tapi dapet mongtor nyang Handling nya lebih sip.
Kalok situh ndak percaya, cobak ajah doloo punya temen nyang make Jupie, dan rasakeun bedanya….
Belom lagee onderdil Fast Moving nya lebih terjangkau….
ada usul lain nda? soalnya dr keluarga honda minded nih…
Mbel:
Udah ndak jaman cuman kenal satu merek
tp jgn sarankan saia motor cina yak, soalnya susah suku cadang & serpisnya
honda, yamaha, suzuki aja ya…
Mbel:
Sayah jugak punya Kanzen Kelana 2006, nyang notabene Clonning dari Supra Fit. Selama inih okeh-okeh ajah tuh….
tenkyu
*lho, mala konsultasi, hehe*
Mbel:
Ndak papa.
Blog inih jugak nrima konsultasi seks, kok….
Mau ???
# asri Berkata:
Agustus 3, 2008 at 3:17 am
wah salah dink, fit x bukan supra fit, dtulis smbil ngantuk keknya yg ituh
hehe
walah, mala mnawarkan jasa konsultasi yg lain
nda mw ah
Mbel:
situh ngapain orgasme da siniiiiihh….???
# Keponakanmu Berkata:
Agustus 4, 2008 at 11:26 pm
Panjenengan niku kok lucu and aneh2 wae mbah! eh Om.
Kalo main seks diatas motor, bisa ngrusak kesehatan orangnya atau motornya ? atau malah nyehatin orang and motornya ? Hayo jawab !
tapi lucu Mbah eh Om ding. MATUR NUWUN !
Mbel:
Weee….
Lha kok situh ketawa ajah kok ketinggalan….
Silakeun dipuwas-puwaskeun mbaca semuwa post da sinih.
Kalok udah, silakeun di lanjoot di level berikutnya….
# kiss my ass Berkata:
Agustus 18, 2008 at 10:24 pm
belajar ngomong bahasa indonesia dulu deh, lu pikir cyberworld ini pemda jateng? jawa norak
Mbel:
Situh mbukak internet basa Sunda ajah, napa ???
Ndak ada nyang bagus, yah ???
Kasiman banget sama situh.
Nyuci HONDA jadul sajah, sanah !!!
# timbang_timbang Berkata:
Agustus 22, 2008 at 5:33 pm
hihihi… lucu juga ya komment-2nya orang-orang ini pada, ada aja yang ngawur ngomongnya.
Btw, salut deh buat mbelgedez, turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Coba kalo para mania HONDA ini bisa berfikir lebih obyektif dan MAU membuka diri, pastilah penjualan HONDA akan jatuh drastis, DIJAMIN!
Selamat membuka wacana wahai konsumen otomotif Indonesia.
Mbel:
Ke…ke…ke…
Sayah bisa maklumin nyang komen nya aneh-aneh.
Biyasanya mereka anak kemaren sore nyang begetoo lahir jebrol ngertinya Honda bebek, baru bisa nadahin tangan mintak uwang buwat mbeli bengsin,….
Salam kenal buat mbelgedez.
Dari GN-Down.
Mbel:
Salam kenal kembali….
# paijo Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:52 pm
mboh ra peduli!
penting wed nduwe motor
# sukidi Berkata:
Agustus 27, 2008 at 8:55 pm
tenanan po duk e!?
padune w g nduwe montor tho?
# sukidi Berkata:
September 5, 2008 at 14:34
Emang kenyataannya teknologi Honda Jadul, Body-nya gampang rusak, harganya mahal, minim teknologi. Makanya motor butut kayak gini kami jadiin ojek cz cuma ngandalin irit doank.
Kl anak muda kyk kita mending pk Jupiter Series dech, survey membuktikan cewek lebih suka liat co yG bawa motor keren n model-nya nggak culun kayak Honda.
Mbel:
Naaaa….
Mas tukang ojek ajah nyampe sinih ngomongnya begetoo…..
September 6, 2008 at 13:08
Nggak usah pusing dengan yG kayak gini, Pilih motor sesuai kebutuhan saja.
HONDA
Keunggulannya: irit doank & merk-nya pioneer ditanah air, harga jual kembali tinggi (padahal itu cuma kanyataan bodoh) coba kl orang awam sadar & nggak sdkit beli Honda tentu harga jualnya jG bisa jeblok!
Kelemahannya: Malez ber-Inovasi dikarenakan udah ke-PD-an karena menjadi pioner motor Indonesia, body gampang bergetar terutama didaerah batok lampu, modelnya culun2 terutama tipe bebek, teknologi jadul kl pun ada yG canggih (Injeksi) harganya selangit bisa mencekik masyarakat buat bayar kredit-nya (iming2 DP murah), Mesin itu2 doank & nggak disediakan tipe Kopling manual buat bebek (selain CS1), Bisanya cuma ganti baju, kalah ma Honda Thailand.
Kesimpulan: Motor ini (terutama tipe bebek) cocoknya dipakai buat yG malez merawat motor, mentingin irit doank & abis dipake langsung dijual misalnya Tukang Ojek, Karyawan kantor, Sales, Pedagang Donat, Depot Air minum pokoknya kelas2 bawahlah yG nggak mentingin mesin & tampilan body.
Mbel:
No Comment dah….
Ntar sayah diomelin lagee sama penunggang mongtor jadul inih….
SUZUKI
Keunggulannya: Power mesin oke(Juara di Indoprix), Body dah cakep2 skrg(New Smash, Shogun 125 & Satria F150), harga lebih hemat dibanding sayap merah, sparepart murah, bensin irit & Tenaga Besar (Shogun F1 & Shogun 125SP).
Kelemahannya: Tipe motor Sport cc mesinnya terlalu kecil (Thunder 125) mestinya ada yG ber-cc mesin 200 keatas dunk, harga jual kurang tinggi, kurang promosi, Handling kurang mantap.
Kesimpulan: Motor ini cocok buat para pecinta kecepatan & enak dikebut buat luar kota (bebas hambatan) dengan harga yG relatif hemat.
Mbel:
Hmmm…..
Sayah jugak punya SPIN 07….
YAMAHA
Keunggulannya: Body 100%keren & awet, Cat tidak mudah kusam, Akselerasi mesin Oke, Paling keren buat dimodif, Manuver lincah, banyak ber-Inovasi, harga sesuai dengan Teknologi yG dimotor, konsumsi BBM seimbang dengan Power Mesin yG dihasilkan, Sering mengadakan Contest Event Yamaha & Balap OMR Yamaha, disupport Rossi, Disukai para cewek (terutama Jupiter Series & Mio Sporty), Motor mudah di Bore-up, Harga jual kembali tertinggi setelah Honda.
Kelemahannya: Kunci kontak belum semuanya berpenutup magnet (secure key), Model Sport belum ada yG 6-Speed (Scorpio/Vixion cuma 5-Speed), Belum ada tipe 4-Tak model Ayam Jago(model Satria F150), Belum ada tipe yG pake Cakram Belakang, Varian Skutik Mio tergolong boros.
Kesimpulan: Nih motor cocok banget buat anak muda yG gaul & trendy, Mudah nge-gaet cewek pake motor ini, Paling pas buat dipake dalam kota (Buat mendahului kendaraan didepan, torsi mesin oke banget!), Orang yG udah paham akan teknologi & harga jual pasti pilih motor ini.
Mbel:
Benul banget.
Piyaraan sayah jugak muji-muji setinggi langit sama Jupiter ato Vixion.
Tapi teteup ajah dia lengket kalok udah diajak ngebut make Kawak AR….
KAWASAKI
Keunggulan: Punya motor Sport yG paling keren diIndonesia (Ninja RR & Ninja 250R), Mesinnya sangar abis (tipe 2-Tak 150cc)
Kelemahan: Marketing & Iklannya kurang gencar.
Kesimpulan: Paling cocok buat orang yG berduit (Motor Hobby)
Mbel:
Lha sayah jugak punya, Kawasaki AR 125 ‘84…
September 8, 2008 at 09:22
@Mbel
Banyak motor ya Mbel, kl punya Kawasaki berarti termasuk orang yG suka motor Hobby alias berduit-lah wekekekek…
Mbel;
Walaaah…
Ndak jugak.
Sayah cuman buwat nostalgia jaman SMA….
Maen ajah kesinih
September 8, 2008 at 10:17
Gue pilih YAMAHA dech! soale motor gue Jupiter-Z lawas yG menurut gue keren dibanding New Jupiter-Z skrg.
Mbel;
Wah, setuju banget.
Meski sayah ndak punya Jupiter, sayah bilang desain nyang doloo emang lebih ciamik….
September 8, 2008 at 17:07
Mo liat Jupie gue,, buka aja link dibawah ini.
http://otomotifnet.com/forum/showthread.php?t=1244
Mbel:
Mana dapet modip 1.5 jeti dapet Xenon 2 biji ???
September 11, 2008 at 09:13
Mas mbel mau tanya nih!
New Shogun 125 & New SupraX 125 kl diadu bagus yG mana neh! dilihat dari performa akselerasi, top speed dan segi irit-nya. Kan cc mesinnya sama tuh!
Soale gue mo punya motor yG keren, irit, dan nggak lemot lari-nya.
Mbel:
Bukannya situh udah modip Jupiter Burhan…???
(mangkanya ndak usah gonta-ganti nama. bingung ntar situh….)
September 11, 2008 at 11:15
kalo saya pribadi, saat ini pengen kawak ninja 250, harga ama teknologinya setara, ga rugi
Mbel:
Tau dari mana situh, antara harga sama teknologinya setara ???
Ninja 250 ituh kemahalan, tauk !!!
September 11, 2008 at 16:19
Kenapa? saya khan pgen beli motor 1 lg, kl ini yG standar2 aja bukan buat dimodif or ngebut!
Mas mbel mau jawab nggak?
Mbel:
Cakepan New Shogun.
September 12, 2008 at 08:36
Alasannya apa mas? bisa kasih bocoran dikit
dunk!! Pliz
Mbel:
Harga HONDA dan spare part dikemudiyan hari kemahalan, titik.
September 12, 2008 at 19:14
emmmm, gw make supra fit 2005 ……. gw udah rubah total, mesin gw gabung ma JUPi, standar harianlah
Mbel:
O Mai Gat !!?
gw sering ngetes ma temen2 n gw menang…. realita aja, dimensi supra fit imut buat gw betah balap lama-lama
Mbel:
Kebetulan ajah….
sedang waktu make underbone JUPI, gw seying pegel2
Mbel:
Panggil tukang pijet, dong…
gw suka honda, alna dy lebih gampang di upgrade (menurut gw se) selaen ntu, punya honda keren lebih banggain, ketimbang pux JUPI yang aslinya udah keyen
Mbel:
Ooo…..
semua tergantung konsumen…
Mbel:
Iya.
menurut gw smua tergantung yang make, bisa nggak dia buat motor ntu berteknologi dari basis motor jadul
Mbel:
Paradigma
cintangaco….dengan make honda, qta malah lebih kreatif, ktimbang pux MX yang aslina lebih canggih
Mbel:
Kesimpulan ngawur….
klo qta pengen nyari salahna……. semuanya salah…….mari kita ambil hikmahna aja
Mbel:
Bisa tunjukkeun, salah satunya ???
coba renungi “BISA GAK LOE BUAT HONDA ASTREA PRIMA SEBAEK PUNYANYA HONDA”
Mbel:
Pertanyaan orang putus asa….
September 13, 2008 at 09:45
Soal Handling Yamaha JupiterZ, Jago-nya
Soal Power Mesin Suzuki F150, Jago-nya
Soal Irit & Jadul Honda SupraFiT, Jago-nya
Soal Sport Bike Kawasaki Ninja 250R, Jago-nya
Itu adalah fakta,, silakan pilih!!
Mbel:
Sayah milih naek Spin ajah….
Speed Matic….
September 15, 2008 at 13:18
@Mbel
iya-lah situ kan punya Spin,,
Mbel:
……….
September 16, 2008 at 09:49
Motor legendaris yG keren nan kencang!!
ketiga motor dibawah ini merupakan kelas yG
hampir sejajar bermesin 2-Tak dan modelnya
Ayago, Ayo kalian jagoin yG mana? Plus kasih
alasannya?
Yamaha TiaraS
Suzuki Cool RK
Honda Nova RS
Nih adalah motor yG Te-O-P di Thailand,,
Mbel:
Walah….
Lha kok situh kayak makelar mongtor….
September 16, 2008 at 10:52
Tukang Ojek a.k.a 3L4NK a.k.a Pengen Motor a.k.a BUKAN PEMBAJAK
Itu semua nick saya mas….
September 29, 2008 at 16:01
Assalamu’alaikum wr.wb. Taqabbalallahu minna wa minkum Allaahumma taqabbal yaa kariim. Selamat hari raya idul fitri 1429 H, mohon maaf lahir dan batin.
Mbel:
Sayah jugak minta maap karena telah mengganti nama situh sewenang-wenang.
Soale nama ituh udah dipake Blogger beneran.
jadi sayah ganti biyar ndak menimbulkeun masalah….
Oktober 8, 2008 at 12:30
Habis lebaran mari kita saling bermaaf-maafan. Gue juga mulai aktivitas lagi nih. Ojek-ojek…!
Mbel:
Ya…ya…
Bermaap-maapan abis tu nyari mungsuh lagee….
Eh, sayah abis dari [ sinih ], ntar akan ada jugak post baru tentang HONDA..
Oktober 10, 2008 at 11:42
Apa sih alasan orang milih motor yang irit, tenaganya kecil, n lemot. Jawabannya satu tuh orang ternyata kikir. Knp begitu? karena mereka rela beli motor irit & lemot dengan harga yG mahal (karena merek) hanya untuk irit semata.
Coba aja hitung berapa banyak motor H**** diIndonesia ini yG dipake ngojek dari F**, R***, S****X125. Bandingin ma Y***** yg punya V***-R,J*****R, n SU**** yg punya SM***,SH****.
Irit kenceng pilih SH***N F1, bodoh banget kl ente pilih S****X125 PGM-F1.
Mbel:
Walaaah….
Wong ditulis lengkap ajah mereka ndak isa mbedain mana mongtor jadul apa bukan, lha kok situh malah dikasi bintang-bintang.
Tambah ndak ngerti dia….
Oktober 11, 2008 at 15:23
H**** = HONDA
F** = FIT
R*** = REVO
S****X125 = SUPRA-X 125
SH***N F1 = SHOGUN F1
S****X125 PGM-F1 = SUPRA X125 PGM-FI
Mbel:
Hwaaaa….ka….ka….
Inih sayah ada bahan buwat situh crita sama penggemar HONDA….
Silakeun [ klik da sinih ]….
Oktober 14, 2008 at 12:28
Kemarin gue nyobaen motor sepupu ane Kawasaki Ninja-RR 06′ (Super-KIPS) yang udah dikorek & pake knalpot CMS, gue bawa ke jalan ke luar kota. Awalnya nyantai2 aj speed manteng di 80Km/h gigi 3, plintiran gas masih sisa banyak truz tiba-tiba gue dipotong ma NSR-SP.
Wedew, tuh motor bikin penasaran aja neh ma jokinya maen2 nin gas depan gue & truz naikin speed ampe menjauh dari gue. Awalnya gue ngeri ngebut pake motor ne cz katanya Ninja RR naik putaran atasnya semkin gila tp daripada gengsi turun gue nekat aja plintir gas ampe mau mentok & pasang gigi 6.
Hasilnya, gue bisa ngejer tuh NSR-SP yg jauh itu digigi 5 dengan kecepatan 160Km/h & ninggalin NSR-SP itu digigi 6 dengan kec 195Km/h (itu gasnya masih sisa lo) sejauh 100meter diblkng tanpa gejala limbung & getar body (gak tau kl NSR-SP itu getar juga or nggak? soalnya Honda sih).
Wedew, emang sangar banget Ninja-RR motor Honda mah nggak da apa-apanya…
Gue jd pgen beli NinjaRR, brp yah harga sekennya?
Mbel:
Soale make UNI TRAK, jaminan mutu akan kesetabilan…
Nyang taon 2006 kalok ndak salah sekitar 26 jeti…
Oktober 15, 2008 at 16:26
Ooh gitu yah oM-Mbel emang swing arm UNITRACK menunjang penuh kestabilan ya, hebat neh Mbel kayak mbah motor aja
Mbel:
Soale sayah punya KAWASAKI mangkanya sayah tau hebatnya UNITRAK.
Sekaliyan sayah nagsi tau situ, namanya bukan Uni Track, tapi Uni Trak….
Oktober 17, 2008 at 11:21
Sory neh mas Mbel, niat gue beli bebek Honda tp urung. Bebek honda ini nggak ada yG bagus tp harganya mo meluncur kayak roket ngalah2in nYang murah tp kualitas & modelnya keren. Mari kita tinggalkan Nyang namanya bebek Honda (biar nggak besar kepala).
Saran ane kl elo2 pade pgen motor uirit nan kencang n modelnya keren cocoknya pake Suzuki Shogun F1 Hyper Injection, knp? selain harganya dibawah Supra PGM-Fi, modelnya keren, tenaga & torsinya gede, pokoke nih motor gabungan antara kencangannya MX + iritnya Supra PGM-Fi.
Hayo, siapa yG nggak mau punya motor kencang & irit. Shogun F1 emang paling pas buat keadaan ekonomi Indonesia saat ini. Fakta lo cuba u buktiin sendiri cz motor yG ane pake aja Jupie-Z knp gue bela-belain Shogun F1 coba? kl nggak neh motor bener-bener oce.
Suzuki Shogun F1
Mbel:
Weeee………
Lha kok situh pinter mbikin script….
Btw, versi NR ndak kuku sama cat nya, boss….
Kereeeen abiiiiss……..
Kalo siyang jadi agak Brown Gold Metallic…… !!!
Oktober 21, 2008 at 09:27
Hebat yach bisa buat script, maksudnya kl posting ada tulisan discarded apa ya?
Mbel:
Ditolak, di reject, dibuwang….
Ada nyang cocok salah satunya ???
Oktober 22, 2008 at 09:27
Skrg zaman digital semua orang udah pade pinter2 semua, tukang ojek aja ubah bisa buat script apalagi kl soal milih motor yG harganya sebanding dengan kualitasnya pasti makin jitu boss!! Honda Indonesia jadul gara2 ATPMnya yaitu AHM yg mau untung besar coba lirik Honda luar negeri misalnya Thailand banyak motor Honda yG oke.
Skrg era digital mas Mbel, tukang ojek aja udah bisa bikin script web apalagi kl
disuruh milih motor! pastinya makin hati-hati so Tukang ojek pilih motor yG irit,
kencang, body bagus, keren, gaya & canggih. Shogun F1 jawabannya!
neh gambar kelir nyang merah & birunya.
Setuju para biker..!
Shogun F1 kelir merah & biru

Mbel:
Iya deh….
Tabik sama tukang ojek nyang nyambi jadi tukang mbikin script….
Tapi sayah tetetup naksir berat sama item metallic nya, lhooo…..
Oktober 23, 2008 at 14:55
Mas mbel sayah suka sekali dengan cara anda mengubah pandangan masyarakat dengan cara Bocor Alusnya ituloh! mas mbel YMnya mas apa yach! gue pgen chat ma mas mbel nih. Pliz..!
Mbel:
indrawandurjana
Nopember 6, 2008 at 00:23
lam knal.
biz baca komen2x jd pengen ikut2an ngomen…
saya tinggal di sebuah keluarga yg suka gonta-ganti motor n mobil.
dari jamanx skuter bajaj mpe yg terbaru EN125. dalam kurun waktu itu,bnyk pengalaman menarik yg saya dapatkan.
-pake shogun 110 ‘01 bs rebah dg speed 100km/h. handlingx enak.
-pake smash,,mpe gigi 3 msh bs ngangkat ban depan. tp top-speedx cm 100km/h.
pake jupiZ,,msk gigi 4 lsng loss power [g tau knp.]. tp tail gripx bikin tangan sakit.
-pake RZR rasax kyk pembalap.
-pake vespa ‘97 sensasix beda.
-pake trail garuda…[terlalu tinggi untuk badan saya yg 170cm].
-GL Pro,,kakak yg pake,,tp suara knalpotx unik.
-pake vega lmyn nyaman. bljr motor pake ini.
-crypton.???[dioprek sm kakak saya.blm prnh nyoba cz klo nyalain mesin kudu didorong.bikin males].
-pulsar 180 [cm tes drive] bikin saya diam tanpa kata. [saking hebatx ni motor.tarikan edan.sokbreker nyaman kyk mobil mewah.iritx gila.desain keren.mesinx alus bgt,,paling alus menurut saya.]
-supra ‘00 n grand ‘95,,cm beda riding position.
-karisma bikin punggung patah.sokbreker keras.lampu blkg berisik.batok lampu getar.[nyopotx aj kudu nglepas 10 baut+spion.ribet].body getar.n semua yg ud dibahas di atas.tp lmyn,,nafasx panjang.
-pake thunder 125 [kesayangan],,pp sby [kenjeran]-kediri [stadion] cm abis bensin 30rb,,badan ttp bugar.biz isi pertamax,,rasax nikmat bgt.rasax nilai motor ini lbh tinggi [dikit] dari hargax.
pgn beli matic,,tp garasi ud penuh.
btw,suzie kq jrg dibahas y. kq mesti yamie ma honda yg rame.
salam.
LQ pemuda 18th yg pecinta suzuki.
Mbel:
sayah make Spin dan Mio…..
Nopember 6, 2008 at 12:04
http://hubpages.com/hub/Top_10_Japanese_Street-Legal_Bikes_Of_All_Time
Mbel:
Weeeh….
Kalok da Discovery Channel, nomer satu [ MOTOR INIH ]
Nopember 6, 2008 at 16:42
Honda Yamaha Kawasaki Suzuki semua sama aja yang penting selera setiap orang berbeda, jadi kalau selera anda mantab pada Suzuki ya belilah Suzuki kalau anda mantab Yamaha y beli Yamaha… Jadi bukan masalah mesin jadul ato modern. Motor bekas antik aja orang berani beli tinggi padahal mesin jadul banget…
Selera manusia itu berbeda dan tidak dapat dipaksakan. Dulu saya pakai ninja RR sekarang pakai Honda Vario, tapi biarpun gitu buat saya NINJA RR no1 deh, g ada tandingannya brooo (motor umum yg dijual di indo)
Mbel:
Lha ituh, situh jugak muji-muji Kawak….
Kalok pada mbaca artikel dengan baek, semuwa akan tau mangsudnya.
Bukan soal jadul ato ndak, tapi masalah kesesuwaian harga.
Mingsih bingung ???
Nopember 7, 2008 at 10:38
Mbel:
Weeeh….
Kalok da Discovery Channel, nomer satu [ MOTOR INIH ]
Hihihihi, Mangap, kirain ngomongin mongtor jepun, hihihihi mangap-mangap…
Ducati mah dah dari dulu ngimpi pengen punya…peace.
Mbel:
Ducati 916 Senne, Limited edition.
Itulah the best motor cycle….
Kalok situh sukak, boleh maen da [ SINIH ]
Nopember 10, 2008 at 18:50
Hello, Bro…
Honda paling TOP coy, semua orang kalo ditanya naek kendaraan motor pasti jawabnya naek Honda. Honda the BEST BRAND AWARENESS!!!
Honda paling banyak bengkel servisnya, jadi kalo mau servis gampang coy, Honda Irit bensinnya sekarang kan BBM Mahal, makanya perlu Motor IRIT yah CUMA HONDA Coy!!!.
Hehehe, lol
… Terima Kasih
Mbel:
Coba situh mbaca referensi nyang laen selaen honda, biyar situh tau kalok, misalnya, YAMAHA Vega jugak sangat irit….
Lagiyan, sayah make produk laen jugak ndak masalah tuh, dengan bengkel serpisnya….
Kalok situh nyoba motor laen macem YAMAHA ato malah KAWASAKI, situh akan tau bedanya…
Makanya jangan kayak katak dalem tempurung boss…..
Brand Awareness ???
Apa urusannya buwat situh ???
Situh mbeli produk nyang kemahalan, situh bilang awareness…!!?
Omaigat !!!
Nopember 11, 2008 at 13:21
Bung Mbelgedez, clue buat anda n yang laen. Gak salah pengamatannya buat barang2 keluaran AHM sekarang jelek2, kecuali vario yang aku pakai baru th 2008.
Kalo iseng2 mampir ke kantor AHM, pentolan2 nya kebanyakan orang2 udah tua, yang udah bercokol dari jaman honda CB. Udah gak kreatip lagi. yang tahunya cuma jual motor honda dengan paksa aja ke dealer2.
kalo mau produk bagus, musti ke mampir ke kantor yamaha, banyak anak muda pinter2 n kreatif.
Mbel:
Owgh….
Begetoo yah….
Ituh Tiger bajunya baru lagee….
Nopember 12, 2008 at 13:21
AHM itu singkatannya
‘Astra Honda Molor’
gitu jd motornya molor2 gitu dech
Mbel:
………………
Nopember 20, 2008 at 11:39
jd pengen komen nih. dulu saya pake grand 96. ampun, onderdil lumayan bikin miskin. habis itu ada naga2 mau turun mesin aku jual, masih laku 5.2jt. bener dah, habis itu sama pemilik baru turun mesin, kena 900rb. kalo aku yg mesti bayar…alamaaak..gak ku ku. grand bagus buat tanjakan, buat speed ngebleh. irit nya wajar, kira2 50km/liter. dilihat dari cc dan speed serta tenaga, harga honda grand kemahalan. teknologi masih itu2 aja dari jaman astrea star, beda bungkus.
habis itu aku ganti motor, yamaha f1zr, dari segi harga murah bgt, krn beli seken..hehehe. onderdil murah semua, seher orsi 30rb, yg mahal malah kampas rem depan orsi, 75rb..:)). soal irit, hmm..motorku standard semua, orsi semua, 1 liter bisa 40km, serius nih. emang sih nambah oli samping. di kompare sama grand, soal tenaga sama speed, jelas grand kalah. jadi, skr saya udah nemu motor yg aku rasa pas antara price, value, durability, power.
Mbel;
sukurlah kalok begetoo…
Btw, udah tau belom kalo Tiger bajunya baru lagee….
salam kenal ah semua…
Nopember 20, 2008 at 13:35
mpok mau naek ojeg, tp motornya yG keren yak
Ninja, CBR, F150, Vixion.
Mpok ada duit 5rb neh buat ke pasar.
tolong yah dek!
Mbel;
Halah….
Si mpok ada-ada ajah…
Mana ada ojek naek mongtor keren, mpok…
Nyang ada mah naek mongtor jadul….
Nopember 21, 2008 at 08:39
Adek ini gimana sih, mpok udah bete naek motor
jadul. Lgpl mongtor-nya itu2 aja nggak jauh
dari Fit X & Supra…
Mpok mau cangri ojek yG pk Mio ajah!
Mbel:
Halah…
Mana ada tukang ojek make Mio….
Nopember 28, 2008 at 18:11
Mau nimbrung ah……bole ya oom,…
Motor pertama saya honda grand imprezza ,94/beli second.Hebat nih motor walaupun tua masih bisa lari 100km/jam.
Motor kedua saya KTM bebek dapet dari orang bayar utang, motor ini payah, ribet dan gak bisa lari.
Motor ketiga saya Honda Fit S, payah juga nih motor, boros, gak bisa lari dan cat cepet buram, sama jialing aja kalah larinya.
Motor saya sekarang p pulsar 200cc.Memang mantap nih motor. Pernah jatuh nggusur aspal di speed 80 km/j, badan saya ringsek seminggu gak bisa kerja,tapi motor gak pa-pa, cuma lecet lampu seri dan stang bengkok aja, so far pake pulsar puas, dulu pernah pake binter mercy punya kakak, manteb juga tuh motor.
Mbel:
Weeehhh….
Pak TYO inih boleh jugak pengalaman gonta-ganti mongtor.
Membuwat situh lebih arif menyikapi soal motor.
Buwat nyang ngotot soal honda, kebanyakan justru belom pernah nyobak mongtor laen. Bahkeun sangat mungkin baru pertama kali punya motor, ya honda ituh. Kalo soal Merzy, ituh mongtor hebat pada zamannya. Nothing Compares lah, pokoknya…
Btw, lewat artikel inih sayah cuman ngingetin orang-orang, bahwa harga honda kemahalan dibanding produk nyang kita dapet….
Nopember 30, 2008 at 16:05
New tiger yg asymetric ituh???
maap kayak tumor.
Riwayat pake motor :
1995
Joy Kawasaki (g tau taon brapa)blajar mengendarai motor ya pake Joy ini.
Yamaha V80 (taon 83) pertama nyoba motor 2-tak punya nyokap,Ngebuuuuuutttt….
1996
Shogun Suzuki(bokap baru beli),ga brani make kenceng2 masi baru plus punya bokap
pindah k sumatra shogun dijual
1997
Grand Honda (taon 93)Percaya ato ga,tarikan ma top speed ngalahin supra baru inreyen.standar smua,sayang kalah ma prima 89 punya sohib gw.
2000
,buat lucu2-an semasa SMA
Bhama Peugeot (taon 83)Motor pertama atas nama sendiri
2001
Shogun Suzuki
2003
Shogun Suzuki lagi.
Hercules Juve (mocin)
Sekarang yang masi d garasi
V80, Bhama, Suzy 01, Herc.
dari masukan temen2,
Honda akhir2 ini agak payah kwalitasnya.
anggapan motor irit ga sepenuhnya benar,inget lomba irit honda dulu? pengujiannya cm pake skala,yaitu setelah jalan kurang dari 25 km(klo g salah) BBM yang berkurang ditimbang.padahal itu udah pake kasi pelumas d kampas rem depan blakang, setelan klep kendor abis2an. keluar angka 1 liter bisa skitar 112km.dari mana tuh?paling ga sampe abis bensin seliter mesinya dah keburu rontok.
suzuki sempat pake teknologi yang jadul jg.shogun 110 ke 125 (awal) hanya sedikit ubahan engine.mending lah cuma skitaran kurang dari 10 taon.Lha klo ho**a?Cek ajah engine generasi mulai dari c-70, engine CB juga.
tapi pake engine yang teknologinya jadul juga ada untungnya ,misalnya para penggemar ho**a tua masih bisa cari sparepart buat motor kesayangannya, meskipun dengan sedikit penyesuaian.
Mbel:
He…he…he..
Inih komentator paling bijak. Situh mestinya bisa dapet reward dari sayah…. Sedikit mengutip komen terakhir situh, dengan mesin jadul sebenernya sah-sah ajah. Tapi mbok yao njuwalnya jangan mahal-mahal.
Posting sayah sebenernya menyoroti soal inih.
Harga honda terlalu mahal dibanding produk nyang di dapet…..
Desember 1, 2008 at 17:25
Sorry mas Mbel, halaman blog ente gw print out & gw kasih pemilik motor honda he..he… Nyemen2 bener juga komentar ente tentang product honda indonesia, Gak nyesel gw beli Vixion, secara buat balapan ma SiMegie dan Tigi( balap amatir dijalan sepi maksudnya bro), vixi gw selalu menang. Benar2 simegie ma Sitigi motor yg benar2 jadul, gak keren lagi hi..hi..
Mbel;
Walah…
Situh mbalap liyar.
Ati-ati….
Desember 1, 2008 at 23:50
bukan balap Liar mas Mbel, kebetulan gw kalo kerja dr rumah (Batang) ke Semarang naik Vixion trus kalo dijalan ketemu simegie ma sitigi, mereka yg nantangin ya udah gw geber abis vixi gw he..he..Memang Honda indonesia teknologinya bener2 ketinggalan. Lihat disini bro , biar kenceng tapi tetp safety riding
Mbel:
Dari mBatang ke Semarang sekitar 20 ato 30 km yak ???
Treknya ( halah ) lurus, lebar, dan tikungan cepat ( buset dah ).
Mantap maaaaaan…..
Teteup ajah ati-ati boss. Kudu waspada 1000 %….
Desember 2, 2008 at 08:51
dari mBatang ke Semarang 80 Km bro, yang di shooting itu pas lewat jalan lingkar kendal bro,Tks komenya mas Mbel. Ane juga ngikutin blog ente dari sebelum beli mongtor he..he..
Mbel:
Weh….
Iya To…???
Berarti bertambahlah ummat nyang murtad dari honda….
Sayah yakin situh puwas dengan produk inih, harga cuman sedikit mahal dari Mega Pro nyang engine nya jadul ituh. Tapi kita dapet produk nyang sangat menghargai uwang kita.
Selamat ngebut ya boss. Soale da Jakarta sekarang udah syusyah nyari trek sepanjang dan selega ituh….
Desember 2, 2008 at 15:47
om mbel….
buwat yang ngototpake honda=minded honda, itu beberapa waktu yang lalu oom…
seperti halnya dulu para pengendara tiger bangga banget riding di jalan raya merasa mongtor mereka paling top.
sekarang….mereka mulai sadar gak lagi arogan. soale sekarang sudah ada scorpio,pulsar dan v-ixion yang nyata2 gak kalah kwalitet dan performa.tigi jadi agak minder om. gimana menurut pandangan saampeyan oom….
terimakasih.
Mbel:
Sekaee jadul teteup ajah jadullll….
Emangnya honda Indon bisa mbikin mongtor sebagus dan seharga Bajaj ato Yamaha ???

Btw, Akhir-akhir inih pengguna honda memang mulai nyadar kekeliruwan mereka, apalagee komunitas Tiger nyang baru tau kalok tiger 2009, lagee-lagee, ganti baju dowank !!!
Desember 2, 2008 at 16:39
weiiits, bussssyeeet v-ixion tembus 140km/j.dulu pengen beli v-ixion tapi indennya kelamaan, akhirnya pilih pulsar.
gak salah kalo sayah gak seneng tarikan ama v-ixion apalagi scorpio. pertama karena hormat sama yamaha kedua mongtornya emang bagus2. kalo sama h.n.a megi dan tigi sih pengenya aduan terus. gak tau kenapa kalo ngliat megi sama tigi pengenya dibalap terus ngejer mereka dan ngrasa puas kalo ngasepin megi dan tigi.
Mbel:
Haloooo…. Mega Pro dan Tiger ….???
Ini lho, ada nyang sukak ngasih
pantatasep sama kaliyaann….Desember 5, 2008 at 11:30
Saya juga mau bantuin kentutin MePro & Tigi
pake Black Jupiter saya….
maknyusss kentutnya, knalpot saya udah diisi
oli jd sekali ngegas asep ngebul diblkng pas banget buat ngentutin montor mahal yG pelit tekno
Mbel:
Walah…
Situh malah mbikin polusi ajah….
Desember 9, 2008 at 14:43
wahhh seru aje nih…
motor aye dr dolo ampe skrg kebetulan yamaha smua tuh…
mtr aye yg pertama tu rx-king…entah knp ni mtr emank mesin dll nya masih jaduL, tp tarikan nya… wuihh… GAHAR
mtr yg ke 2 tuh scorpioZ.. inih motor sumpah keren bgt, sama kyk king tp dibikin 4tak… 100km per jam? gampang..!! mo narik maks sampe 160km/jam itu gue coba di jl.halim perdana kusuma masih dapet… padahal cuman ganti pilot jet doank…
nah adek ane tuh punya tiger’04..
OMG dagh… masak mo sampe ke 120km/jam aja lama na EsWeTe bgt…
Tapi berhubung scorpio ku ilang di ambil maling kurang ajar… skrg binun mo ambil apa, tp kyknya bakal ambil Ninja 250 d… Lama indent nyaaaaaaaaaaaaaa…..

Mbel:
Waaaa….
Julukan sayah adalah Trek Halim, tuh.
Lurus, sepi.
Cuman sekarang jalan itu rame banget….
Turut bela sungkawa atas ilangnya Scorpy situh….
Maling emang siyalan….
Desember 9, 2008 at 14:47
o ia… waktu pake rx-king gk ada mslh sama sekali tuh… padahal gue pake 3 thn lebih n gk pernah tak bawa pelan…
nah kalo scorpy dolo pernah kena masalah yang knalpot suka batuk2 ituh ajah… tp kasih ke tgn mekanik yamaha lgsg beres tuh…
Mbel:
Sip deh, kalok begetoo….
Desember 12, 2008 at 10:32
@andrie
turut berduka atas scorpy, saran aja ne kl mo
cr pengganti mending beli vixion jd semua sport yamahmud bs u jajal semua, sklian test top speednya vixion ne…!
Desember 17, 2008 at 17:11
aneh ni orang kasih tulisan yg menjatuhkan kompetitor,caranya kuno,mas…klo mo julana yamaha jelasin keunggulan yamaha aja,jgn menjelekkan jenis motor tertentu,……pantes honda byk peminat yg fanatik,coz kompetitornya ga bener promosinya…
Mbel;
Situh mbaca artikelnya apa ndak seh ???
klo masalah rusak mah tergantung yg pakenya gmn,klo ga diurus mah pasti rusak,yg namanya produksi manusia pasti ada yg cacat,cm persentasenya kecil dan itu terjadi di semua pabrikan,motor rossi aja sebelum juara masih ga enak setelan bodynya(getar)….
biasa aja bos klo promosi
Mbel;
Wooooo…..
Situh ndak mbaca artikel, yaaa….
Pantesan komen mbawa-mbawa rossi segala…
Mbalik eSDe aja, sana….
Sungguh komen yang aneh….
Desember 22, 2008 at 13:11
Kawasaki pny gacoan baru tuh Athlete 125
lebih keren dari Blade 110 pungnya keun Honde
Desember 23, 2008 at 04:56
Sekedar product comparing di kelas 110 cc
Blade, Honda
Daya maksimum : 8,46 PS/ 7500 rpm
Torsi maksimum : 0.86 Kgfm / 5500 rpm
Harga:13,5 jt (OTR, DKI Jakarta)
http://www.astra-honda.com/info/?act=hmtr
Jupiter Z, Yamaha
Power Max 8,8 HP @ 8000 rpm
Torsi Max 0,92 kgf.M) @ 5000 rpm
Harga :13.26 jt (OTR, DKI Jakarta)
http://www.yamaha-motor.co.id/
Blitz R, Kawasaki
Daya Maksimum : 6,6 KW (9,0 PS) / 8.000 RPM
Torsi Maksimum : 8,6 Nm / 6.500 RPM
Harga :9.9 jt (OTR, DKI Jakarta)
http://www.kawasaki-motor.co.id/price.htm
New Smash, Suzuki
Daya Maksimum 8,3 Ps/8.000rpm
Torsi Maksimum 0,84 Kg-m / 8.000rpm
Harga: -
http://www.suzuki.co.id/
Klo binun konversi daya :
1ps setara 0.98632 hp
http://en.wikipedia.org/wiki/Horsepower#PS
Silahakan pilih sesuai kebutuhan
Mo ngacir???
Pilih daya gede.
Ato menyelinap di ruwetnya kemacetan???
Stop n Go, Pilih torsi gede.
Mbel;
Yang gede daya dan torsinya si Jupiter Z.
Mana harga lebih murah pula ( berdasar info situh )
Kalo begitu, beli YAMAHA ajah donk….
Desember 23, 2008 at 16:43
hidup mbelgedes, setau ane kompresi motor honda dari jaman dulu ampe sekarang hanya dikisaran 9:1, memang diperuntukan bwat pengendara yg pelit. wekekek
Mbel;
Anehnya lagi, udah jelas “sejak lahirnya” begitu, masih juga dikorek-korek biar bisa lari kenceng…
Sungguh pemikirang yang aneh….
Desember 23, 2008 at 18:49
whew, coba menyuarakan opini ajah:


1. Pembeli mongtor Honda ndak peduli dengan teknologi >>>> yang jelas motorku teknologinya terkini di jamannya;
2. Pembeli mongtor Honda kebanyakan lewat kredit >>>> dibayar cash tanpa bunga
3. Pembeli mongtor Honda bukan seorang penikmat berkendara >>>> salah juga, ane doyan ngebut. jadi masuk kategori cepet2 asal kelakon
4. Image harga bekas Honda nyang tinggi >>>> no comment, hanya mencoba realistis
5. Selalu merasa Honda lebih awet dari mongtor lain >>>> dikoreksi dikit : Selalu merasa motor ane lebih awet dari mongtor lain (secara perawatannya KW-1, numero uno)
motor ane….

N S R
Mbel:
Hwaaa…ka….ka….
Udah mbaca serius, ndak taunya NSR….
Meskipun sayangnya dulu masuk Indon telat, yaa….
Desember 24, 2008 at 10:09
analisa yg terlalu dangkal..kasian bgt…mental2 org yg make yamaha ya spt ini he he…jd kasian bgt ngeliatnya…
Mbel:
Satu hal yang situh mesti tau, V-Ixion motor terbaik 2008.
Ituh yang milih Bikers sendiri lhooo….
What do you say ???
Desember 24, 2008 at 17:16
yang jelas gue sedikit kecewa dengan produk-produknya market leader.
kebanyakan market leader terlena dengan status, jadi ga sempet memperhatikan kepuasan konsumen. mungkin udah kebanyakan yang diurusin.
kebetulan gue cuma pernah pake yamaha(rx-king(2002-2007) trus ganti vixion sampe sekarang), ga tau merek lain deh. jadi gue ga bisa komen tentang yang lain termasuk honda. yang jelas dari kedua motor yang pernah gue pake gue puas banget.
Mbel:
Lha kebalikan sama sayah, dulu sayah pemakai Honda. Tapi sekarang sayah memakai apa sajah. Suzuki, Kawasaki, Kanzen….
Desember 24, 2008 at 20:59
Cuman komen:
Keawetan mesin kendaraan tergantung dari perawatan dan cara pakenya juga.
Kualitas spare parts tergantung dari standar quality control masing – masing prinsipal(pabrikan),meskipun realitasnya beberapa merk disupply oleh industri lokal yang sama.
Design & technology kembali ke selera konsumen masing-masing(tua-muda,laki-perempuan,modern-kolot).
After sales service tergantung masuk k service station resmi yang mana.(sama labelnya bisa jadi beda pelayananya,meskipun katanya skill mekanik sudah distandarkan).
After sales service tergantung sama minded-nya konsumen barang bekas.
Mbel:
Masalahnya, honda njualnya kemahalan dibanding produk lainnya. Kalau basic mesinnya ndak berubah, mestinya honda justru bisa jual lebih murah dari pabrikan lain. Ya ndak ???
@Mbel:
Dah dapet moped peugeot-nya?
Klo blom, saya siap bantuin cariin barang d jatim.kbetulan saya punya bengkel langganan spesialis bhama peugeot di sini.
,salam
Mbel:
Terlanjur ngambil Sky Wave, boss….
Ini ajah ndak sempat nunggangin….
Desember 31, 2008 at 14:36
iyo cak koen bener jerene koncoku seng ahli masAlah otomotip yo ngomong ngunu. honda iku nek irit yo irit, tapie teknologine gak jelas.tetep kalah karo yamaha atawa suzuki
Mbel:
Jangan salah, Vega R juga irit.
Malah keunggulannya, saat kita pengen ngegas cepet, dia masih mau spontan lari.
Ndak kayak dia…..
Januari 4, 2009 at 21:54
Hahaaa… haa…emang gue pelit, kog. udah ganti 4 kali sepeda bebek. tetap HONDA……….. gara-gara ngirit sekarang gue udah punya mobil, rumah dan tabungan pendidikan anak. Lumayan, ndak MBELGEDEz
Mbel:
Ndobos kebablasan.
Januari 4, 2009 at 22:01
Hoey, kog pada tengkar, mbanggain merek sepeda orang asing. Mbok elu mikir buat sepda motor buatan bangsa elu sendiri. Yang ketawa ya, tetep orang Jepang sana. emangnya siapa pemilik pabrik, Honda, Yamaha, susuki, kawasaki….. . Kalau orang kita mungkin namanya sepeda jadi Hombreng, Yamancal, Susuku, Kawansakit … hehee…..
Mbel;
Makanya mbaca dulu yang bener,
Baru komen.
Januari 5, 2009 at 09:38
Tambahan, Pemilik honda kalo ada spare part yg dah tua dan ga berfungsi, pasti ga mo ganti. Contoh aki yg dah soak, mereka pasti lebih memilih tetep ky gitu walau lampu sein dan lampu utama dah redup tetep aja ga mo ganti. padahal piranti itu sangat penting bwat safety.
Januari 10, 2009 at 06:26
Weww…. kekny orang YMKI nih, atw SMI?? atw MCI?? ‘Wakakakkk…. ‘Aneh… posting lu!
Mbel:
Sayah bukan semua yang situ tuduhkan.
BTW, bagian mana yang aneh, ya ???
Kok kayaknya situh seneng banget kegelian….
Januari 10, 2009 at 20:46
[...] Posting inih, mungkin berkaitan dengan [ INIH ] [...]
Januari 12, 2009 at 17:53
salam kenal boz mbel…..
scara pribadi saya jg g begitu suka ama honda sih boz..
secara gt loh motor aye piz er
tapi gmana lagi boz
paz mw gnti ke piksyen tapi sed dah! indennya…
Mbel:
Maklum, laris…..
Januari 13, 2009 at 08:56
sebenernya gak gitu juga boz…
orang juga jualan pisang goreng kalo laris kan pisangnya ditambah….
masa inden pisang dulu….
Mbel:
Sayangnya juwalan motor ndak sama dengan juwalan pisang goreng…
ntah dari yamahanya yang jual mahal ato gimana ??
selain itu boz sekarang kan honda udah “mulai” melakukan perombakan mesin tu boz
liat aja honda blade 110
yah lumayanlah
Mbel:
Siruh yakin udah liat ???
Apanya yang dirombak ???
Blok nya ???
Mirip Spin, atuh….
Januari 13, 2009 at 19:16
hahahahhahahhahahhahha produk penjajah ko di pakai kasian para pahlawan dong aku mah pakai italia aja ahhhhhhhhhh,,,
Januari 22, 2009 at 09:58
boz mbelgedez, tanya kenapa pabrikan lain gak duel head to head (dalam konteks apapun juga, entah spek atau marketing)satu level sama Honda, begini:
Utk bebek,Supra/Revo 100 cc lawannya Vega/Jupiter/Smash/Shogun/Blitz 100 cc (kenyataannya Yamaha,Suzuki,Kawasaki bermain di kapasitas 110 cc)
Utk bebek, Blade R 110 cc lawannya New Vega ZR/Smash NR?Blitz 110 cc (kenyataannya cuma Suzuki dan Kawasaki yang berani duel, Yamaha malah bermain di 115 cc)
Utk bebek, Karisma/Supra X 125 cc lawannya Jupiter MX/Shogun/Blitz Joy 125 cc (yang berani duel dengan Honda cuma Suzuki sama Kawasaki, Yamaha malah bermain di 135 cc)
Utk sport, Tiger 200 cc lawannya Scorpio/Thunder 200 cc (kenyataannya Yamaha bermain di 225 cc dan Thunder di 250 cc)
Vario/Beat tepatnya 108 cc lawannya Mio/Spin/Sky Wave (kenyataannya Yamaha 113,7 cc dan Suzuki 124 cc)
fenomena apa ini?kelihatannya cuma Suzuki dan Kawasaki yang lebih berani melawan Honda di kelas yang sama.
kenapa juga Yamaha minim keberanian (bukan tidak ada keberanian) duel head to head dengan Honda.
Mohon petunjuk mbah boz mbelgedez……
Mbel:
Walah.
Ndak tau sayah.
Pada kenyataannya selisish 5 cc ndak begitu ngaruh.
Januari 22, 2009 at 21:08
@wong ndeso
Situs lucu…
mosok nanya ke om mbel, wong diyah bkn yang buwat mongtor yamaha, ya ndak
Yang jelas Honda dah bs head 2 head sm Yamaha
Blade vs Jupiter-Z
New Revo vs Vega-ZR
Mbel:
Sebenernya dari dulu sebelom situh semua pada lahir, ke empat merek ituh udah jualan dan saingan.
Cuman Kawak ajah yang dari dulu juga suka “nyempal” dari mainstream jualan.
Misalnya, taon 1976 trail KE 125 nya pake ban depan ring 21.
Bebek JOY 1983 adalah yang pertama menggunakan shockbreaker depan model telescopic.
Taon 1983 AR 125 adalah yang pertama menggunakan sistim suspensi belakang monoshock dengan merek dagang UNITRAK, dan di motor inih pula AR 125 adalah motor pertama yang menggunakan radiotor sebagai mekanisme pendinginan mesin…..
Jadi kawak ituh ndak sekedar jualan, tapi juga menyuguhkan teknologi. Seperti sekarang, Kawak meluncurkan Ninja 250 cc, Trail KLX 250. laku juga kan ???
Seorang bikers sejati tidak akan terpatok pada slogan “motor paling irit” !!!
Setuju ???
Januari 22, 2009 at 21:22
SETUJU!!!SETUJU BGT…gw juga pratiin tuh mesin-mesin bebek honda dari jaman astrea ampe skarang jamannya Revo, kayaknya mesinnya gitu-gitu juga alias ga ada bedanya!!! ksimpulan brarti sapa-sapa nyang pake motor honda tandanya tu orang BUTEK alias Buta Teknologi. parahnya lagi gw sampe skarang masi pake honda….nah loh…abis faktanya emang lebih irit sich!
Mbel:
Hwaaaa….ka…..ka…..
Jawaban paling jujur dan bijak sejak sayah posting inih 2007 lalu….
Januari 23, 2009 at 11:24
@ Tukang Ojeg
Karena mbah Mbelgedez sptnya paling ngerti peta kekuatan roda dua saat ini juga mampu menghidupkan atmosfer debat untuk menggali input-input dari para motomania, rasanya pengen saya angkat Mbah Mbelgedez jadi staf ahli ATPM hehehehe…..(sayang saat ini saya cuma rakyat jelata). Kebetulan saat ini yang berkompetisi ketat adalah Yamaha dan Honda, kemungkinan Mbah Mbelgedez agen spionase dari salah satu ATPM besar tersebut hihihihi…..tapi salut berhasil membangun opini publik untuk mengarahkan kepada keunggulan komparatif Yamaha atau mungkin juga, sebagai agen Honda, mengambil input-input yang konstruktif dari motomania dengan menciptakan konflik tersebut. Namun sebagai rakyat jelata, wong ndeso pula, saya mohon Mbah Mbelgedez bisa membangkitkan kesadaran akan arti penting suatu wacana baru yang lebih edukatif (tidak sekedar- caci maki), misalkan diambil dari konteks perseteruan Yamaha-Honda, bagaimana membuat iklan sepeda motor yang edukatif dan proporsional, bukan asal kebut-kebutan di jalan kampung atau pedesaan, atau juga bagaimana membuat iklan tersebut lebih santun dengan tidak mendiskreditkan merk lain, itu yang penting. Siapa berani bilang Yamaha itu sempurna, tanpa ada cacat, begitupun sebaliknya bagi Honda.
Jadi seorang biker sejati adalah yang tertib dan santun di jalan dan sadar arti safety riding. Biker sejati bukan diukur dari teknologi motor yang dipakai, atau motornya paling gagah, keren dan sporty apalagi paling kencang.
Januari 23, 2009 at 14:22
@ haad
“…ksimpulan brarti sapa-sapa nyang pake motor honda tandanya tu orang BUTEK alias Buta Teknologi…”
Pertanyaan: Itu survei dari mana? berapa responden? sampling errornya berapa? apa jangan2 saya kuatir cuma kata-kata emosional. Saya yakin ada orang yang melek teknologi tapi belum bisa terbeli.
Trus bagi pemilik dan pemakai Honda Goldwing juga Honda CBR 600 RR/1000 RR di Indonesia berarti mereka buta teknologi ya, kasihan banget ya mereka…..betapa pandainya bro haad.
tolong jelaskan “kesimpulan” dan “sapa-sapa” di sini bermakna semua atau kontekstual aja? pilihan kata yang tepat dwonk.
Begini, bagi yang punya wawasan lebih dan pengetahuan teknis serta analisis yang berimbang silahkan berbagi di sini (maap ya Mbah Boz Mbelgedez, minjem otoritasnya sebentar hehehehe….), bukan komentar yang emosional dan membodohi diri sendiri (hati2 bro, kata-kata umpatan mendangkalkan fikiran,outbox thinking donk) . Kita boleh jadi wong ndeso tapi pemikiran dan pengetahuan terus di-update, biar gak kalah sama orang kota, ya Mbah Boz…..?????
Pesan terakhir : Gak usah fanatik buta, kalo kompensasi sekali posting kata-kata umpatan adalah 1 unit motor dari ATPM yang dibelain mati-matian, daftar aaahhhhh…..kalo gak dibayar cccuuuuuaaaapeekkk deh……hehehehehehe….
Januari 24, 2009 at 15:01
@wong ndeso
Mas ndeso, pemikiran kl Honda jelek itu menurut sayah lebih pd ATPM Honda Indon, yaitu PT. AHM yg pelit ngeriset teknologi br bt Honda. Tapi, seiring dgn bnyk komentar dr forum sprti forum ini akhirnya Honda mulai berbenah. Contohnya, Fit-X & Revo yg memakai basis mesin 100cc lawasnya dah mulai diganti dgn mesin baru 110cc yg saat ini msh dipk Honda Blade & brktunya bkal diadopsi oleh New Revo syukur saya akui AHM dah sadar bnyk org yg mencibir produknya krn malaz meriset mesin. Tapi, skrg kita liat aja apa mesin 110cc ini bkl mengobati para biker yg sdh lama menantikan mesin riset terbaru Honda. Saya rasa om mbel jg penasaran dgn mesin 110cc Honda skrg. Gimana ??
Mbel:
Kalo honda udah ngeluarin mesin DOHC, ber radiator, Sukur-sukur Injeksi, Monoshock dengan Multi Link ato UniTrak, harga ndak lebih dari 17 jeti ( under bone ) dan 20 jeti untuk sport, rasanya sayah akan mbeli….
Januari 27, 2009 at 10:35
Syukur2 lagi semua pabrikan menjual paket; unit motor (bukan hanya teknologi mesin “tok”) sebagai satu kesatuan motor yang lebih “Go Green minded” (isu global)
“…harga ndak lebih dari 17 jeti ( under bone ) dan 20 jeti untuk sport…” sekali lagi membuktikan harga tetap jadi pertimbangan, bukan teknologi semata. Semoga saja harapan ini bisa tercapai dan kondisi ekonomi global membaik serta nilai tukar rupiah terus menguat.
“…AHM dah sadar bnyk org yg mencibir produknya krn malaz meriset mesin…” Mestinya bukan AHM saja yang sadar tapi YMKI, Indomobil dan lain2 bahwa riset mesin harus mengarah pada wacana ” Go Green” (jadi selama sebagian besar pabrikan sepeda motor di Indonesia mengabaikan ini,saya anggap motor tersebut berteknologi kuno bermaterial baru). Disini mayoritas masih mengacu pada standar emisi Euro-2, padahal disini pasar cukup besar harusnya sudah mengacu pada Euro-4 (standar terkini di Eropa), kalo bicara teknologi mesin, jadi bukan hanya injeksi,DOHC, radiator (sebagian Harley Davidson tidak beradiator), monoshock dan unitrack/multilink yang dijadikan ukuran semata; tapi mungkin lebih pada teknologi katup variabel agar efisien BBM,katalis pada exhaust system dan tekonologi hybrid (ujicoba Kanzen)…ini baru teknologi, masalahnya bisa beli apa ndak ya?Kalo seharga yang Mbah Boz Mbelgedez sebutkan, applied technolgy tersebut ada dikisaran harga tersebut, saya beli aaaaahhhhh….motornya….
Mbel:
Menurut hemat sayah, katup variabel malah ndak efisien untuk motor ber CC kecil.
Alih-alih mau go green, yang ada malah pencemaran udara. Mengenai Go Green, ituh kan issue yang ditiup kan negri barat dan eropa untuk “mematikan” industri negara laen.
Emang mau dibikin se Green apa seh, sebuah motor ???
Bila ituh maunya, mending balik ke jaman BMW R27 ato JAVA yang semua materialnya adalah besi, tanpa plastik. Dijamin bisa di recycle.
Kita mesti paham dulu apa ituh konsep Go Green, boss….
Mengenai tekno mesin, sayah hanya mengacu pada “kemungkinan untuk di aplikasi” pada motor yang beredar ditanah air. Sayah mengambil asumsi, pada motor sebagus FU 150 bisa bejaban harga dengan harga CS1, misalnya.
You Know What I Mean ?
Kita juga ndak isa mbandingin sama Harley. Situh mesti tau, climate amrik dan Indon jauh beda, boss….
Adalah sudah sewajarnya motor di Indon dan Jakarta khususnya pakai radiator. Traffic yang Stop and Go, cuaca sangat panas,…
Udah pernah denger owner HD yang mesti ngaso karena enjin kepanasan ???
Mengenai Hybrid, sayah komen sederhana sajah, yaitu teknologi yang mubazir. Kalau emang mau hemat, kenapa ndak mengembangkan speda elektrik saja sekalian ?
Januari 27, 2009 at 11:20
“…Tapi, skrg kita liat aja apa mesin 110cc ini bkl mengobati para biker yg sdh lama menantikan mesin riset terbaru Honda…”
Jangan lupa, dilihat juga (dalam konteks ini) seteru dekat Honda yaitu Yamaha,apakah dalam 5 (lima) tahun kedepan di Indonesia bakal lahir minimal 3 (tiga) teknologi terapan terbaru (bukan cuma memperbesar kapasitas/cc (displacement) dengan konstruksi teknologi lawas) dalam semua unit motor yang dijual, siapa berani bertaruh? Jangan2 kalo belum sampe Break Event Point (BEP) mereka bermain juga di casing dan stripping,mungkin gak hal ini, Mas Bro sekalian?
Mbel:
Sayah setuju soal BEP inih.
Memang kalau dipikir-pikir, sebuah enjin motor cukup DOHC dan injeksi.
Pengembangan laen paling-paling efisiensi BBM….
Januari 27, 2009 at 19:21
iyah kita lihat aja ntar, yg jelas setujah dgn komennah situh asal mongtor Honda jgn juwal yg mahal2 ngimbangin turunna tarif BBM ya ndak…
Mbel:
Walah….
Mana mungkin honda juwalan murah ???
Situh kayak ndak tau ajah….
Januari 27, 2009 at 19:25
Weleh..weleh..salam kenal Bro wong ndeso. Anda benar2 objective dalam menilai suatu permasalahan. Pasti bukan orang sembarangan nih..hi..hi..
Januari 28, 2009 at 13:17
Salam buat Bro yudibatang
Nah ini dia baru forum yang bisa membawa banyak manfaat, Mbah Boz Mbelgedez sudah sharing lagi ilmu2nya…informasi ini yang kita perlukan utk menambah pundi2 wawasan keilmuan kita dan issue kita pun bertambah luas,tapi saya pribadi jadi kecewa kalo Mbah Boz Mbelgedez bilang pesimis spt ini:
“…Emang mau dibikin se Green apa seh, sebuah motor…??? (penghematan sekecil apapun dari sebuah riset teknologi yang kita lakukan bila dilakukan bersama dan berkelanjutan pasti berdampak baik positif pada alam termasuk anak cucu)
“…Mengenai Hybrid, sayah komen sederhana sajah, yaitu teknologi yang mubazir…”(mohon sharing ilmunya, kenapa mubazir? kenapa gak diubah menjadi sebuah tantangan efisiensi yang belum optimal terpecahkan utk internal combustion engine/ICE)
“…Kita mesti paham dulu apa ituh konsep Go Green, boss….” (ini dia yang kita harapkan, monggo Mbah Boz Mbelgedez beri kami pencerahan
“…ituh kan issue yang ditiup kan negri barat dan eropa untuk “mematikan” industri negara laen…(nah ini sudah masuk ranah politis…saya ndak ikutan di forum ini ah)
Saya cuma mampir dan sekarang pamit, semoga ilmu kita bertambah di forum yang hangat akan debat, bukan hanya ilmu hujat-menghujat yang sedikit membawa manfaat.
Mari kita dukung Mbah Boz Mebelgedez hidupkan kembali forum ini lebih hangat, mohon maaf banyak kata2 yang menyinggung Mbah Boz Mbelgedez dan Bro sekalian, semata-mata hanya coba untuk mencari benang merah dari semua pendapat yang ada.
Januari 28, 2009 at 14:06
Wah bos mbel, wong deso mo pamit tuh
mari kita antarkeun…
mboz mbel nggak ngikut??
Januari 28, 2009 at 16:34
Sekilas info.
Selasa, 27/01/2009 14:48 WIB
Yamaha Hentikan Sementara Operasional 11 Pabrik *Dadan Kuswaraharja* -
detikOto
[image: Gambar]
* Yamaha Plaza (Foto Yamaha) *
*Tokyo* – Selain menarik hampir 60.000 motor
TW200E,
Yamaha Motor Corp juga telah memutuskan untuk menghentikan sementara
operasional 11 pabrik di Jepang.
Pabrik yang ditutup sementara merupakan pabrik yang memproduksi motor, mobil
karavan atau* recreational vehicle*, motor kapal, dan mesin dengan
kecerdasan buatan atau* Intelligent Machinery*.
Penghentian sementara ini akan mulai berlaku pada bulan Februari dan Maret.
Seperti dikutip detikOto dari situs resmi Yamaha, Selasa (27/1/2009).
Pabrik motor dan RV yang berjumlah 6 buah di Iwata Main Factory (Iwata City)
Iwata South Factory (Iwata City), Hamakita Factory (Hamakita-ku, Hamamatsu
City),
Nakaze Factory (Hamakita-ku, Hamamatsu City), Morimachi Factory (Morimachi,
Shuchi-gun), dan Fukuroi Factory (Fukuroi City) akan berhenti mulai 16-27
Februari.
4 pabrik dan 1 lokasi bisnis motor kapal akan berhenti beroperasi sementara
selama 10 hari.
Untuk industri robot, yang terletak di Hamamatsu IM Site direncanakan
berhenti sementara selama 7 hari pada Februari dan Maret.
“Penghentian sementara ini merupakan tindakan darurat sebagai respons
terhadap pelemahan ekonomi global,” demikian bunyi siaran pers dari Yamaha.
Yamaha kini tengah bernegosiasi dengan serikat pekerja mengenai penghentian
sementara proses produksi dan bagaimana nasib karyawan di masa tersebut.
* ( ddn / tbs ) *
Januari 28, 2009 at 18:06
wah saya sampe capek baca ulasan dari atas sampe bawah… sayang langsung scroll aja pas baru sampe comment ke 80-an hehehe…
postingnya bagus om mbel… saya sendiri pake ZX130, tapi sering pake honda soalnya temen banyak yang pake honda…
kasusnya emang ga jauh2 dari bodi geter… kayak megapro… ane pernah pake geter di blok silinder kanan (rantei keteng… maybe?) padahal temen saya bukan tipe orang ngebut dan pake motor ke kamppus aja…
ada lagi temen baru beli honda supraX125 bulan kmaren… tadinya dia mau kawasaki athlete… tapi langsung shock pas tau ibunya udah ke dealer honda buat nge-DP… alesan ibu temen saya… biar gampang dijual lagi… saya sih langsung senyum2… berarti bener kata2nya oom mbel…
dan saya udah coba pake supra baru dia…
kestabilannya ga ada apa2nya sama motor saya…
temen saya aja kadang2 pulang malah pinjem motor saya… katanya lebih enak dipake ngebut…
salam dari biker zx130…
Mbel:
Terus terang ajah kalo ngomongin kenyamanan berkendara, Kawak ndak ada lawan.
Sulit untuk dijabarkan dalam kata-kata.
Sensasi handling nya cuman bisa di rasakan saat kita mengendarainya….
Januari 29, 2009 at 18:48
@agun
Turut berduka dgn teman bro agun,
Februari 5, 2009 at 17:12
Honda emang nggak mau tahtanya direbut yak, sekarang pabrikan berlomba-lomba menciptakan mongtor baru. Yang terjadi malah perseteruan pasar antara Yamaha & Honda. Sedangkan suzuki meskipun mongtornya bagus tp kurang diminati sayah rasa suzuki kurang promosi kali n team marketingnya kurang getol ngadain event macam Yamaha. Coba Suzuki vs Kawasaki juga donk!! males saya Honda vs Yamaha motornya dah banyak.
Februari 7, 2009 at 20:31
om mbelg, numpang posting.
ya saia bersyukur lah punya motor juga, searching lumayan lama. rencana dari mio soul ke mio sporty, akhirnya jatuh ke kawasaki athlete. komentar pada ni motor top buanget dah, mulai dari mengantarkan saia di kec 145 km/j, nempuh jarak 200 km cuma 3 jam. dll dah. puas buanget ma ni motor.
untuk masalah suzuki VS kawasaki, ga bisa di head to head bro. soalnya type konsumennya yang cenderung berbeda. konsumennya suzuki itu lebih mirip honda dan yamaha, karena masih ada kecenderungan untuk ganti2 merk. beda dengan kawasaki yang lebih cenderung loyal ma kawasaki. sedangkan untuk teknologi, hanya beberapa produk saja yang bisa dibandingkan misal (perbandingan cc)
Blitz vs smash
zone, blitz joy 125, athlete vs shogun
or
ninja 250r, KLX 250 vs thunder 250..
yang paling pas hanya blitz dan smash aja bro, secara masyarakat banyak yang make.
kalo masalah promosi memang kedua brand ini sangat kurang dalam hal promosi..
untuk AHM mah, kelaut aja. pengalaman make jupi, temen ane yang make fit dan honda minded sampe heran ma motor ane, dipake ga aturan, gas poll terus, ga pernah di rawat tapi kok tetep ga bisa dikejar (jarak pendek 4 km) dan juga suara mesin halus dibanding perawatannya.
no offense ya honda minded, tapi kalo dilihat dari awal memang blog ini tidak pro yamaha, tapi yang posting kebetulan lebih banyak yang pro yamaha..
Mbel:
Lebih tepatnya, sayah ndak pro mana-mana….
Sayah cuman mencoba membangun kesadaran, bahwa duit yang kita keluarkan harus sepadan dengan produk yang didapat….
Piss dong, ah….
Februari 12, 2009 at 12:41
Ngomong2 kalo bisa dan ada dana pabrik Yamaha Indonesia, Yamaha Mio jangan gitu2 aja tampangnya donk,bosen juga tau dari 2003,dah 5 tahun.New Mio malah perubahannya minor,yah itu siy sama aja nggak ada beda sama tuh pake rumusnya Honda,gonta-ganti casing doank.Apa kek,bikin new mio injection.MMMMMhhhhhhhhh kalo Mio Soul terlalu gambot,masih mending Mio Sporty.Sayang Kymco stop produksi padahal lebih variatif produknya dibanding Yamaha.
Mbel:
Situh benul banget….
Udah beberapa taon inih gonta-ganti strip dowank macem honda.
Apalagi stripingnya Mio yang baru malah kayak rinso…
Nyebelin !!!
Februari 13, 2009 at 11:54
huahahahaha………….kayak rinso,lg mimpi mio sporty injection (standar),speedo digital,bodi ramping,lampu LED,velg racing,ban tubeless,fitur keamanan kayak Honda,bagasi di gedein (bukan bodi),stripping gak norak kaya rinso,hadiah helm half face pake visor harga Rp.11 juta ada yg mau nggak ya????hehehehehehehe………denger kabar di Bisnis Indonesia hari ini AHM-Honda akan rilis matic baru lagi tahun ini,dijamin kalo Yamaha pake resep Honda maka pasien akan beralih huehehehehe……karena bosen……
Mbel;
Lampu Utama sebaiknya pakai HID
Matic nya honda ya Vario 09 yangrencana akan muncul Juni nanti….
Februari 14, 2009 at 01:37
mas,, lampirkan konstruksi knalpot standart jupiter z donk,,,
Februari 19, 2009 at 21:14
heihiehie lam kenal mbah Mbel..
gw ngakak molo neh baca blog na mbah…
eniwei…gw dah sktar 6 bulan make pulsar(this is my 1st bike lochh).
dimn gw sebelum nya ga ngerti dgn mongtor…tapi setelah nanya ke mbah google…dan ..wow info nya bnyk (termasuk nyasar ke mbah Mbel)
ya kebeli deh p200…tunaiiii
dan…….
PUASSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS
Mbel:
Sukurlah kalo begituh….
Pebruari inih sebenernya sayah mau njajal mbeli Absolute Revo. Pengen mbuktiin apa bener meeka bisa mbikin barang murah, bagus, dengan teknologi yang ndak “gitu-gitu” ajah….
Sayang sekali, bekas pacar sayah maunya naek matic. Akhirnya mbeli Sky Wave, deh…..
Februari 23, 2009 at 17:07
Skywave…? sedan experience….!!!! Very-very softly shock absorber….!!!
Februari 27, 2009 at 10:23
saya naik mobilnya bang mblegedes saja tuh diatas kikikik…no coment semua produk sama, namanya juga jualan didunia gak ada yang sempurna pasti ada jeleknya. naik burog saja ahh….wussss….
Maret 11, 2009 at 08:22
gimana yaa….aku duluuu (jaman putih abu-abu) pake tiger 2000 …..sekarang dah pake sragam coklat anak dua,dah ganti ama ninja…..n gw bisa bedain banget dua motor itu….baik keandalan mesin, stabilitas motor,kecepatan (dengan mengesampingkan type dan jenis) dan weleh-weleh dah 5 taon gw gak ada niat ganti. beda ma tiger dulu yang cuma bertahan 3taon.gak bisa diungkapin bedanya.
mbah mbel dan pembaca bisa nilai sendiri tho…
Mbel:
Kelas sport bantam Kawak emang ndak ada matinya.
Percaya ndak situh sayah masih miara AR 125 ‘83 ???
Maret 21, 2009 at 12:41
Salam,
Mas sangat well n kritiz untuk orang Indon (istilee malay) yg doyan beraz.
Anday, para caleg kite bise blajar dari Maz ya.
Sayang, kali brazznya bukan bras bumi. Contek cina aja bsa pade buat honde-honde dr metal yg muree skalee ya. Dgn polezan aturan kualitee buat conzumer akan jauh lebih oce.
Motor ane tigi 96 dapt 6.5 taun 05. AlhamduliLLAh, sehat dan masih stie. Maklum belon mampu ambil vixie or ninja250 he3x.
Tetap semangat yee.
Mbel:
Weeeeh,…
Ada juga penggemar honda yang komennya asik kayak situh….
April 8, 2009 at 20:34
wakakakakakakak…..
kalian sesama penggendara motor jepang rakitan lokal dilarang saling mencaci!!
wokehh!!!
emang seh harga honda yg sangad tdk inovative itu mahalll aje!! padahal teknologix nihil!!!
untunglah saya pake “kuda besi” dari italy!!
yap piaggio!!!
yang teknologix selalu “2langkah” lebih maju dari motor jepang!! imho
mau diadu tabrakan ma vespa kuno ku? hwakaakakakak si plastik pasti ancur lebay, eh lebur!!!
pisssssssssssss outtt
no offense iseng doang
April 21, 2009 at 17:08
sebenernya Honda yg dimaksud om mbel disini adalah semua jajaran produksi AHM Indon yg buluk. AHM memang maunya untung gede doank jauh lebih oke YAMAHA, KAWASAKI, SUZUKI dah
Juni 1, 2009 at 14:16
asem
Juni 1, 2009 at 14:24
honda menurut saya itu cuma menang diiklan aja, yang katanya iklannya sparepartnya mudah didapatlah disemua dealer resmi, menurut saya itu cuma omong doang. buktinya say sendiri saya lagi nyari pilot jet punya gl max neotech sama kepunyaan nsr sp, saya sudah nyari kesemua dealer resmi honda yang ada disemarang, nyatanya brng tersebut nggak ada, padahal saya sudah nyari brng tersebut udah hampir setengah taun. nah menurut saya honda itu cuma menang diiklan aja alias OMDO…………………………………………………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Juni 4, 2009 at 05:23
scorpio z . TITIK .
Mbel:
………..
Juni 22, 2009 at 15:29
Yamaha mantep…
for extrem stability
)
Kawasaki donk…
(we yakin mbel sependapat